Categories
Aging Gaya Hidup Imunitas Kanker Kardiovaskuler Kelelahan

Ganoderma Coffee (Campuran Bubuk Reishi dan Kopi), Apa Manfaatnya?

Ganoderma coffee adalah minuman campuran antara bubuk jamur Reishi (Ganoderma lucidum) dan kopi. Beberapa produsen juga ada yang menambahkan bahan-bahan lainnya, seperti stevia, krimer non-susu, dan rempah-rempah (adas manis atau peppermint) yang semakin menambah manfaatnya.

Orang-orang juga sering menyebutnya sebagai kopi jamur Reishi atau Lingzhi. Kopi ini pun sudah dimanfaatkan sejak 2000 tahun silam dalam berbagai pengobatan terapeutik, misalnya untuk meningkatkan energi hingga mendukung fungsi organ dalam tubuh Anda.

Apa saja sih manfaat Ganoderma coffee ini sampai Anda harus mencobanya? Yuk, simak terus artikel berikut ini!

Manfaat Ganoderma coffee untuk kesehatan tubuh

ganoderma-coffee-manfaat-dan-efek-sampingnya-lingzhi-japan-bubuk-reishi

Para pendukung minuman bubuk ini mengklaim bahwa Ganoderma bermanfaat untuk [1]:

  • Meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Membantu melawan kelelahan.
  • Meningkatkan daya ingat.
  • Meningkatkan stamina.
  • Menurunkan kolesterol.
  • Mengurangi peradangan.
  • Menghilangkan stres.
  • Melawan anti-aging.

Sayangnya, meskipun ada beberapa penelitian ilmiah yang mendukung manfaat kesehatan dari jamur Reishi, manfaat Ganoderma coffee sendiri belum pernah dipelajari secara khusus.

Adapun menurut penelitian:

  • Ganoderma lucidum dapat digunakan bersama pengobatan konvensional, karena membantu meningkatkan respons tumor dan merangsang kekebalan sel inang. Selain itu, juga dapat meningkatkan stamina (energi) dan mengurangi kelelahan [2, 3, 4].
  • Minum kopi dalam jumlah sedang dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis, termasuk diabetes, penyakit Parkinson, dan penyakit jantung [5, 6].

Berdasarkan penjelasan di atas, beberapa kemungkinan manfaat Ganoderma coffee yang dapat Anda peroleh di antaranya:

1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Ramuan Ganoderma sudah terbukti khasiatnya sejak ribuan tahun yang lalu, terutama dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Jamur Reishi dapat meningkatkan kadar CD8 di dalam tubuh yang berperan penting dalam membunuh sel kanker [2]. Sementara kopi dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi peradangan dalam tubuh [6].

2. Mengurangi infeksi virus

Ganoderma coffee mengandung antioksidan yang sangat kuat, sehingga dapat menurunkan risiko terkena infeksi virus, seperti flu, herpes, flu babi, dan lainnya [4].

3. Mencegah kanker

Selain menjaga tubuh Anda tetap sehat, kandungan antioksidan di dalam kopi ini juga membantu melawan berbagai jenis kanker dan meningkatkan kesehatan jantung Anda [6].

Minum kopi ini juga telah terbukti mengurangi efek samping dari kemoterapi pada pasien kanker, yang pada gilirannya mempercepat proses pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup pasien [2].

4. Meningkatkan kesehatan jantung

Ada beberapa penelitian tentang bagaimana Ganoderma memengaruhi kesehatan jantung. Studi tersebut mengungkapkan bahwa jamur ini dapat meningkatkan kadar kolesterol-HDL (baik), serta menurunkan trigliserida [2].

Hal ini juga berkaitan dengan besarnya aktivitas antioksidan yang ditemukan dalam jamur dan kopi [6].

5. Mengurangi stres dan melawan depresi

Baik jamur Reishi dan kopi sama-sama dapat membantu mengurangi stres, melawan kecemasan, dan depresi. Tidak heran, jika Anda minum Ganoderma coffee, Anda akan merasakan hal yang sama, bahkan bisa lebih besar efeknya.

6. Meningkatkan tingkat energi

Ramuan Ganoderma juga dapat membantu proses detoksifikasi tubuh, yaitu menghilangkan racun dari tubuh dan meningkatkan suasana hati Anda.

Anda pun merasa jauh lebih segar setelah semua racun dikeluarkan dari tubuh Anda.

Amankah mengonsumsinya?

Karena kandungan kafeinnya yang rendah, Ganoderma coffee jarang menyebabkan insomnia. Bahkan, telah terbukti meningkatkan kualitas tidur dan menghilangkan kecemasan.

Kadar kafein dalam kopi ini diduga sekitar setengah dari kafein dalam secangkir kopi biasa.

Selain itu, kopi jamur Reishi memiliki rasa yang tidak terlalu asam daripada kopi biasa, sehingga cocok untuk Anda yang memiliki masalah pencernaan, seperti maag atau IBS [7].

Potensi efek samping Ganoderma coffee

Meski cenderung aman, Ganoderma mungkin dapat menimbulkan sejumlah efek samping pada beberapa orang, termasuk [2, 8]:

  • Mual.
  • Pusing.
  • Sakit perut.
  • Iritasi kulit.
  • Insomnia.

Inilah mengapa Anda perlu berkonsultasi dulu dengan dokter Anda sebelum mencoba kopi jamur Reishi. Terlebih jika Anda sedang menggunakan obat tekanan darah, antiplatelet, antikoagulan, atau menjalani kemoterapi.

Efek samping Ganoderma coffee juga mungkin berasal dari asupan kafein yang terlalu banyak, sehingga dapat mempercepat detak jantung, mengganggu tidur, menyebabkan masalah pencernaan, dan kecemasan [5].

Di sisi lain, Anda juga perlu teliti sebelum membeli produknya.

Karena suplemen herbal dan diet tidak diatur seperti obat resep, dalam beberapa kasus, produsen tidak mencantumkan bahan-bahan tambahan lain pada label kemasannya. Padahal, bahan tersebut bisa saja menimbulkan efek berbahaya untuk kesehatan Anda.

Jika Anda memilih untuk menggunakan suplemen, pastikan produknya dijamin oleh pihak ketiga yang menyediakan pengujian kualitas, seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Adanya persetujuan dari pihak ketiga ini dapat menjamin bahwa produk diproduksi dengan cara yang benar, mengandung bahan yang sesuai dengan label kemasan, serta tidak mengandung tingkat kontaminan yang berbahaya.

Nah, setelah tahu banyak tentang Ganoderma coffee, tertarikkah Anda mencobanya?

Original featured image by azerbaijan_stockers – www.freepik.com

Categories
Gaya Hidup Kelelahan

7 Tonik Alami untuk Bantu Redakan Stres dan Kecemasan, Tertarik Coba?

Ada satu titik dalam hidup kita merasa seperti sedikit kehilangan semangat untuk melangkah. Hal ini sering kali disebabkan oleh stres dan kecemasan yang berlebihan. Untungnya, ada cara alami dan juga enak yang harus Anda coba untuk membantu meredakan emosi negatif ini.

Alih-alih Anda minum secangkir kopi (lagi) untuk menambah energi atau minum alkohol untuk menghilangkan stres, ada 7 tonik alami yang dikenal juga sebagai obat ampuh untuk melawan kelelahan, stres, dan kecemasan yang siap membantu.

Apakah Anda bisa menebaknya? Ini dia!

7 Tonik alami untuk bantu redakan stres dan kecemasan

Berikut 7 racikan tonik alami yang dapat membantu meredakan stres dan kecemasan, serta meningkatkan semangat Anda:

1. Minuman jahe

7-tonik-alami-untuk-bantu-redakan-stres-dan-kecemasan-lingzhi-japan-jahe
Sumber: freepik – www.freepik.com

Jahe dikenal sebagai bumbu dapur yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satunya dapat dijadikan sebagai minuman tonik alami untuk mengasah otak dan mengalahkan kelelahan.

Ini karena jahe mengandung 14 senyawa bioaktif unik dan bersifat antioksidan, yang dapat mempertajam fungsi kognitif dan melindungi otak dari kerusakan akibat stres oksidatif [1, 2].

Di sisi lain, tanaman peningkat energi ini juga dapat memengaruhi kadar serotonin, serta meredakan kecemasan Anda seampuh obat Benzodiazepin [3, 4].

Namun ingat, pastikan Anda tidak overdosis (lebih dari 4 gram sehari), karena berisiko mengiritasi perut.

2. Bubuk Maca

Akar Maca tampaknya semakin populer belakangan ini, karena memang khasiatnya yang sangat manjur untuk kesehatan.

Tanaman asli dari Peru ini telah terbukti meningkatkan gairah seksual pada pria [5]. Selain itu, juga dapat meningkatkan kinerja olahraga pada pengendara sepeda pria [6].

Faktanya, bubuk Maca juga merupakan pendukung yang kuat untuk melawan stres dan kecemasan.

Ini karena tanaman Maca mengandung flavonoid yang dapat meningkatkan suasana hati, serta menurunkan tekanan darah dan depresi [7].

Untuk benar-benar merasakan efeknya, Anda disarankan minum sekitar 3,3 gram setiap hari selama 8-14 minggu. Bubuk Maca tidak disarankan untuk Anda yang sedang hamil, menyusui, atau memiliki gangguan tiroid.

3. Secangkir matcha

matcha-lingzhi-japan
Sumber: ededchechine – www.freepik.com

Secangkir matcha juga dapat membantu meredakan stres dan kecemasan yang sedang melanda. Ini karena matcha mengandung senyawa L-theanine, yang sangat dikenal karena efek relaksasinya [8].

L-theanine mampu menenangkan pikiran Anda tanpa menimbulkan rasa kantuk. Bersama dengan kafein, L-theanine dapat memberikan efek positif pada suasana hati dan juga fungsi kognitif Anda [9, 10].

Matcha juga dikemas dengan antioksidan yang sangat tinggi, sehingga menjadikannya sebagai tonik yang kuat untuk melawan kelelahan dan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Minum 1-2 cangkir matcha dalam sehari adalah ide terbaik untuk menghindari efek samping dari kelebihan kafein.

4. Bubuk Reishi

Jamur Reishi, yang juga dijuluki sebagai “Xanax alam“, adalah cara alami untuk menghilangkan stres dan kecemasan.

Ini karena Reishi mengandung senyawa triterpene, yang dikenal karena sifatnya yang menenangkan. Selain itu, juga memiliki efek antikanker, antiinflamasi, antikecemasan, dan antidepresan [11].

Jamur ajaib ini juga dapat meningkatkan kualitas tidur Anda, membuat Anda lebih beristirahat, dan bisa fokus untuk keesokan harinya [12].

Jika Anda sedang hamil, menyusui, atau punya kelainan darah, sebaiknya bicarakan dengan dokter Anda sebelum menambahkan bubuk jamur ini ke dalam diet harian.

5. Cuka sari apel

7-tonik-alami-untuk-bantu-redakan-stres-dan-kecemasan-lingzhi-japan-cuka-sari-apel
Sumber: mdjaff – www.freepik.com

Cuka sari apel dapat berdampak langsung pada kadar gula darah, sehingga membantu Anda mempertahankan tingkat energi dan mencegah kelelahan [13].

Selain itu, tonik alami ini juga mengandung mineral penting, seperti potasium, yang memiliki korelasi langsung dengan tingkat energi tubuh [14].

Namun ingat, cuka sari apel dalam dosis besar dapat menyebabkan beberapa efek samping, termasuk masalah pencernaan, kerusakan email gigi, dan luka bakar di tenggorokan.

Selain itu, tonik ini juga mungkin dapat berinteraksi dengan obat yang sedang Anda minum. Jadi, bicarakan dengan dokter Anda jika berencana meminumnya secara teratur.

6. Ramuan kunyit

Kunyit juga merupakan salah satu bumbu dapur dengan sejuta manfaat untuk tubuh, terutama dalam hal kesehatan mental.

Ini karena senyawa bioaktif – curcumin – yang ditemukan dalam kunyit, telah dikaitkan dengan pengobatan stres, kecemasan, depresi, dan masih banyak lagi [15, 16].

Diduga, curcumin dapat meningkatkan kadar serotonin dan dopamin [17]. Bahkan, para ahli menyatakan bahwa ini mungkin sama efektifnya dengan Prozac dengan efek samping yang jauh lebih sedikit [16].

Tonik kunyit mungkin akan terlihat efek nyatanya jika diminum 1000 miligram setiap hari selama 6 minggu.

7. Ashwagandha

7-tonik-alami-untuk-bantu-redakan-stres-dan-kecemasan-lingzhi-japan-ashwagandha
Sumber: Wikimedia Commons

Rekomendasi tonik alami yang terakhir adalah Ashwagandha, yang terkenal dengan sifat adaptogennya. Adaptogen adalah zat alami yang dapat membantu tubuh menghadapi dan beradaptasi dengan stres.

Ashwagandha adalah salah satu adaptogen yang telah terbukti membantu meredakan kecemasan, kelelahan, dan mengurangi kadar kortisol [18, 19].

Anda mungkin perlu minum 2 cangkir sehari (150 miligram Ashwagandha) selama sebulan agar benar-benar merasakan efeknya.

Tidak disarankan dikonsumsi saat Anda sedang hamil, karena dapat menyebabkan persalinan dini. Risiko lainnya adalah sumber yang tidak dapat dipercaya dan cenderung menambahkan zat aditif berbahaya sebagai campurannya.

Jadi, silahkan Anda konsultasikan dulu dengan dokter Anda sebelum menambahkan tonik alami di atas ke dalam diet harian untuk membantu meredakan stres dan kecemasan.

Nah, dari semua tonik penangkal stres yang luar biasa ini, kira-kira manakah yang paling ingin Anda coba terlebih dahulu?

Original featured image by jcomp – www.freepik.com

Categories
Aging Gaya Hidup

11 Rekomendasi Makanan untuk Anti-Aging, Wajib Coba!

You are what you eat. Pepatah ini selalu mengingatkan kita bahwa kondisi tubuh kita saat ini adalah hasil dari apa yang kita makan. Namun, tahukah Anda, ada beberapa jenis makanan untuk anti-aging yang dapat dikonsumsi sehari-hari?

Yaps, saat Anda rajin mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan, lemak sehat, air, vitamin, mineral, dan zat gizi penting lainnya, maka tubuh Anda pun akan menunjukkan penghargaannya melalui organ terbesar tubuh, yaitu kulit.

Apalagi kulit adalah bagian tubuh yang pertama kali menunjukkan tanda-tanda adanya masalah internal sebelum Anda melakukan pemeriksaan lebih lanjut [1].

Para ahli juga sepakat bahwa makan buah dan sayuran adalah cara yang paling sehat dan aman untuk melawan kulit kusam dan garis-garis halus [2].

Sudah tidak sabar apa saja makanan untuk anti-aging yang bisa Anda tambahkan ke dalam menu harian Anda? Ini dia!

11 Rekomendasi makanan untuk anti-aging

Berikut 11 daftar makanan untuk anti-aging yang membuat tubuh Anda lebih sehat dan awet muda:

1. Selada air

11-rekomendasi-makanan-untuk-anti-aging-wajib-coba-lingzhi-japan-selada-air
Sumber: azerbaijan_stockers – www.freepik.com

Selada air adalah salah satu sayuran berdaun hijau yang padat zat gizi dan sangat menghidrasi. Sayuran ini adalah sumber yang bagus untuk:

  • Kalsium.
  • Mangan.
  • Fosfor.
  • Kalium.
  • Vitamin A, C, K, B1, dan B2.

Sebagai makanan untuk anti-aging terbaik, selada air bertindak sebagai antiseptik kulit internal, serta meningkatkan sirkulasi mineral dan oksigenasi ke seluruh sel tubuh, termasuk kulit [3].

Dikemas dengan vitamin A dan C, antioksidan dalam selada air mampu menetralisir radikal bebas berbahaya, serta membantu melindungi kulit dari garis-garis halus dan kerutan [4].

Tips:

Tambahkan segenggam selada air ke dalam salad sayur Anda.

2. Paprika merah

Selain kandungan vitamin C yang tinggi, paprika merah sarat dengan antioksidan kuat yang sangat penting untuk anti-aging. Kandungan antioksidannya ini – karotenoid – mampu meredam radikal bebas yang dapat menyerang sel-sel tubuh.

Karotenoid sendiri merupakan pigmen tumbuhan yang memberikan warna merah, kuning, dan oranye [5, 6].

Sayuran ini juga memiliki sifat anti-inflamasi dan membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari, polusi, dan racun [7, 8].

Tips:

Iris paprika dan tambahkan ke dalam hummus, salad, atau tumis dengan sayuran lainnya.

3. Blueberry

Makanan untuk anti-aging selanjutnya adalah blueberry yang kaya akan vitamin A dan C, serta antosianin – bertindak sebagai antioksidan dan memberi warna biru pada blueberry.

Salah satu antioksidan kuat ini dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet, stres, dan polusi lingkungan dengan memoderasi respons peradangan dan mencegah kehilangan kolagen [9, 10].

Tips:

Olah buah rendah gula yang lezat ini menjadi smoothie untuk sarapan atau langsung dimakan.

4. Brokoli

Brokoli adalah jenis sayuran silang (cruciferous) yang memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-aging yang berasal dari kandungan:

  • Vitamin C dan K.
  • Berbagai senyawa antioksidan.
  • Serat.
  • Asam folat.
  • Lutein.
  • Kalsium.

Selain itu, kemampuan antioksidan brokoli mampu menghambat aktivitas radikal bebas dan mengatasi stres oksidatif [11].

Tips:

Anda bisa mengonsumsi brokoli kukus, rebus, atau tumis dengan saus untuk membantu melepaskan lebih banyak manfaat kesehatan bagi tubuh Anda.

5. Pepaya

11-rekomendasi-makanan-untuk-anti-aging-wajib-coba-lingzhi-japan-pepaya
Sumber: jcomp – www.freepik.com

Buah pepaya kaya akan berbagai antioksidan, vitamin, dan mineral yang dapat membantu meningkatkan elastisitas kulit dan meminimalkan munculnya garis-garis halus dan kerutan [12, 13].

Kandungan gizi buah pepaya termasuk:

  • Kalsium.
  • Kalium.
  • Magnesium.
  • Fosfor.
  • Vitamin A, B, C, E, dan K.

Selain itu, pepaya mengandung enzim papain, yang memberikan manfaat anti-aging tambahan dengan bekerja sebagai anti-inflamasi terbaik dari alam.

Memanfaatkan buah pepaya setiap hari juga dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga kulit Anda terlihat lebih cerah dan bercahaya.

Tips:

Tambahkan sedikit air jeruk nipis segar ke dalam sepiring besar pepaya potong sebagai bagian dari sarapan. Selain itu, bisa juga dibuat masker dan digunakan sebelum tidur.

6. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan, terutama almond, adalah sumber vitamin E yang baik.

Vitamin E sangat penting untuk membantu memperbaiki jaringan kulit, mempertahankan kelembapan kulit, dan melindungi kulit dari kerusakan sinar UV matahari.

Selain itu, kacang kenari juga kaya akan asam lemak omega-3 yang bertindak sebagai anti-inflamasi, sehingga membantu [14]:

  • Memperkuat membran sel kulit.
  • Melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.
  • Membuat kulit lebih glowing dengan menjaga penghalang minyak alami.

Tips:

Tambahkan campuran kacang ke dalam salad, atau langsung dimakan sebagai camilan.

7. Bayam

Makanan untuk anti-aging berikutnya adalah bayam. Sayuran berdaun hijau ini sangat menghidrasi dan dikemas dengan banyak vitamin A, C, E, dan K, magnesium, besi heme nabati, dan lutein.

Bayam sangat tinggi kandungan vitamin C, sehingga dapat meningkatkan produksi kolagen untuk menjaga kulit Anda tetap kencang dan halus.

Tidak hanya itu, vitamin A di dalamnya juga dapat meningkatkan kesehatan rambut Anda, sedangkan vitamin K bayam dapat membantu mengurangi peradangan pada tingkat sel [15].

Tips:

Anda bisa membuat smoothie, salad, tumis, atau bening bayam untuk mengambil manfaatnya secara keseluruhan.

8. Ubi jalar

11-rekomendasi-makanan-untuk-anti-aging-wajib-coba-lingzhi-japan-ubi-jalar
Sumber: Racool_studio – www.freepik.com

Ubi jalar berwarna oranye yang berasal dari antioksidan beta-karoten yang diubah menjadi vitamin A.

Seperti yang telah disebutkan, vitamin A dapat membantu memulihkan keelastisitasan kulit, meningkatkan regenerasi sel kulit, dan membuat kulit lebih lembut, sehat, dan awet muda [16].

Sayuran akar yang lezat ini juga merupakan sumber vitamin C dan E yang keduanya baik untuk melindungi kulit dari ancaman radikal bebas dan menjaga kulit tetap cerah.

Tips:

Olah ubi jalar bersama dengan roti panggang untuk menambah variasi menu sarapan sehat Anda.

9. Alpukat

Alpukat terkenal dengan kandungan asam lemak penangkal peradangan yang membuat kulit Anda halus dan kenyal.

Selain itu, alpukat juga mengandung berbagai zat gizi penting yang dapat mencegah efek negatif dari penuaan, termasuk vitamin A, B, C, E, dan K, serta kalium.

Vitamin A dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga kulit tetap cantik dan bercahaya.

Sementara karotenoidnya juga dapat membantu memblokir racun dan kerusakan akibat sinar matahari, serta membantu melindungi Anda dari kanker kulit [17].

Tips:

Tambahkan potongan alpukat ke dalam salad, smoothie, atau makan langsung daging buahnya dengan sendok.

Anda juga dapat menggunakannya sebagai masker pelembab untuk melawan peradangan, kemerahan, dan membantu mencegah kerutan.

10. Delima

Buah delima dapat melindungi tubuh Anda dari kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi peradangan yang berlebihan.

Ini karena kandungan vitamin C yang tinggi, serta berbagai antioksidan kuat di dalamnya [18].

Biji delima juga mengandung senyawa punicalagins, yang dapat membantu menjaga kolagen di kulit. Seperti yang Anda tahu, menurunnya kolagen dalam tubuh adalah salah satu tanda penuaan dini [19].

Tips:

Tambahkan biji delima yang manis ini ke dalam salad kenari dan bayam bayi untuk perawatan anti-aging secara alami.

11. Reishi (Lingzhi)

11-rekomendasi-makanan-untuk-anti-aging-wajib-coba-lingzhi-japan-reishi

Makanan untuk anti-aging yang terakhir dalam daftar ini adalah Reishi atau Lingzhi. Jamur yang mendapat julukan sebagai jamur keabadian ini juga dikenal sebagai agen anti-aging yang baik.

Dikemas dengan sifat antioksidannya yang besar, Reishi dapat melindungi sel-sel Anda dari kerusakan akibat radikal bebas. Bahkan, salah satu komponen aktifnya – triterpena – berpotensi memberikan efek longevity [20, 21, 22].

Tak hanya itu, jamur Reishi juga berperan penting dalam meningkatkan epitelisasi ulang – salah satu indikator keberhasilan proses penyembuhan luka [24].

Oleh sebab itu, menambah Reishi ke dalam diet harian dapat membantu Anda mendapatkan hidup yang lebih sehat dan awet muda.

Tips:

Jamur Reishi biasanya tersedia dalam bentuk ekstrak dan jarang dikonsumsi secara langsung. Jika Anda ingin membeli secara online, pastikan Anda mendapatkannya di website resmi dan terpercaya.

Inilah sederet makanan untuk anti-aging yang dapat Anda tambahkan ke dalam diet harian. Salah satunya bisa Anda dapatkan di lingzhijapan.id.

Bagaimana? Sudah putuskan mau makan yang mana dulu?

Stay young and stay healthy!

Original featured image by pvproductions – www.freepik.com

Categories
Gaya Hidup Imunitas

10 Makanan yang Dapat Melemahkan Sistem Imun Tubuh, Batasi Konsumsinya!

Tahukah Anda? Selain makanan untuk meningkatkan kekebalan, ada pula jenis makanan yang dapat melemahkan sistem imun tubuh. Bahkan, makanan ini dapat memengaruhi perasaan Anda dan seberapa baik tubuh Anda menjalankan fungsinya.

Menurut studi, konsumsi makanan yang rendah zat gizi dan telah melalui proses pengolahan yang tinggi dapat olahan merusak fungsi kekebalan tubuh.

Melalui artikel ini, Anda akan tahu apa saja jenis makanan yang dapat melemahkan sistem kekebalan Anda.

10 Jenis makanan yang dapat melemahkan sistem imun tubuh

Berikut 10 jenis makanan yang dapat melemahkan sistem imun tubuh dan harus Anda batasi konsumsinya:

1. Gula tambahan.

Makanan yang mengandung gula tambahan dapat meningkatkan gula darah, serta produksi protein inflamasi, seperti TNF-α, CRP, dan IL-6. Ini semua dapat menurunkan fungsi kekebalan tubuh Anda.

Terlebih lagi bagi penderita diabetes yang dapat mengalami peningkatan kadar gula darah lebih cepat dan lama daripada orang yang non-diabetes.

Kadar gula darah tinggi juga dapat menghambat respons neutrofil dan fagosit. Keduanya adalah jenis sel kekebalan yang membantu melindungi tubuh Anda dari infeksi.

Tak hanya itu, gula darah tinggi juga dapat merusak fungsi penghalang usus dan mendorong ketidakseimbangan bakteri di usus Anda. Akibatnya, kondisi ini dapat mengubah respons kekebalan yang membuat tubuh Anda lebih rentan terhadap infeksi.

Oleh sebab itu, Anda perlu membatasi asupan makanan dan minuman yang mengandung tinggi gula tambahan, misalnya es krim, kue, permen, dan minuman manis, untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan Anda secara keseluruhan.

2. Makanan asin.

Selain manis, makanan asin seperti keripik, frozen food, dan fast food dapat merusak respons kekebalan tubuh Anda.

Ini karena diet tinggi garam dapat menghambat fungsi kekebalan normal, menekan respons anti-inflamasi, mengganggu keseimbangan bakteri di usus, dan memicu penyakit autoimun.

Bahkan, studi menemukan bahwa makan terlalu banyak garam dapat memperburuk penyakit autoimun yang dialami seseorang, seperti lupus, kolitis ulserativa, rheumatoid arthritis, dan penyakit Crohn.

Jadi, mengurangi asupan garam meja dan makanan tinggi garam dapat menjaga kesehatan dan fungsi kekebalan tubuh Anda.

3. Makanan tinggi lemak omega-6.

Pada dasarnya, tubuh memerlukan lemak omega-6 dan omega-3 untuk menjalankan fungsinya dengan baik.

Namun, kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak omega-6 dapat melemahkan sistem imun tubuh Anda.

Radzikowska et al. (2019) menemukan bahwa diet tinggi lemak omega-6 dapat meningkatkan aktivitas protein pro-inflamasi yang dapat melemahkan respons imun.

Sementara itu, diet tinggi lemak omega-3 dapat mengurangi produksi protein tersebut dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh Anda.

Hanya saja, para ahli masih memerlukan lebih banyak penelitian pada manusia terkait hubungan antara lemak omega-6 dan respons imun.

Terlepas dari itu, para peneliti merekomendasikan agar Anda menjaga keseimbangan asupan lemak omega-6 dan omega-3 untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Cobalah untuk mengonsumsi lebih banyak makanan kaya omega-3, seperti salmon, mackerel, sarden, kenari, dan biji chia, serta membatasi makanan tinggi omega-6, seperti minyak jagung, minyak kanola, dan minyak kedelai.

4. Makanan yang digoreng.

Setiap orang hampir tidak pernah tidak mengonsumsi makanan yang digoreng. Faktanya, makanan yang digoreng tinggi kandungan AGEs, yaitu produk akhir glikasi lanjutan (AGEs).

AGEs terbentuk ketika gula dalam makanan bereaksi dengan protein atau lemak selama dimasak pada suhu tinggi, seperti menggoreng. Jika kadarnya terlalu tinggi di dalam tubuh, dapat berkontribusi pada peradangan dan kerusakan sel.

Molekul ini dianggap melemahkan sistem imun tubuh dalam beberapa cara, termasuk dengan meningkatkan peradangan, menguras mekanisme antioksidan tubuh, memicu gangguan seluler, dan mengganggu keseimbangan bakteri usus.

Maka dari itu, Anda perlu mengurangi makanan yang digoreng, seperti keripik kentang, kentang goreng, ayam goreng, daging (steak) goreng, dan ikan goreng.

5. Daging olahan.

Seperti makanan yang digoreng, daging olahan juga mengandung AGEs yang tinggi. Contohnya bacon goreng, hot dog panggang, paha ayam dengan kulit panggang, dan steak panggang.

Daging olahan juga tinggi lemak jenuh yang dapat menyebabkan peradangan sistemik dan membahayakan fungsi kekebalan tubuh Anda.

Bahkan, studi menemukan bahwa asupan tinggi daging olahan telah dikaitkan dengan berbagai penyakit, termasuk kanker usus besar.

6. Makanan cepat saji.

Kebiasaan mengonsumsi fast food dan makanan olahan dapat memicu peradangan, meningkatkan permeabilitas usus, dan menyebabkan ketidakseimbangan bakteri di usus, yang semuanya dapat berdampak buruk pada sistem kekebalan tubuh.

Makanan cepat saji mengandung bahan kimia bis(2-ethylhexyl) phthalate (DEHP) dan diisononyl phthalate (DiNP) – yang merupakan dua jenis phthalates.

Phthalates adalah senyawa racun yang dapat larut ke dalam makanan cepat saji melalui kemasan atau sarung tangan plastik yang digunakan saat menyiapkan makanan.

Senyawa ini diketahui dapat meningkatkan resistensi insulin dan produksi protein inflamasi yang dapat menyebabkan disregulasi kekebalan.

Selain itu, phthalates dapat mengurangi keragaman bakteri usus, yang berdampak buruk untuk sistem kekebalan tubuh.

Jadi, jagalah agar asupan makanan cepat saji Anda seminimal mungkin.

7. Makanan yang mengandung zat aditif.

Sebagian besar makanan, terutama makanan ultra-olahan, mengandung aditif untuk meningkatkan tekstur, rasa, dan masa simpannya.

Sayangnya, beberapa dapat berdampak buruk pada kekebalan tubuh Anda.

Misalnya, beberapa pengemulsi, seperti Carboxymethylcellulose (CMC) dan polysorbate-80 (P80), yang digunakan untuk meningkatkan tekstur dan umur simpan makanan olahan, dapat mengubah bakteri usus, merusak lapisan usus, dan menyebabkan peradangan.

Selain itu, karagenan yang umum digunakan dapat menyebabkan peradangan usus dan menghambat respons imun.

Beberapa kelompok makanan yang mengandung aditif lainnya adalah sirup jagung, garam, pemanis buatan, dan sitrat, juga dapat melemahkan sistem imun tubuh Anda.

8. Karbohidrat sederhana.

Mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat sederhana, seperti roti putih dan makanan manis yang dipanggang, terlalu sering dapat membahayakan sistem kekebalan tubuh Anda.

Ini karena indeks glikemiknya yang tinggi, sehingga menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan insulin, yang berpotensi meningkatkan produksi radikal bebas dan protein inflamasi, seperti CRP.

Ditambah lagi diet kaya karbohidrat olahan dapat mengubah keseimbangan bakteri usus, yang dapat melemahkan sistem imun tubuh Anda.

Jadi, cobalah untuk mengonsumsi sumber karbohidrat berserat tinggi, seperti sayuran bertepung, gandum, buah, dan kacang-kacangan, daripada karbohidrat olahan untuk mendukung imunitas tubuh.

9. Makanan tinggi lemak jenuh.

Diet tinggi lemak jenuh dan rendah lemak tak jenuh dapat menyebabkan disfungsi kekebalan tubuh.

Ini karena asupan lemak jenuh yang tinggi dapat mengaktifkan jalur sinyal tertentu yang menyebabkan peradangan, sehingga menghambat fungsi kekebalan tubuh.

Selain itu, dapat menekan sistem kekebalan dan fungsi sel darah putih yang membuat Anda rentan terhadap penyakit. Bahkan, makanan tinggi lemak jenuh juga dapat mengganggu keseimbangan bakteri di usus.

Oleh sebab itu, para ahli menyarankan agar Anda mengonsumsi makanan seimbang yang tinggi serat dan sumber lemak sehat untuk mendukung kesehatan kekebalan tubuh.

10. Makanan dan minuman dengan pemanis buatan.

Saat ini, sudah semakin banyak studi yang membuktikan bahwa kebiasaan konsumsi makanan dengan pemanis buatan, termasuk sukralosa dan sakarin, dapat menyebabkan ketidakseimbangan bakteri usus dan melemahkan sistem imun tubuh.

Selain itu, beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa asupan pemanis buatan yang tinggi dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit autoimun. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

Meski demikian, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa asupan pemanis buatan harian dalam jumlah moderat tidak menyebabkan perubahan pada bakteri usus ataupun melemahkan sistem imun tubuh.

Kesimpulan

Dengan membatasi asupan makanan dan minuman di atas, Anda dapat memelihara fungsi kekebalan dan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Original featured image by master1305 – www.freepik.com

Categories
Aging Gaya Hidup

Semakin Tua Semakin Bahagia, Kenapa Tidak? Ini Tipsnya!

Banyak hal yang membuat seseorang tidak mampu menghadapi masa tuanya dengan percaya diri. Salah satu faktornya adalah penyakit kronis yang sering dialami oleh orang dewasa yang lebih tua. Lantas, apakah impian “semakin tua semakin bahagia” hanyalah angan-angan belaka?

Jawabannya adalah tidak. Anda masih bisa memulainya dari sekarang.

Dengan menjalani gaya hidup sehat, Anda bisa menghadapi proses penuaan dengan lebih ‘anggun’ dan bahagia. Inilah mengapa berinvestasi dalam kesehatan penting untuk dilakukan.

Nah, apa saja sih tips sehat untuk menjalani kehidupan yang semakin tua semakin bahagia? Ini dia!

8 Tips sehat hidup semakin tua semakin bahagia

Tips ini akan membantu Anda menua dengan sehat dan bahagia, baik dari dalam maupun dari luar.

1. Berikan perhatian lebih untuk kulit.

Kenapa kulit adalah hal utama yang harus diperhatikan? Yaps, karena kulit Anda adalah organ terbesar dan terluar dari tubuh yang dapat dilihat langsung secara kasat mata.

Jika Anda memberikan perhatian lebih ke kulit, Anda sudah melakukan tindakan untuk meminimalisir tanda-tanda penuaan dini, mengontrol suhu tubuh, dan menjaga kebugaran tubuh dengan lebih baik.

Berikut tips untuk membantu memelihara kesehatan kulit:

  • Menggunakan tabir surya dan pakaian pelindung ketika berada di luar.
  • Cek kesehatan kulit tahunan untuk mendeteksi kanker kulit sejak dini.
  • Gunakan produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit Anda.
  • Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik setiap hari.

2. Olahraga secara rutin dan konsisten.

8-tips-hidup-semakin-tua-semakin-bahagia-lingzhi-japan-jalan-sehat
Sumber: freepik

Berolahraga dapat menurunkan risiko penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker, serta membantu mempertahankan mobilitas Anda lebih lama.

Selain itu, olahraga secara rutin dapat mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur, kesehatan kulit dan tulang, serta suasana hati Anda.

Department of Health and Human Services merekomendasikan agar orang dewasa melakukan:

  • Latihan dengan intensitas sedang sebanyak 2,5-5 jam per minggu, latihan aerobik atau intensitas kuat sebanyak 1,25-2,5 jam per minggu, atau kombinasi keduanya.
  • Latihan kekuatan otot dengan intensitas sedang atau besar 2 hari atau lebih dalam seminggu, misalnya dengan menggunakan beban atau resistence band.

Selain itu, orang dewasa yang lebih tua juga harus fokus pada aktivitas fisik yang mencakup latihan keseimbangan selain dari latihan aerobik dan kekuatan otot.

3. Menerapkan pola makan sehat dan bergizi seimbang.

Makanan sehat dan bergizi seimbang adalah kunci utama untuk mewujudkan kehidupan yang semakin tua semakin bahagia. Anda sangat dianjurkan untuk memperbanyak makan buah dan sayuran, protein tanpa lemak, makanan kaya lemak sehat, serta susu rendah lemak.

Selain itu, Anda juga harus menjaga asupan gula dan garam seminimal mungkin untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Mengingat asupan gula, garam, dan lemak yang berlebihan bisa menjadi akar dari berbagai penyakit kronis yang banyak dialami oleh orang dewasa yang lebih tua.

4. Mengontrol tingkat stres.

8-tips-hidup-semakin-tua-semakin-bahagia-lingzhi-japan-bertemu-keluarga
Sumber: pressfoto

Mengontrol stres juga sangat membantu Anda hidup dan menua dengan baik. Ini karena tingkat stres yang tinggi dapat memicu produksi hormon stres (kortisol) yang berlebih dalam tubuh, sehingga berdampak pada kesehatan Anda dalam jangka panjang.

Untuk mengurangi dan menghilangkan stres, cobalah lakukan beberapa tips di bawah ini:

  • Meluangkan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarga, teman, orang terkasih, atau hewan peliharaan kesayangan Anda.
  • Tetap berpikir positif seiring bertambahnya usia. Seperti yang kita ketahui, penuaan adalah hal yang tidak bisa dihindari, tetapi Anda bisa membuatnya lebih berarti.
  • Lakukan hal-hal yang Anda sukai, seperti liburan di alam terbuka, menjalani hobi baru, menjadi sukarelawan, atau lainnya.
  • Olahraga untuk menghilangkan stres, seperti yoga, meditasi, dan latihan pernapasan.

5. Berhenti merokok dan konsumsi alkohol.

Berbagai studi sudah membuktikan bahwa merokok dan alkohol dapat menyebabkan penuaan dini dan meningkatkan risiko penyakit.

Meski sulit untuk menghilangkan kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol, tetapi ini bukanlah hal yang tidak mungkin untuk dilakukan.

Cobalah konsultasikan dengan dokter Anda tentang cara untuk berhenti merokok dan terlepas dari candu alkohol.

Anda bisa memulainya dengan membatasi asupannya dari hari ke hari, hingga akhirnya Anda bisa terlepas dari kebiasaan buruk ini.

Ingatlah bahwa ini demi masa tua Anda yang tetap sehat dan bahagia.

6. Tidur yang cukup.

Tidur adalah proses penting yang diperlukan tubuh untuk me-reset setelah seharian beraktivitas. Ini sangat baik untuk kesehatan fisik dan mental Anda.

Tidur yang cukup telah terbukti dapat:

  • Menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
  • Mengurangi stres dan depresi.
  • Menurunkan risiko obesitas.
  • Mengurangi peradangan.
  • Meningkatkan fokus dan konsentrasi.

Seberapa banyak waktu tidur Anda bergantung pada usia Anda. Umumnya, orang dewasa yang berusia 18 tahun ke atas harus menargetkan waktu tidurnya 7-8 jam setiap malam.

7. Perbanyak minum air putih.

Tips hidup semakin tua semakin bahagia selanjutnya adalah minum air putih yang cukup setiap hari. Ini dapat membantu Anda tetap terhidrasi, serta meningkatkan tingkat energi dan fungsi otak Anda.

Bahkan, studi juga menemukan bahwa minum air putih yang cukup terbukti membantu menjaga kesehatan kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan.

Nah, seberapa banyak air yang harus Anda minum bergantung pada:

  • Rasa haus.
  • Tingkat aktivitas.
  • Seberapa sering Anda buang air kecil dan buang air besar.
  • Seberapa banyak Anda berkeringat.
  • Jenis kelamin.

Secara umum, orang dewasa disarankan untuk minum:

  • Wanita: 11,5 cangkir (2,7 liter) setiap hari.
  • Pria: 15,5 cangkir (3,7 liter) setiap hari.

Banyak orang mungkin tidak dapat melakukan tips di atas secara konsisten atau tuntutan hidup yang membuatnya tidak mampu melakukannya secara maksimal.

Akibatnya, muncul tanda-tanda penuaan dini dan masalah kesehatan kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, hingga kanker.

Pada situasi ini, Anda mungkin membutuhkan bantuan ekstra untuk memaksimalkan upaya Anda dalam mencapai masa tua yang sehat dan bahagia.

Salah satu cara mengoptimalkan dan menunjang kesehatan tubuh Anda dari dalam adalah dengan mengonsumsi suplemen kesehatan dari jamur obat tradisional, seperti Reishi.

Reishi dan masa tua yang lebih sehat dan bahagia

Reishi (Ganoderma lucidum) sudah menjadi andalan dalam pengobatan tradisional untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup seseorang.

Jamur obat ini juga dapat membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk demam, peradangan, hipertensi, gula darah tinggi, imun tubuh melemah, hingga kanker.

Khasiat Reishi yang paling dicari-cari juga adalah kemampuannya dalam melawan tanda-tanda penuaan dini, di mana sifat antioksidan dari senyawa bioaktifnya mampu menetralisir radikal bebas yang dapat merusak sel DNA Anda.

Studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Aging and Disease menemukan bahwa Ganoderma lucidum mengandung komponen aktif polisakarida, triterpena, peptida, dan peptida polisakarida yang dapat mendukung proses anti-aging.

Selain antioksidan, senyawa bioaktif dalam Reishi juga bersifat imunomodulator dan anti-neurodegenerasi yang mendukung proses penuaan yang lebih sehat.

Inilah mengapa jamur Reishi dapat membantu Anda mencapai hidup yang semakin tua semakin bahagia.

Original featured image by tirachardz – www.freepik.com