Categories
Diabetes Gaya Hidup Kardiovaskuler Lemak Berlebih

Yuk, Terapkan 10 Langkah Berikut untuk Cegah Penyakit Jantung!

Ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Faktor risiko ini ada yang bisa dikendalikan seperti gaya hidup, dan ada pula yang tidak seperti genetika, usia, dan jenis kelamin [1, 2]. Center for Disease Control and Prevention (CDC) menerangkan bahwa dengan menjalani gaya hidup sehat, Anda dapat mengontrol tekanan darah, kolesterol, dan gula darah tetap normal [3].

Jika semua ini terkendali dengan baik, maka Anda satu langkah lebih maju dalam mencegah penyakit jantung.

10 Langkah sehat bantu cegah penyakit jantung

Kabar baiknya, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk memelihara kesehatan jantung. Berikut 10 langkah penting yang dapat membantu mencegah berbagai masalah jantung [1, 2, 3, 4, 5]:

1. Kontrol tekanan darah

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tekanan darah tinggi adalah salah satu faktor risiko utama penyakit jantung. Anda perlu memeriksakan tekanan darah Anda secara teratur, terutama jika Anda punya riwayat hipertensi.

Jika dokter meresepkan Anda obat, minumlah sesuai dengan petunjuk dokter. Menerapkan gaya hidup sehat seperti diet, olahraga, kelola stres, dan istirahat yang cukup juga dapat mencegah atau mengontrol tekanan darah tinggi Anda.

2. Jaga kadar kolesterol tetap normal

Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyumbat pembuh darah arteri di jantung. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit arteri koroner dan serangan jantung. Oleh sebab itu, penting sekali melakukan perubahan gaya hidup dan mengonsumsi obat-obatan jika diperlukan untuk menurunkan kadar kolesterol Anda.

3. Pertahankan berat badan sehat

Kelebihan berat badan (overweight) atau obesitas juga dapat membahayakan kesehatan jantung Anda. Ini berkaitan dengan faktor risiko penyakit jantung lainnya, seperti kadar kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan diabetes. Maka dari itu, mempertahankan berat badan normal dan sehat dapat membantu Anda mencegah penyakit jantung.

4. Makan makanan sehat

Makanan sehat yang seperti apa? Cobalah mulai sekarang batasi makanan yang tinggi lemak jenuh, natrium, dan gula tambahan. Perbanyak asupan buah segar, sayuran, dan biji-bijian. Diet DASH adalah contoh pola makan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol, sehingga Anda bisa terhindar dari masalah jantung.

5. Olahraga teratur

Olahraga secara teratur memberikan banyak manfaat untuk tubuh, termasuk memperkuat otot jantung dan meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu, olahraga juga dapat membantu mempertahankan berat badan sehat, serta menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Semua ini tentunya dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

6. Batasi alkohol

Terlalu banyak konsumsi minuman beralkohol dapat meningkatkan tekanan darah dan berat badan. Sementara ini adalah dua hal yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Jadi, sebaiknya batasi bahkan hindari saja minuman yang mengandung alkohol.

7. Jangan merokok

Tidak hanya alkohol, Anda pun juga sangat disarankan untuk tidak merokok, karena dapat meningkatkan tekanan darah dan membuat Anda berisiko lebih tinggi terkena serangan jantung dan stroke.

Beruntunglah jika Anda memang tidak merokok dan jangan pernah memulainya. Namun, jika Anda merokok, mulailah berhenti merokok sekarang juga untuk menurunkan risiko penyakit jantung.

8. Kelola stres

Stres juga telah dikaitkan dengan penyakit jantung. Bahkan, stres yang ekstrim bisa menjadi “pemicu” serangan jantung. Inilah alasan Anda tidak boleh stres berkepanjangan.

Selain itu, banyak orang yang berusaha mengatasi stresnya dengan makan berlebihan, minum-minum, dan merokok. Hal ini justru berdampak buruk bagi jantung Anda.

Cobalah kurangi stres dengan melakukan olahraga, mendengarkan musik, menjalani hobi, pergi berlibur, dan bermeditasi. Langkah ini jauh lebih baik untuk kesehatan jantung Anda.

9. Kelola diabetes

Orang dengan penyakit diabetes berisiko lebih tinggi mengalami masalah jantung. Hal ini karena gula darah yang tinggi akibat diabetes dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang mengontrol sistem kardiovaskuler seiring berjalannya waktu. Jadi, penting sekali bagi Anda melakukan pemeriksaan diabetes dan mengelola penyakit ini sebaik mungkin jika Anda mengidapnya.

10. Cukup tidur

Kurang tidur dapat meningkatkan risiko hipertensi, obesitas, dan diabetes – ketiganya adalah faktor risiko utama penyakit jantung. Inilah pentingnya Anda memiliki kebiasaan tidur yang sehat setiap hari.

Nah, berapa lama tidur dikatakan cukup? Kebanyakan orang dewasa perlu tidur selama 7-9 jam setiap malam. Jika Anda memiliki masalah tidur seperti insomnia atau apnea tidur, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk membantu mengatasi gangguan tidur yang Anda alami.

Ingatlah bahwa dengan menerapkan pola hidup sehat adalah cara terbaik untuk menunda atau menghindari berbagai penyakit jantung. Anda juga dapat melindungi kesehatan jantung dengan mengonsumsi suplemen kesehatan Nissan Reishi.

Suplemen kesehatan dari ekstrak jamur Reishi ini mampu mengontrol kadar kolesterol, tekanan darah, dan gula darah Anda tetap stabil. Hal ini akan membantu Anda mencegah ataupun mengelola kelebihan berat badan, hipertensi, dan diabetes dengan baik.

Yuk, langsung klik di sini untuk mendapatkan informasi Nissan Reishi lebih lanjut!

Cover photo by drobotdean – www.freepik.com

Categories
Diabetes Hati Imunitas Kardiovaskuler Kelelahan

Dikenal Banyak Khasiatnya, Amankah Jamur Lingzhi Dikonsumsi?

Lingzhi atau Reishi adalah sejenis jamur obat tradisional yang telah dikenal karena khasiatnya yang besar untuk kesehatan. Bahkan, masyarakat Tiongkok menyebutnya sebagai “jamur keajaiban” atau “magical mushroom“. Namun, apakah jamur ini aman dikonsumsi? Let’s check it out!

Kandungan gizi jamur Lingzhi

Sebuah studi review tahun 1999 mengungkapkan bahwa sebagian besar kandungan jamur adalah air – hampir 90 persen – sisanya karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral [1].

Lalu, dalam jurnal Food Research International menyebutkan bahwa jumlah zat gizi makro dari jamur Lingzhi (Ganoderma lucidum) adalah karbohidrat (26-28 persen), lemak (3-5 persen), dan protein (7-8 persen) [2].

Menariknya, banyak manfaat dari jamur Lingzhi telah dikaitkan dengan kandungan senyawa bioaktifnya, di antaranya [3, 4]:

  • Polisakarida
  • Terpenoid
  • Steroid
  • Fenol
  • Nukleotida dan turunannya
  • Glikoprotein

Manfaat jamur Lingzhi untuk kesehatan

Dahulu, kemujaraban jamur Lingzhi dikenal melalui bukti anekdot, adat istiadat, dan penggunaannya secara tradisional [5]. Seiring waktu, penelitian ilmiah pun sudah banyak dilakukan – meski sebagian besar terbatas pada tabung reaksi atau uji coba hewan atau manusia dalam skala kecil.

Dengan komponen aktif yang ada di dalamnya, Ganoderma lucidum diyakini mampu mengatasi kelelahan, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, serta peradangan dengan memperkuat sistem kekebalan tubuh [6].

Tidak hanya itu, jamur ini juga dapat membantu mengontrol gula darah, masalah hati, masalah imun, kanker, dan sebagai antibiotik [7]. Baru-baru ini, studi menemukan manfaat Reishi sebagai agen prebiotik yang layak untuk dipertimbangkan [8].

Apakah ada efek sampingnya?

Konsumsi jamur Lingzhi umumnya dapat ditoleransi dengan baik dengan sedikit efek samping yang signifikan. Namun, Reishi juga mengandung zat yang dapat bertindak seperti pengencer darah, berpotensi memicu tinja berdarah, mimisan, dan mudah memar [9].

Oleh sebab itu, konsumsi jamur ini tidak disarankan jika Anda dalam kondisi [9, 10]:

  • Mengonsumsi antikoagulan seperti warfarin
  • Dijadwalkan akan menjalani operasi
  • Mengonsumsi obat antihipertensi
  • Hamil
  • Menyusui
  • Anak-anak

Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan Anda terlebih dahulu sebelum mengonsumsi suplemen Reishi dalam bentuk apapun. Hal ini untuk memastikan tidak ada efek samping berbahaya yang terjadi setelah mengonsumsinya.

Dosis aman konsumsi jamur Lingzhi

Pada dasarnya, tidak ada pedoman yang mengatur penggunaan Reishi secara tepat. Meski begitu, dalam jurnal Cochrane Database of Systematic Reviews, kebanyakan suplemen jamur Lingzhi/Reishi tersedia dalam bentuk kapsul dan dianggap aman bila dikonsumsi dalam rentang 1,5 – 9 g ekstrak kering per hari [11].

Perlu diketahui bahwa proses penanaman jamur Lingzhi membutuhkan lingkungan yang steril dan rentan terhadap kontaminasi udara. Terlebih lagi, obat herbal tidak harus menjalani pengujian ketat seperti halnya obat farmasi, sehingga tidak menutup kemungkinan beberapa produk “Reishi” mungkin tidak mengandung Ganoderma lucidum sama sekali atau dicampur dengan berbagai bahan tidak aktif [10].

Jadi, pastikan Anda selalu memilih produk jamur Lingzhi yang bersertifikat organik dan keamanannya diakui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), guna mengurangi risiko paparan pestisida dan racun lainnya,serta memastikan kualitas dan keamanan produk, terutama dalam menggunakan pengobatan herbal impor.

Nissan Reishi, suplemen kesehatan yang bersertifikasi

suplemen-nutrisi-nissan-reishi

Dari sekian banyak produk Reishi yang ada di pasaran, Nissan Reishi adalah satu-satunya yang dikembangkan langsung oleh perusahaan Nissan Chemical, salah satu perusahaan tertua di Jepang yang sudah berusia 138 tahun.

Produsen memberikan upaya terbaiknya dalam memformulasikan Lingzhi ke dalam sajian tablet. Hingga diperoleh dalam 1 tablet Nissan Reishi setara dengan 12 kapsul bubuk jamur Lingzhi biasa. Ini menunjukkan potensi manfaatnya 12 kali lipat lebih besar dari produk Lingzhi biasa.

Hal yang lebih menakjubkan lagi, Nissan Reishi dijamin kualitas dan keamanan bahan bakunya oleh Nippon Reishi Association (asosiasi Reishi terbesar di Jepang) dan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Jadi, Anda tidak perlu ragu lagi dengan khasiat, kualitas, dan keamanan dari Nissan Reishi.

Yuk, langsung klik di sini untuk mendapatkan informasi Nissan Reishi lebih lanjut!

Categories
Gaya Hidup Kanker

Jangan Sepelekan! Ini Bahaya Menghirup Asap Rokok bagi Kesehatan

Semua asap yang dihasilkan dari pembakaran produk nikotin mengandung bahan kimia berbahaya – meskipun Anda hanya menghirup asap rokok orang lain.

Bahkan, Cleveland Clinic menyatakan bahwa menghirup asap rokok orang lain yang tidak di-filter lebih berbahaya daripada asap yang dihasilkan oleh perokok itu sendiri [1].

Bahaya menghirup asap rokok terhadap kesehatan

Efek paparan asap rokok tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Berikut dijelaskan lebih rinci bahaya menghirup asap rokok pada orang dewasa, bayi, dan anak-anak [2, 3, 4].

Efek menghirup asap rokok pada orang dewasa

Banyak alasan Anda bisa terpapar oleh asap rokok setiap harinya. Anda mungkin bekerja dengan orang lain yang merupakan seorang perokok aktif, atau mungkin Anda terpapar selama melaksanakan kegiatan sosial atau rekreasi. Tinggal bersama anggota keluarga Anda yang merokok juga dapat meningkatkan paparan terhadap asap rokok.

Dampak menghirup asap rokok pada orang dewasa dapat menyebabkan:

1. Penyakit kardiovaskular

Seorang perokok pasif dapat berisiko 25-30 persen lebih tinggi terkena penyakit jantung dan stroke. Selain itu, paparan asap rokok juga dapat memperburuk masalah hipertensi atau tekanan darah tinggi yang sudah dimiliki sebelumnya.

Menurut American Cancer Society, memburuknya kondisi pembuluh dan tekanan darah dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Inilah mengapa menghirup asap rokok orang lain dapat meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung dan stroke [4].

2. Penyakit pernapasan

Orang dewasa dapat mengembangkan masalah pernapasan, terutama asma. Jika Anda sering terpapar dengan asap rokok sedangkan Anda menderita asma, hal ini dapat memperburuk gejala Anda [5].

3. Kanker paru-paru

Perokok pasif juga dapat mengakibatkan kanker paru-paru karena secara tidak langsung menghisap produk tembakau. Bahkan, risiko ini dapat terjadi pada orang yang tidak pernah merokok (aktif) sekalipun.

Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), tinggal atau bekerja dengan seorang perokok dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru Anda sekitar 20-30 persen [2].

Sebuah studi dalam jurnal Annual Review of Public Health menyatakan bahwa sebanyak 5000 orang bukan perokok diperkirakan meninggal setiap tahun akibat kanker paru-paru karena sering terpapar asap rokok [6].

4. Kanker lainnya

Selain kanker paru-paru, menghirup asap rokok orang juga dapat meningkatkan risiko kanker lainnya, seperti:

  • Kanker payudara
  • Laring (kotak suara)
  • Nasofaring (bagian tenggorokan di belakang hidung)
  • Sinus hidung
  • Leukemia
  • Limfoma
  • Tumor otak

Dampaknya pada bayi dan anak-anak

dampak-paparan-asap-rokok-bagi-anak-anak
Gambar oleh civilhetes dari Pixabay

Meski orang dewasa dapat mengalami efek buruk dari paparan asap rokok, anak-anak justru lebih rentan terhadapnya. Hal ini disebabkan tubuh dan organ mereka masih dalam tahap perkembangan.

Adapun konsekuensi kesehatan dari perokok pasif pada bayi dan anak-anak adalah:

  • Mengganggu perkembangan dan kesehatan paru-paru.
  • Infeksi saluran pernafasan, terutama pneumonia dan bronkitis.
  • Infeksi telinga, umumnya di telinga bagian tengah dan dalam.
  • Memburuknya gejala asma, seperti batuk dan mengi.
  • Mengalami gejala pilek atau asma secara konstan, termasuk batuk, mengi, sesak napas, serta bersin dan pilek.
  • Tumor otak yang mungkin juga berkembang di kemudian hari.
  • Bayi berisiko tinggi mengalami sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).
  • Ibu hamil yang sering terpapar asap rokok orang lain juga dapat melahirkan anak dengan berat badan lahir rendah (BBLR).

World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa sekitar 65.000 kematian telah dilaporkan pada anak-anak terkait dengan perokok pasif [7].

Jadi, sangat penting bagi setiap orang tua menjauhkan anak-anaknya dari paparan asap rokok. Upayakan juga untuk menghilangkan kebiasaan merokok bila Anda adalah seorang perokok aktif.

Anda juga sebaiknya menghindari kawasan merokok, menjaga jarak dengan orang yang merokok, atau menggunakan masker bila terpaksa berada di sekitar orang merokok untuk meminimalisir paparan dan mencegah bahaya dari menghirup asap rokok semaksimal mungkin.

Gambar cover oleh Free-Photos dari Pixabay

Categories
Aging Gaya Hidup

6 Tips Ampuh Menghilangkan Bekas Jerawat

Habis jerawat terbitlah bekas jerawat! Hayoo, siapa yang sering mengalami kejadian ini? Apakah kamu salah satunya? Memang bikin kesal sih kalau ada bekas jerawat di kulit wajah, karena mengganggu penampilan dan mengurangi kepercayaan diri saat tampil di muka umum.

Sekarang, kamu tidak perlu khawatir lagi, karena ada beberapa tips ampuh yang dapat membantu menghilangkan bekas jerawat secara tuntas. Apa saja itu? Yuk, simak terus artikel ini, ya!

6 Tips bantu hilangkan bekas jerawat secara tuntas

Kabar baiknya, bekas jerawat tidak selalu permanen dan ini bisa dihilangkan dengan perawatan yang tepat. Kamu mungkin sudah memiliki skin care rutin yang sesuai dan cocok dengan kulit wajah kamu.

Nah, beberapa pengobatan alami ini dapat membantu memudarkan bekas jerawat di kulit secara cepat dan tuntas:

1. Madu mentah

Madu adalah pengobatan alami yang tidak perlu diragukan lagi manfaatnya untuk kesehatan, termasuk membantu penyembuhan luka bakar dan herpes. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa madu dapat mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi potensi terbentuknya jaringan parut.

Peneliti juga menemukan bahwa mengoleskan madu secara langsung ke kulit dapat membantu membersihkan luka karena sifat antibakterinya. Selain itu, madu juga mampu melawan infeksi yang menyebabkan banyak jerawat muncul [1].

2. Lidah buaya

gel-lidah-buaya-untuk-menyamarkan-bekas-jerawat
Gambar oleh Marce Garal dari Pixabay

Seperti madu, lidah buaya juga merupakan obat rumahan yang sangat umum digunakan. Cara kerjanya pun sama dalam membantu proses penyembuhan.

Menurut sebuah penelitian dalam Annals of Plastic Surgery, mengoleskan lidah buaya langsung ke luka dapat mengurangi peradangan dan ukuran jaringan parut yang terbentuk [2].

Untungnya lagi, gel lidah buaya tidak sulit didapatkan, karena kamu bisa menanamnya sendiri di rumah. Potong daunnya dan oleskan gel lidah buaya ke wajah untuk membantu menghilangkan bekas jerawat.

3. Jus lemon

Sebenarnya, tidak ada penelitian signifikan yang membuktikan bahwa jus lemon efektif menghilangkan bekas jerawat. Namun, bukti anekdotnya cukup banyak yang sebagian besar memperlihatkan kesuksesan orang dalam menghilangkan bekas jerawatnya menggunakan jus lemon [3].

Para pendukung ini menyatakan bahwa jus lemon dapat membantu mengurangi perubahan warna dan meratakan warna kulit. Namun, karena jus lemon bersifat sangat asam, cukup oleskan beberapa tetes saja langsung ke bekas jerawat.

4. Minyak rosehip

tanaman-rosehip-bantu-hilangkan-bekas-jerawat
Gambar oleh Mabel Amber dari Pixabay

Minyak rosehip – terkenal dengan manfaatnya sebagai anti aging – sudah banyak tersedia secara luas dan aman diaplikasikan langsung ke kulit. Satu studi menemukan bahwa minyak rosehip dapat digunakan untuk mengobati bekas luka.

Meskipun dalam penelitian tersebut khusus untuk bekas luka operasi, tetapi minyak ini juga bisa membantu menghilangkan bekas jerawat. Menurut peneliti, mengaplikasikannya dua kali sehari mampu mengurangi munculnya bekas luka dan perubahan warna di kulit [4].

5. Minyak habbatussauda

Habbatussauda (Nigella sativa) atau dikenal juga dengan minyak jintan hitam adalah salah satu tanaman obat yang relatif umum digunakan. Selain bersifat antibakteri dan anti-virus, minyak ini juga bersifat antiradang.

Namun, mengurangi peradangan bukanlah satu-satunya poin penting saat memperbaiki bekas luka.

Sebuah penelitian berhasil menunjukkan bahwa habbatussauda mampu mempercepat dan meningkatkan penyembuhan luka. Selain itu, tanaman ini juga dapat meratakan pigmentasi kulit bahkan mencegah jerawat muncul kembali [5].

6. Ekstrak jamur Reishi

Terakhir ada pengobatan bekas jerawat alami dari kelompok jamur, yaitu jamur Reishi (Lingzhi). Ini adalah jamur obat tradisional yang banyak bermanfaat untuk tubuh, termasuk sebagai anti aging.

Menurut Barbara Close, seorang ahli kecantikan dan terapi herbalisme yang dilansir dari Dermstore, jamur Reishi dapat membantu memperkuat sistem kekebalan alami tubuh, mengurangi sensitivitas kulit, dan meningkatkan ketahanan kulit terhadap iritasi lingkungan [6].

Satu studi dalam Mycopathologia menunjukkan bahwa jamur Reishi dapat membantu memudarkan bekas jerawat dengan cara menghambat enzim tirosinase. Ini adalah enzim yang memproduksi pigmen melanin, sehingga dapat mengurangi pigmentasi dan perubahan warna kulit [7].

Selain itu, sifat adaptogeniknya juga dapat membantu meredakan kemerahan akibat jerawat dan menenangkan kulit kamu. Hal ini diduga berkaitan dengan tingginya aktivitas antioksidan dan sifat imunomodulator dalam jamur Reishi [8, 9].

Berikan perawatan terbaik untuk kulit sehat dan cantikmu!

suplemen-nutrisi-nissan-reishi

Jika kamu ingin memberikan perawatan terbaik untuk kulit sehat dan cantikmu, ekstrak jamur Reishi bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat. Kamu tidak perlu bingung, karena kini ekstrak jamur Reishi telah hadir dalam bentuk suplemen kesehatan Nissan Reishi.

Klik di sini untuk tahu informasi lebih banyak tentang Nissan Reishi, ya!

Categories
Aging Gaya Hidup

Menjadi Lansia Sehat dan Bahagia? Ini Rahasianya!

Menjadi tua membuat Anda mengalami perubahan di semua aspek kehidupan, mulai dari fisik, mental, sosial, emosional, seksual, dan masih banyak lagi. Ada yang mungkin bersifat positif bagi Anda, ada pula yang tidak. Inilah tantangannya bagi Anda para lansia, yaitu memaksimalkan bagian “positif” dari bertambahnya usia sembari mengambil langkah proaktif untuk menjaga kesehatan Anda dan meminimalkan aspek “negatif”.

Berbagai perubahan yang dialami lansia

Berbagai perubahan yang mungkin dapat terjadi pada lansia di antaranya:

1. Tulang

Seiring bertambahnya usia, tulang Anda menjadi lebih tipis dan rapuh, karena kehilangan massa atau kepadatannya yang dapat menyebabkan osteoporosis [1]. Ini juga yang menyebabkan Anda menjadi bungkuk dan tinggi badan berkurang.

Umumnya, tanda pertama dari osteoporosis adalah patah tulang. Jadi, sangat penting untuk berbicara dengan dokter tindakan apa yang dapat mencegah kondisi ini.

2. Jantung

Jantung adalah salah satu organ vital tubuh yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Namun, seiring bertambahnya usia, jantung Anda dapat mengalami berbagai masalah, seperti pembuluh darah arteri menjadi lebih kaku (arteriosklerosis), penumpukan timbunan lemak di dinding arteri (aterosklerosis), atau penumpukan plak di arteri (penyakit arteri koroner). Semuanya adalah faktor risiko utama dari serangan jantung.

3. Otak

Hampir semua lansia menjadi sering pikun, menurunnya kemampuan untuk memproses informasi baru, atau lambat dalam melakukan banyak tugas. Kondisi ini bisa saja merupakan tahap awal demensia [2]. Oleh sebab itu, Anda harus memastikannya ke dokter dan melakukan pengobatan untuk melindungi kesehatan otak Anda.

4. Sistem pencernaan

Seiring bertambahnya usia, saluran pencernaan Anda akan melambat dan tidak berkontraksi sesering ketika Anda masih muda. Hal ini pada akhirnya dapat menyebabkan sembelit, sakit perut, dan mual. Mayo Clinic merekomendasikan lansia untuk mengonsumsi makanan kaya serat, minum banyak cairan, sebisa mungkin tetap aktif, dan menghindari stres [3].

5. Indra

Orang lansia mungkin mendapati indra pendengaran, penglihatan, perasa, penciuman, dan sentuhannya tidak setajam dulu [4]. Perubahan pada struktur telinga dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan juga memengaruhi keseimbangan.

Begitu pula dengan indra penciuman yang semakin melemah seiring bertambahnya usia, karena menurunnya produksi lendir dan hilangnya ujung saraf di hidung. Anda pun mungkin membutuhkan kacamata untuk dapat melihat dengan jelas.

6. Gigi dan gusi

Enamel dapat terkikis selama bertahun-tahun, sehingga membuat Anda rentan terhadap gigi berlubang. Menurut American Dental Association (ADA), saraf di gigi bisa mengecil seiring bertambahnya usia dan menyebabkan gigi kurang sensitif terhadap rasa sakit dan berpotensi “menunda” diagnosis gigi berlubang atau retak di permukaan luar gigi [5]. Inilah mengapa kesehatan gigi dan gusi lansia menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan.

7. Kulit

Kulit akan kehilangan keelastisitasannya seiring bertambahnya usia, yang ditunjukkan dengan kulit kendur dan keriput. Sayangnya, kondisi ini bisa terjadi bahkan sebelum Anda menjadi lansia, karena tidak merawat kesehatan kulit sedari dini.

Tabir surya dan pelembab adalah dua produk anti penuaan terpenting yang harus digunakan [6]. Selain itu, mengenakan topi dengan pinggiran lebar dan kacamata hitam juga membantu melindungi kulit kepala dan wajah Anda dari bahaya sinar UV matahari.

8. Seksual

Setelah menopause, perempuan akan mengalami banyak perubahan fisik, termasuk berkurangnya lubrikasi vagina. Perubahan ini juga dapat menurunkan gairah seks Anda [7].

Sementara pada pria, usia lanjut sering kali disertai dengan disfungsi ereksi, meskipun American Sexual Health Association menyatakan bahwa ini bukan bagian normal dari penuaan dan bisa saja menunjukkan masalah medis atau efek samping dari pengobatan tertentu [8].

Tips untuk para lansia sehat dan bahagia

Meskipun penuaan adalah proses alami bagi setiap manusia, perubahan-perubahan yang terjadi tidak harus memperlambat fungsi dan menurunkan kesehatan Anda. Terlebih lagi, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bahagia di masa tua, yaitu [9]:

  1. Tetap aktif secara fisik, seperti berjalan kaki, bersepeda, berenang, yoga, dan lainnya.
  2. Konsumsi makanan sehat, seperti daging tanpa lemak, buah-buahan, serta sayuran yang kaya antioksidan untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
  3. Batasi makan makanan tingi gula dan lemak, serta minuman beralkohol, karena memicu peradangan dan menurunkan sistem kekebalan tubuh.
  4. Sering-sering mencuci tangan dengan sabun dan air bersih setidaknya selama 20 detik.
  5. Kelola stres dengan baik, seperti dengan berolahraga, cukup tidur, menetapkan ekspektasi yang masuk akal untuk diri sendiri, dan melakukan aktivitas yang menenangkan dan menyenangkan.
  6. Istirahat yang cukup.
  7. Mendapatkan vaksinasi tahunan sesuai dengan saran dokter, seperti vaksin flu dosis tinggi.
  8. Melakukan medical check-up secara rutin.
  9. Bila perlu, konsumsi suplemen kesehatan sebagai nutrisi tambahan untuk membantu mendukung sistem kekebalan dan penuaan yang sehat, seperti kalsium, vitamin D, vitamin B6, vitamin B12, atau ekstrak jamur Reishi.

Reishi, si jamur ajaib bantu penuaan menjadi lebih sehat

suplemen-nutrisi-nissan-reishi

Konsumsi suplemen seperti yang diinstruksikan oleh ahli kesehatan Anda dapat mendukung proses penuaan yang lebih sehat. Suplemen Nissan Reishi salah satunya.

Nissan Reishi adalah suplemen kesehatan yang terbuat dari ekstrak jamur Reishi (Ganoderma lucidum). Ini adalah jamur busuk putih yang telah dikenal sebagai tonik tradisional Tiongkok untuk meningkatkan kesehatan dan umur panjang.

Berbagai ekstrak Ganoderma lucidum telah terbukti memiliki sifat anti-penuaan, terutama melalui anti-oksidasi, imunomodulasi, dan anti-neurodegenerasi [10].

Hasil temuan lainnya juga menunjukkan bahwa G. lucidum secara efektif mengurangi stres oksidatif dan berkontribusi pada umur panjang. Ini karena jamur Reishi mampu mengatur proses biofisiologis melalui beberapa jalur pensinyalan di dalam tubuh [11].

Nissan Reishi bisa menjadi solusi yang tepat bagi lansia yang ingin sehat dan bahagia. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen kesehatan dalam bentuk apapun.

Info lebih lanjut tentang Nissan Reishi bisa Anda akses di sini.

Cover photo by pressfoto – www.freepik.com