Categories
Aging Gaya Hidup

10 Cara Alami Mengatasi Wajah Keriput Sebelum Waktunya

Jika Anda ingin mengatasi wajah keriput sebelum waktunya, bukan hal yang tidak mungkin untuk dilakukan. Berikut beberapa cara alami yang bisa Anda lakukan setiap hari.

Wajah keriput sebelum waktunya? Hati-hati loh, bisa jadi Anda mengalami penuaan dini. Kulit wajah keriput (rhytides) adalah lipatan-lipatan halus di kulit yang terjadi karena kulit menghasilkan lebih sedikit kolagen dan elastin seiring bertambahnya usia. Akibatnya, kulit jadi lebih tipis, kurang tahan terhadap kerusakan (seperti paparan lingkungan, dehidrasi, dan racun), dan jadi keriput. Lantas, bagaimana cara mengatasi wajah keriput sebelum waktunya?

10 Cara mengatasi wajah keriput sebelum waktunya

Anda jangan khawatir, ada beberapa cara mengatasi wajah keriput sebelum waktunya secara alami dan dijamin efektif, yaitu:

1. Selalu pakai tabir surya

Tampaknya, penggunaan sunscreen sudah menjadi populer belakangan ini dalam dunia kecantikan. Studi tahun 2013 mengungkapkan bahwa orang yang memakai sunscreen dengan sun protection factor (SPF) lebih dari 30 dapat membantu mencegah penuaan dini. Dalam studi lain juga membuktikan kemanjuran tabir surya dalam mencegah kanker kulit akibat paparan sinar UV matahari yang merusak sel-sel kulit. Inilah mengapa mengoleskan tabir surya ke kulit secara rutin setiap hari dapat meminimalisir munculnya kerutan atau keriput di kulit wajah, bahkan melindungi Anda dari penyakit kanker kulit [1, 2].

2. Batasi asupan gula

Hubungan antara asupan gula yang tinggi dengan tanda-tanda premature aging masih terus diteliti oleh para ahli kesehatan. Sejauh ini, ada dugaan bahwa gula di dalam tubuh memicu glikasi, yang menghasilkan advanced glycation end products (AGEs). Dalam sebuah studi, ditemukan bahwa AGEs dapat memecah kolagen di tubuh dan seiring waktu, dapat membuat seseorang terlihat lebih tua dengan cepat. AGEs juga dihasilkan lebih banyak pada makanan yang dipanggang atau digoreng daripada makanan yang dikukus atau direbus. Jadi, membatasi asupan gula dan perbanyak konsumsi makanan yang diolah dengan cara direbus atau dikukus dapat membantu Anda mempertahankan awet muda [3].

3. Berhenti merokok

Merokok telah dibuktikan oleh banyak penelitian berdampak buruk bagi kesehatan, tetapi banyak orang masih melakukannya. Padahal, merokok juga telah menjadi sumber penyebab penuaan dini pada wajah. Sebuah studi menarik membandingkan wajah dari 79 pasangan kembar identik, yang satu memiliki kebiasaan merokok dan yang lainnya tidak. Hasilnya, terlihat perbedaan usia subjek yang mencolok. Hal ini semakin memperjelas bahwa merokok memang memengaruhi kondisi kulit wajah seseorang. Bahkan, perokok pasif sekalipun dapat meningkatkan risiko dari bahaya merokok [4].

4. Gunakan minyak kelapa

Melansir dari Healthline, cara mengatasi wajah keriput bisa dengan minyak kelapa, karena minyak ini adalah pelembab alami. Ketika Anda mengoleskannya ke kulit, minyak kelapa akan mengisi celah di bagian epidermis kulit dan membuat kulit terasa halus. Tak hanya itu, minyak kelapa juga terbukti dapat membantu mempertahankan kelembapan kulit, sehingga tidak kering dan tampak lebih berisi [5].

5. Tingkatkan beta-karoten

Beta-karoten dan retinol (vitamin A) sudah banyak dijadikan sebagai bahan dalam pembuatan krim anti-aging yang tersedia di pasaran. Sebenarnya, Anda tidak perlu membeli produk tersebut untuk mendapatkan beta-karoten. Anda cukup mengonsumsi suplemen beta-karoten setidaknya 30 miligram per hari secara oral. Sebuah studi tahun 2010 juga telah membuktikan pemberian beta-karoten dengan dosis tersebut dapat mencegah dan memperbaiki masalah photoaging atau wajah keriput [6].

6. Teh daun lemon balm

Salah satu strategi holistik yang muncul baru-baru ini untuk mengatasi wajah keriput adalah teh daun lemon balm. Sebuah studi membandingkan sampel kecil orang yang minum teh daun lemon balm dengan kelompok yang minum plasebo teh daun barley. Hasilnya sunggu di luar dugaan! Teh daun lemon balm membuat kulit lebih elastis dan efektif memperbaiki kerusakan jaringan kulit. Ini karena daun lemon balm mengandung asam rosmarinic (RA), senyawa polifenol dengan aktivitas penghambatan pembentukan pentosidin (produk akhir glikasi lanjutan yang memicu penuaan dini) lebih kuat daripada agen anti-glikasi, aminoguanidine [7].

7. Ubah posisi tidur

Cara mengatasi wajah keriput selanjutnya adalah dengan mengubah posisi tidur. Dalam beberapa kasus, kerutan di wajah sebenarnya juga bisa disebabkan oleh posisi Anda saat tidur, yang disebut dengan ‘kompresi’. Hal ini disebabkan oleh wajah Anda yang menekan bantal dengan cara yang sama setiap malam. Lama-kelamaan, kompresi ini membuat kulit di bagian tertentu lebih lemah daripada bagian lain dan terbentuklah kerutan. Oleh sebab itu, untuk mencegah atau memperlambat kerutan akibat kompresi, ubah posisi tidur Anda dengan tidur telentang [8].

8. Cuci muka secara teratur

Photo created by jcomp – www.freepik.com

Jangan malas cuci muka kalau Anda ingin awet muda! Yaps, ini betul sekali, karena setiap hari Anda akan terpapar dengan berbagai polusi, kuman, bakteri, dan toksin lainnya yang dapat menyebabkan berbagai masalah kulit. Belum lagi, Anda menggunakan riasan make-up yang sebagian besar mengandung bahan kimia keras dan dapat menyerap ke dalam kulit jika tidak dibersihkan. Pada akhirnya, ini berkontribusi pada penuaan dini dan menyebabkan wajah keriput sebelum waktunya. Inilah mengapa Anda harus rajin mencuci muka setiap hari, minimal pagi dan malam hari.

9. Hindari sinar UV matahari

Seperti yang telah Anda ketahui, sinar ultraviolet adalah penyebab utama sebagian besar wajah keriput. Meskipun sinar ultraviolet dari matahari tidak dapat sepenuhnya dihindari, setidaknya Anda bisa mengurangi tingkat keterpaparannya dengan menggunakan tabir surya, serta memakai topi lebar, celana, dan kemeja lengan panjang untuk melindungi wajah dari sinar matahari selama berada di luar ruangan. Langkah-langkah ini mungkin masih akan menyerap sedikit sinar matahari, tetapi tidak cukup berkontribusi pada terjadinya kerutan di kulit wajah Anda.

10. Tingkatkan asupan antioksidan

Kulit adalah bagian tubuh yang terkena lebih banyak stres oksidatif daripada organ tubuh lainnya. Artinya, kulit Anda bisa rusak hanya dengan menjalani rutinitas harian. Oleh sebab itu, Anda perlu meningkatkan suplai antioksidan untuk membantu melawan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas pada sel-sel Anda. Meskipun mungkin Anda sudah menggunakan tabir surya atau krim anti-aging yang diperkaya dengan antioksidan, Anda tetap perlu mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan, seperti blueberry, anggur, kacang merah, kangkung, bayam, dan jamur Reishi. Ini akan membantu Anda mendapatkan kulit yang sehat, baik dari dalam pun dari luar, dan bisa meminimalkan tanda-tanda penuaan dini [9].

Jamur Reishi, dapat membantu mengatasi wajah keriput sebelum waktunya

jamur-reishi-membantu-mengatasi-wajah-keriput-karena-tinggi-antioksidan
Picture by John Naphat from Pixabay

Seperti penjelasan sebelumnya, salah satu cara mengatasi wajah keriput adalah meningkatkan asupan antioksidan. Nah, salah makanan yang kaya antioksidan adalah jamur Reishi. Antioksidannya ini mampu menetralisir radikal bebas (produk sampingan dari beberapa proses metabolisme) yang bisa sangat merusak sel melalui proses oksidasi. Akibatnya, radikal bebas dalam jangka panjang dapat mempercepat penuaan dan berbagai penyakit terkait usia.

Penelitian secara in vitro tahun 2019 menunjukkan nilai effective concentration (EC50) dari jamur Reishi rendah. Menurut para ahli, semakin rendah nilai EC50, semakin tinggi aktivitas antiradikal, alias antioksidan. Inilah alasan jamur Reishi (G. lucidum) merupakan salah satu makanan tinggi antioksidan yang dapat mengatasi wajah keriput dan penuaan dini [10]. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan ekstrak G. lucidum mampu meningkatkan aktivitas enzim superoksida dismutase dan katalase yang terlibat dalam menghilangkan radikal bebas di dalam tubuh [11].

Studi tahun 2017 dalam Aging and Disease menjelaskan bahwa Ganoderma lucidum (jamur Reishi/Lingzhi) memiliki sifat anti-penuaan dengan cara menghambat proses oksidasi dan neurodegenerasi, serta merangsang imunomodulasi. Sifat anti-aging ini berasal dari komponen senyawa aktif di dalam jamur Reishi, berupa polisakarida, triterpene, dan asam ganoderic. Oleh sebab itu, mengonsumsi jamur Reishi sebagai bagian dari diet sehat Anda bisa membantu mengatasi wajah keriput sebelum waktunya [12].

Jika Anda tertarik ingin menua dengan cara yang sehat bersama Nissan Reishi (suplemen makanan dari esktrak jamur Reishi), Anda bisa mendapatkan informasi lebih lanjutnya di sini.

Cover photo by user18526052 – www.freepik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *