Categories
Gaya Hidup Kelelahan

Ketahui 10 Cara Mengatasi Kelelahan Fisik Saat Puasa

Membatasi asupan kafein selama Ramadan adalah salah satu cara mengatasi kelelahan fisik saat puasa. Cek di sini untuk tahu cara-cara lainnya juga, ya!

Berbeda dengan hari-hari biasa, rasa lelah ketika berpuasa adalah hal yang wajar dirasakan. Mengingat tidak ada asupan makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh dari pagi hingga petang – sementara aktivitas tetap dilakukan seperti biasanya. Kabar baiknya, hal ini bisa dicegah dan diatasi selama Anda memenuhi kebutuhan nutrisi, hidrasi, olahraga dan aktivitas fisik, serta istirahat dengan cukup. Nah, bagaimana sih cara mengatasi kelelahan fisik saat puasa? Yuk, cari tahu jawabannya di sini!

10 Cara mengatasi kelelahan fisik ketika berpuasa

Berikut beberapa cara mengatasi kelelahan fisik selama Anda menjalani ibadah puasa [1]:

1. Berdiri dan mulai bergerak

Sering kali orang hanya menganggap bahwa tidak makan dan minum adalah penyebab tubuh cepat lelah saat berpuasa. Faktanya, ini juga disebabkan oleh kurangnya pergerakan tubuh. Orang yang tidak banyak bergerak – misalnya duduk lama di depan layar komputer atau di sofa – lebih cepat lelah karena tidak terjadi pembakaran kalori untuk digunakan tubuh sebagai energi. Jadi, agar Anda mulai merasa berenergi lagi, cobalah berdiri dan mulai bergerak, seperti dengan jalan-jalan atau sekadar melakukan peregangan di tempat.

2. Bersosialisasi

Cara mengatasi kelelahan fisik saat puasa bisa dilakukan dengan bersosialisasi. Ini dapat mengalihkan pikiran Anda dari efek melelahkan yang disebabkan oleh stres secara fisik maupun mental. Cobalah ambil waktu sebentar untuk ngobrol santai dengan teman, sahabat, atau keluarga dan rasakan perubahannya pada tubuh Anda. Selain mengurangi stres, cara ini juga meningkatkan kekuatan otak dan mencegah kelelahan. Dengan catatan, Anda tidak bersosialisasi dengan orang yang justru menyebabkan Anda stres.

3. Minum banyak air

Dehidrasi – sekalipun itu ringan – dapat menyebabkan kelelahan, serta memengaruhi tingkat konsentrasi dan kognisi. Tubuh Anda pun akan berjuang untuk melakukan fungsi normalnya, seperti berkeringat, mengalirkan nutrisi, dan membuat tubuh merasa lebih baik. Jadi, pastikan Anda memenuhi kebutuhan cairan di malam hari dengan baik selama Ramadan. Terlebih lagi, saat sahur dan berbuka puasa untuk mengembalikan keseimbangan cairan dan elektrolit yang hilang di siang hari.

4. Batasi kafein

Jika Anda penggemar minuman berkafein, seperti teh dan kopi, maka cobalah untuk membatasinya selama Ramadan. Minum terlalu banyak kafein justru menyebabkan kontraproduktif, terutama jika hal ini sudah mengganggu rutinitas tidur Anda di malam hari. Selain itu, kafein bersifat diuretik yang menyebabkan Anda jadi lebih sering buang air kecil. Jadi, membatasi asupan kafein selama Ramadan adalah salah satu cara mengatasi kelelahan fisik yang efektif saat puasa.

5. Menghirup aromaterapi

Menghirup aromaterapi dapat memengaruhi produktivitas, aktivitas otak, dan tingkat energi secara positif. Anda dapat menghirup wewangian seperti lavender, citrus, rosemary, dan peppermint. Menambahkan beberapa tetes aromaterapi ini ke diffuser dapat mengaktifkan kelenjar hipotalamus, sehingga menyegarkan tubuh dan pikiran Anda sepanjang hari.

6. Bermain games

Bermain games dapat meminimalisir stres dan meningkatkan energi Anda. Ini dapat menjadi cara mengatasi kelelahan fisik yang mujarab saat Anda sedang puasa. Dengan bermain games, pikiran Anda tidak berhenti bekerja dan tetap aktif, tetapi masih dalam tingkat yang menyenangkan dan tidak membuat stres layaknya ketika Anda melakukan pekerjaan yang menantang atau justru sedentary lifestyle, seperti menonton televisi. Namun ingat, tetapkan berapa lama Anda akan menghabiskan waktu untuk bermain games sebelum kembali ke rutinitas Anda, ya!

7. Mendengarkan musik

Musik juga dapat meredakan stres dan rasa lelah Anda. Musik klasik misalnya, dapat memberi Anda dorongan energi tanpa terlalu mengganggu pekerjaan yang sedang Anda lakukan.

8. Lebih banyak tertawa dan tersenyum

Tahukah Anda? Rata-rata, anak tertawa lebih dari 300 kali dalam sehari. Bagaimana dengan orang dewasa? Ternyata hanya lima kali! Padahal, tertawa dapat membuat Anda merasa lebih baik dengan cara merangsang energi. Anda bisa mendengar atau membaca cerita lucu atau berinteraksi dengan pasangan untuk membuat Anda tertawa dan tersenyum bahagia. Penelitian juga menunjukkan bahwa dengan tertawa dapat meningkatkan mood, hormon endorfin, dan kekebalan tubuh.

9. Cukup tidur di malam hari

Tidur cukup dan nyenyak di malam hari dapat meningkatkan energi dan mencegah tubuh mudah lelah keesokan harinya. Cobalah buat rutinitas tidur yang teratur setiap malam, hindari kafein dan alkohol sebelum tidur, matikan gadget, matikan lampu, dan pastikan suhu kamar tidur Anda sejuk dan nyaman. Ini akan membantu Anda cepat tidur dengan nyenyak di malam hari.

10. Jangan lupa, konsumsi Nissan Reishi selama Ramadan, ya!

suplemen-nutrisi-nissan-reishi

Cara mengatasi kelelahan fisik yang juga tidak kalah penting adalah mengonsumsi Nissan Reishi saat sahur dan iftar. Ini efektif mengatasi dan mencegah tubuh Anda cepat lelah selama menjalani ibadah puasa. Komponen aktif di dalamnya – polisakarida – dapat mengurangi rasa lelah dan membuat tubuh Anda lebih fit [2, 3, 4]. Terlebih lagi, jamur Reishi dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap normal, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang Nissan Reishi di sini!

Cover photo by senivpetro – www.freepik.com

0 replies on “Ketahui 10 Cara Mengatasi Kelelahan Fisik Saat Puasa”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *