Categories
Aging Gaya Hidup

11 Rekomendasi Makanan untuk Anti-Aging, Wajib Coba!

Tahukah Anda, ada beberapa jenis makanan untuk anti-aging yang dapat dikonsumsi sehari-hari? Penasaran apa saja? Cek di sini, yuk!

You are what you eat. Pepatah ini selalu mengingatkan kita bahwa kondisi tubuh kita saat ini adalah hasil dari apa yang kita makan. Namun, tahukah Anda, ada beberapa jenis makanan untuk anti-aging yang dapat dikonsumsi sehari-hari?

Yaps, saat Anda rajin mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan, lemak sehat, air, vitamin, mineral, dan zat gizi penting lainnya, maka tubuh Anda pun akan menunjukkan penghargaannya melalui organ terbesar tubuh, yaitu kulit.

Apalagi kulit adalah bagian tubuh yang pertama kali menunjukkan tanda-tanda adanya masalah internal sebelum Anda melakukan pemeriksaan lebih lanjut [1].

Para ahli juga sepakat bahwa makan buah dan sayuran adalah cara yang paling sehat dan aman untuk melawan kulit kusam dan garis-garis halus [2].

Sudah tidak sabar apa saja makanan untuk anti-aging yang bisa Anda tambahkan ke dalam menu harian Anda? Ini dia!

11 Rekomendasi makanan untuk anti-aging

Berikut 11 daftar makanan untuk anti-aging yang membuat tubuh Anda lebih sehat dan awet muda:

1. Selada air

11-rekomendasi-makanan-untuk-anti-aging-wajib-coba-lingzhi-japan-selada-air
Sumber: azerbaijan_stockers – www.freepik.com

Selada air adalah salah satu sayuran berdaun hijau yang padat zat gizi dan sangat menghidrasi. Sayuran ini adalah sumber yang bagus untuk:

  • Kalsium.
  • Mangan.
  • Fosfor.
  • Kalium.
  • Vitamin A, C, K, B1, dan B2.

Sebagai makanan untuk anti-aging terbaik, selada air bertindak sebagai antiseptik kulit internal, serta meningkatkan sirkulasi mineral dan oksigenasi ke seluruh sel tubuh, termasuk kulit [3].

Dikemas dengan vitamin A dan C, antioksidan dalam selada air mampu menetralisir radikal bebas berbahaya, serta membantu melindungi kulit dari garis-garis halus dan kerutan [4].

Tips:

Tambahkan segenggam selada air ke dalam salad sayur Anda.

2. Paprika merah

Selain kandungan vitamin C yang tinggi, paprika merah sarat dengan antioksidan kuat yang sangat penting untuk anti-aging. Kandungan antioksidannya ini – karotenoid – mampu meredam radikal bebas yang dapat menyerang sel-sel tubuh.

Karotenoid sendiri merupakan pigmen tumbuhan yang memberikan warna merah, kuning, dan oranye [5, 6].

Sayuran ini juga memiliki sifat anti-inflamasi dan membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari, polusi, dan racun [7, 8].

Tips:

Iris paprika dan tambahkan ke dalam hummus, salad, atau tumis dengan sayuran lainnya.

3. Blueberry

Makanan untuk anti-aging selanjutnya adalah blueberry yang kaya akan vitamin A dan C, serta antosianin – bertindak sebagai antioksidan dan memberi warna biru pada blueberry.

Salah satu antioksidan kuat ini dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet, stres, dan polusi lingkungan dengan memoderasi respons peradangan dan mencegah kehilangan kolagen [9, 10].

Tips:

Olah buah rendah gula yang lezat ini menjadi smoothie untuk sarapan atau langsung dimakan.

4. Brokoli

Brokoli adalah jenis sayuran silang (cruciferous) yang memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-aging yang berasal dari kandungan:

  • Vitamin C dan K.
  • Berbagai senyawa antioksidan.
  • Serat.
  • Asam folat.
  • Lutein.
  • Kalsium.

Selain itu, kemampuan antioksidan brokoli mampu menghambat aktivitas radikal bebas dan mengatasi stres oksidatif [11].

Tips:

Anda bisa mengonsumsi brokoli kukus, rebus, atau tumis dengan saus untuk membantu melepaskan lebih banyak manfaat kesehatan bagi tubuh Anda.

5. Pepaya

11-rekomendasi-makanan-untuk-anti-aging-wajib-coba-lingzhi-japan-pepaya
Sumber: jcomp – www.freepik.com

Buah pepaya kaya akan berbagai antioksidan, vitamin, dan mineral yang dapat membantu meningkatkan elastisitas kulit dan meminimalkan munculnya garis-garis halus dan kerutan [12, 13].

Kandungan gizi buah pepaya termasuk:

  • Kalsium.
  • Kalium.
  • Magnesium.
  • Fosfor.
  • Vitamin A, B, C, E, dan K.

Selain itu, pepaya mengandung enzim papain, yang memberikan manfaat anti-aging tambahan dengan bekerja sebagai anti-inflamasi terbaik dari alam.

Memanfaatkan buah pepaya setiap hari juga dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga kulit Anda terlihat lebih cerah dan bercahaya.

Tips:

Tambahkan sedikit air jeruk nipis segar ke dalam sepiring besar pepaya potong sebagai bagian dari sarapan. Selain itu, bisa juga dibuat masker dan digunakan sebelum tidur.

6. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan, terutama almond, adalah sumber vitamin E yang baik.

Vitamin E sangat penting untuk membantu memperbaiki jaringan kulit, mempertahankan kelembapan kulit, dan melindungi kulit dari kerusakan sinar UV matahari.

Selain itu, kacang kenari juga kaya akan asam lemak omega-3 yang bertindak sebagai anti-inflamasi, sehingga membantu [14]:

  • Memperkuat membran sel kulit.
  • Melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.
  • Membuat kulit lebih glowing dengan menjaga penghalang minyak alami.

Tips:

Tambahkan campuran kacang ke dalam salad, atau langsung dimakan sebagai camilan.

7. Bayam

Makanan untuk anti-aging berikutnya adalah bayam. Sayuran berdaun hijau ini sangat menghidrasi dan dikemas dengan banyak vitamin A, C, E, dan K, magnesium, besi heme nabati, dan lutein.

Bayam sangat tinggi kandungan vitamin C, sehingga dapat meningkatkan produksi kolagen untuk menjaga kulit Anda tetap kencang dan halus.

Tidak hanya itu, vitamin A di dalamnya juga dapat meningkatkan kesehatan rambut Anda, sedangkan vitamin K bayam dapat membantu mengurangi peradangan pada tingkat sel [15].

Tips:

Anda bisa membuat smoothie, salad, tumis, atau bening bayam untuk mengambil manfaatnya secara keseluruhan.

8. Ubi jalar

11-rekomendasi-makanan-untuk-anti-aging-wajib-coba-lingzhi-japan-ubi-jalar
Sumber: Racool_studio – www.freepik.com

Ubi jalar berwarna oranye yang berasal dari antioksidan beta-karoten yang diubah menjadi vitamin A.

Seperti yang telah disebutkan, vitamin A dapat membantu memulihkan keelastisitasan kulit, meningkatkan regenerasi sel kulit, dan membuat kulit lebih lembut, sehat, dan awet muda [16].

Sayuran akar yang lezat ini juga merupakan sumber vitamin C dan E yang keduanya baik untuk melindungi kulit dari ancaman radikal bebas dan menjaga kulit tetap cerah.

Tips:

Olah ubi jalar bersama dengan roti panggang untuk menambah variasi menu sarapan sehat Anda.

9. Alpukat

Alpukat terkenal dengan kandungan asam lemak penangkal peradangan yang membuat kulit Anda halus dan kenyal.

Selain itu, alpukat juga mengandung berbagai zat gizi penting yang dapat mencegah efek negatif dari penuaan, termasuk vitamin A, B, C, E, dan K, serta kalium.

Vitamin A dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga kulit tetap cantik dan bercahaya.

Sementara karotenoidnya juga dapat membantu memblokir racun dan kerusakan akibat sinar matahari, serta membantu melindungi Anda dari kanker kulit [17].

Tips:

Tambahkan potongan alpukat ke dalam salad, smoothie, atau makan langsung daging buahnya dengan sendok.

Anda juga dapat menggunakannya sebagai masker pelembab untuk melawan peradangan, kemerahan, dan membantu mencegah kerutan.

10. Delima

Buah delima dapat melindungi tubuh Anda dari kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi peradangan yang berlebihan.

Ini karena kandungan vitamin C yang tinggi, serta berbagai antioksidan kuat di dalamnya [18].

Biji delima juga mengandung senyawa punicalagins, yang dapat membantu menjaga kolagen di kulit. Seperti yang Anda tahu, menurunnya kolagen dalam tubuh adalah salah satu tanda penuaan dini [19].

Tips:

Tambahkan biji delima yang manis ini ke dalam salad kenari dan bayam bayi untuk perawatan anti-aging secara alami.

11. Reishi (Lingzhi)

11-rekomendasi-makanan-untuk-anti-aging-wajib-coba-lingzhi-japan-reishi

Makanan untuk anti-aging yang terakhir dalam daftar ini adalah Reishi atau Lingzhi. Jamur yang mendapat julukan sebagai jamur keabadian ini juga dikenal sebagai agen anti-aging yang baik.

Dikemas dengan sifat antioksidannya yang besar, Reishi dapat melindungi sel-sel Anda dari kerusakan akibat radikal bebas. Bahkan, salah satu komponen aktifnya – triterpena – berpotensi memberikan efek longevity [20, 21, 22].

Tak hanya itu, jamur Reishi juga berperan penting dalam meningkatkan epitelisasi ulang – salah satu indikator keberhasilan proses penyembuhan luka [24].

Oleh sebab itu, menambah Reishi ke dalam diet harian dapat membantu Anda mendapatkan hidup yang lebih sehat dan awet muda.

Tips:

Jamur Reishi biasanya tersedia dalam bentuk ekstrak dan jarang dikonsumsi secara langsung. Jika Anda ingin membeli secara online, pastikan Anda mendapatkannya di website resmi dan terpercaya.

Inilah sederet makanan untuk anti-aging yang dapat Anda tambahkan ke dalam diet harian. Salah satunya bisa Anda dapatkan di lingzhijapan.id.

Bagaimana? Sudah putuskan mau makan yang mana dulu?

Stay young and stay healthy!

Original featured image by pvproductions – www.freepik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *