Categories
Aging Gaya Hidup Imunitas Kanker Kardiovaskuler

5 Manfaat Berjemur di bawah Sinar Matahari dan Waktu Terbaiknya

Berjemur di bawah sinar matahari dapat memberikan dampak besar untuk kesehatan Anda. Namun ingat, Anda perlu memerhatikan kapan waktu berjemur yang disarankan oleh para ahli. Alih-alih menyehatkan, berjemur di waktu yang salah justru berdampak buruk untuk kesehatan, terutama kulit Anda.

Nah, berikut ini 5 manfaat berjemur di bawah sinar matahari dan waktu yang paling ideal untuk melakukannya!

5 Manfaat berjemur di bawah sinar matahari

Manfaat paling utama dari berjemur di bawah sinar matahari adalah membantu tubuh membuat vitamin D secara alami.

“Vitamin D dalam tubuh perlu diaktifkan. Sinar matahari dapat membantu mengubah kadar Vitamin D yang tidak aktif tersebut menjadi aktif,” jelas Dr. Roizen, seorang Chief Wellness Officer di Klinik Cleveland, Ohio [1].

Vitamin larut lemak ini sangat penting untuk tubuh, tetapi sering kali orang-orang tidak cukup mendapatkannya dari makanan.

Terlebih lagi, vitamin D juga telah menjadi salah satu zat gizi yang difokuskan asupannya bagi penderita COVID-19 [2].

Oleh sebab itu, manfaat berjemur di bawah sinar matahari juga melibatkan peranan vitamin D di dalam tubuh, di antaranya:

1. Meningkatkan suasana hati

Menurut para ilmuwan di Brigham Young University (BYU), sinar matahari dapat berdampak besar untuk kesehatan mental dan kesejahteraan Anda secara keseluruhan [3].

Hal ini karena sinar matahari dapat meningkatkan hormon serotonin, yang dapat meningkatkan suasana hati dan perasaan tenang.

Selain itu, mendapatkan sinar matahari juga membantu mencegah Seasonal Affective Disorder (SAD). Ini adalah jenis depresi yang dipengaruhi oleh perubahan musim yang lebih sedikit paparan sinar mataharinya, seperti musim dingin [1].

Sekalipun Anda tidak depresi, berjemur di bawah sinar matahari dapat meningkatkan mood Anda.

2. Memperbaiki kualitas tidur

Tubuh Anda menciptakan hormon melatonin yang sangat penting untuk membantu tidur cepat dan nyenyak di malam hari.

Karena tubuh Anda mulai memproduksi hormon ini ketika hari sudah gelap, Anda pun biasanya mulai merasa mengantuk dua jam setelah matahari terbenam.

Dengan berjemur di bawah sinar matahari, akan membantu Anda mendapatkan tidur yang lebih nyenyak di malam hari [4].

Ini karena sinar matahari dapat mengatur ritme sirkadian Anda dengan memberi tahu tubuh Anda kapan harus meningkatkan dan menurunkan kadar melatonin Anda [5].

Jadi, ketika Anda terpapar oleh sinar matahari, produksi melatonin pun dapat terjadi lebih cepat, sehingga membuat Anda lebih mudah tidur di malam hari.

Tentunya, ini sangat bagus untuk membantu mengatasi insomnia.

3. Membuat tulang lebih kuat

Salah satu manfaat penting vitamin D di dalam tubuh adalah membuat tulang dan gigi Anda jadi lebih kuat.

Vitamin D membantu proses penyerapan kalsium, yang mana mineral ini sangat diperlukan untuk tulang yang lebih kuat dan dapat membantu mencegah osteoporosis dan radang sendi [6].

4. Menurunkan tekanan darah

Ketika sinar matahari mengenai kulit, tubuh pun melepaskan sesuatu yang disebut oksida nitrat ke dalam darah.

Senyawa ini dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung. Tentunya, ini sangat bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke [7].

Di sisi lain, perasaan tenang dan bahagia yang Anda rasakan saat berjemur juga dapat menurunkan tekanan darah secara alami.

Hal ini juga dibuktikan oleh sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Edinburgh, bahwa paparan sinar UV matahari yang moderat dapat menyebabkan penurunan tekanan darah secara signifikan [8].

5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Karena paparan sinar matahari secara teratur adalah salah satu cara paling kuat untuk meningkatkan kadar Vitamin D aktif di dalam tubuh, sehingga ini dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan juga.

Vitamin D membantu tubuh melawan penyakit, termasuk penyakit jantung, flu, sklerosis otot, penyakit autoimun, dan kanker tertentu [9, 10, 11, 12].

Menurut Dr. Roizen, kadar vitamin D yang tidak memadai telah dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi, kanker, dan tingkat kematian setelah operasi [1].

Dalam jurnal Enviromental Health Perspectives juga disebutkan bahwa paparan sinar matahari dapat memiliki efek imunosupresif langsung yang dapat membantu mencegah penyakit autoimun [4].

Kapan waktu terbaik berjemur di bawah sinar matahari?

Kulit menghasilkan lebih banyak vitamin D saat berada di bawah sinar matahari pada tengah hari. Sebab, pada waktu ini, matahari berada pada titik tertingginya, dan sinar UVB-nya paling intens [13].

Pastikan saat Anda menghabiskan waktu lama di bawah terik matahari, Anda menggunakan tabir surya dan tetap terhidrasi [14].

Waktu tengah hari juga dianggap lebih aman daripada berjemur di sore hari. Satu studi menemukan bahwa paparan sinar matahari sore dapat meningkatkan risiko kanker kulit yang berbahaya [15].

Durasi berjemur di bawah sinar matahari yang disarankan

Beberapa ahli kulit meyakini bahwa selama Anda tidak mengalami komplikasi dengan paparan sinar matahari biasa, Anda bisa berjemur tanpa tabir surya hingga 20 menit setiap hari [4].

Namun, untuk mengurangi risiko terbakar sinar matahari, mungkin yang terbaik adalah bertahan selama 5-10 menit.

World Health Organization (WHO) juga menyarankan untuk berjemur di bawah sinar matahari sekitar 5-15 menit, terutama di bagian lengan, tangan, dan wajah Anda, untuk mendapatkan manfaat penambah vitamin D aktif [16].

Ini akan bervariasi bergantung seberapa dekat Anda tinggal dengan garis khatulistiwa, respons normal kulit terhadap matahari, dan kualitas udara. Kualitas udara yang buruk dapat menghalangi sebagian sinar UV.

Pahami risikonya!

Berjemur terlalu lama dapat menyebabkan ruam matahari (heat rash), yang ditandai dengan kulit merah dan gatal.

Selain itu, juga dapat menyebabkan kulit terbakar (sunburn), terasa menyakitkan, terik, dan bisa mempengaruhi semua bagian tubuh, bahkan bibir Anda.

Adapula kondisi polymorphic light eruption (PMLE), atau dikenal sebagai keracunan matahari, yang juga dapat terjadi akibat terlalu banyak menghabiskan waktu di bawah sinar matahari.

Umumnya, gejala yang muncul adalah benjolan gatal dan merah di dada, kaki, dan lengan Anda [5].

Jadi, selalu perhatikan waktu ideal tubuh Anda untuk bisa berjemur di bawah sinar matahari tanpa menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.

Original featured image by cookie_studio – www.freepik.com

Categories
Aging Gaya Hidup

6 Tips Ampuh Menghilangkan Bekas Jerawat

Habis jerawat terbitlah bekas jerawat! Hayoo, siapa yang sering mengalami kejadian ini? Apakah kamu salah satunya? Memang bikin kesal sih kalau ada bekas jerawat di kulit wajah, karena mengganggu penampilan dan mengurangi kepercayaan diri saat tampil di muka umum.

Sekarang, kamu tidak perlu khawatir lagi, karena ada beberapa tips ampuh yang dapat membantu menghilangkan bekas jerawat secara tuntas. Apa saja itu? Yuk, simak terus artikel ini, ya!

6 Tips bantu hilangkan bekas jerawat secara tuntas

Kabar baiknya, bekas jerawat tidak selalu permanen dan ini bisa dihilangkan dengan perawatan yang tepat. Kamu mungkin sudah memiliki skin care rutin yang sesuai dan cocok dengan kulit wajah kamu.

Nah, beberapa pengobatan alami ini dapat membantu memudarkan bekas jerawat di kulit secara cepat dan tuntas:

1. Madu mentah

Madu adalah pengobatan alami yang tidak perlu diragukan lagi manfaatnya untuk kesehatan, termasuk membantu penyembuhan luka bakar dan herpes. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa madu dapat mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi potensi terbentuknya jaringan parut.

Peneliti juga menemukan bahwa mengoleskan madu secara langsung ke kulit dapat membantu membersihkan luka karena sifat antibakterinya. Selain itu, madu juga mampu melawan infeksi yang menyebabkan banyak jerawat muncul [1].

2. Lidah buaya

gel-lidah-buaya-untuk-menyamarkan-bekas-jerawat
Gambar oleh Marce Garal dari Pixabay

Seperti madu, lidah buaya juga merupakan obat rumahan yang sangat umum digunakan. Cara kerjanya pun sama dalam membantu proses penyembuhan.

Menurut sebuah penelitian dalam Annals of Plastic Surgery, mengoleskan lidah buaya langsung ke luka dapat mengurangi peradangan dan ukuran jaringan parut yang terbentuk [2].

Untungnya lagi, gel lidah buaya tidak sulit didapatkan, karena kamu bisa menanamnya sendiri di rumah. Potong daunnya dan oleskan gel lidah buaya ke wajah untuk membantu menghilangkan bekas jerawat.

3. Jus lemon

Sebenarnya, tidak ada penelitian signifikan yang membuktikan bahwa jus lemon efektif menghilangkan bekas jerawat. Namun, bukti anekdotnya cukup banyak yang sebagian besar memperlihatkan kesuksesan orang dalam menghilangkan bekas jerawatnya menggunakan jus lemon [3].

Para pendukung ini menyatakan bahwa jus lemon dapat membantu mengurangi perubahan warna dan meratakan warna kulit. Namun, karena jus lemon bersifat sangat asam, cukup oleskan beberapa tetes saja langsung ke bekas jerawat.

4. Minyak rosehip

tanaman-rosehip-bantu-hilangkan-bekas-jerawat
Gambar oleh Mabel Amber dari Pixabay

Minyak rosehip – terkenal dengan manfaatnya sebagai anti aging – sudah banyak tersedia secara luas dan aman diaplikasikan langsung ke kulit. Satu studi menemukan bahwa minyak rosehip dapat digunakan untuk mengobati bekas luka.

Meskipun dalam penelitian tersebut khusus untuk bekas luka operasi, tetapi minyak ini juga bisa membantu menghilangkan bekas jerawat. Menurut peneliti, mengaplikasikannya dua kali sehari mampu mengurangi munculnya bekas luka dan perubahan warna di kulit [4].

5. Minyak habbatussauda

Habbatussauda (Nigella sativa) atau dikenal juga dengan minyak jintan hitam adalah salah satu tanaman obat yang relatif umum digunakan. Selain bersifat antibakteri dan anti-virus, minyak ini juga bersifat antiradang.

Namun, mengurangi peradangan bukanlah satu-satunya poin penting saat memperbaiki bekas luka.

Sebuah penelitian berhasil menunjukkan bahwa habbatussauda mampu mempercepat dan meningkatkan penyembuhan luka. Selain itu, tanaman ini juga dapat meratakan pigmentasi kulit bahkan mencegah jerawat muncul kembali [5].

6. Ekstrak jamur Reishi

Terakhir ada pengobatan bekas jerawat alami dari kelompok jamur, yaitu jamur Reishi (Lingzhi). Ini adalah jamur obat tradisional yang banyak bermanfaat untuk tubuh, termasuk sebagai anti aging.

Menurut Barbara Close, seorang ahli kecantikan dan terapi herbalisme yang dilansir dari Dermstore, jamur Reishi dapat membantu memperkuat sistem kekebalan alami tubuh, mengurangi sensitivitas kulit, dan meningkatkan ketahanan kulit terhadap iritasi lingkungan [6].

Satu studi dalam Mycopathologia menunjukkan bahwa jamur Reishi dapat membantu memudarkan bekas jerawat dengan cara menghambat enzim tirosinase. Ini adalah enzim yang memproduksi pigmen melanin, sehingga dapat mengurangi pigmentasi dan perubahan warna kulit [7].

Selain itu, sifat adaptogeniknya juga dapat membantu meredakan kemerahan akibat jerawat dan menenangkan kulit kamu. Hal ini diduga berkaitan dengan tingginya aktivitas antioksidan dan sifat imunomodulator dalam jamur Reishi [8, 9].

Berikan perawatan terbaik untuk kulit sehat dan cantikmu!

suplemen-nutrisi-nissan-reishi

Jika kamu ingin memberikan perawatan terbaik untuk kulit sehat dan cantikmu, ekstrak jamur Reishi bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat. Kamu tidak perlu bingung, karena kini ekstrak jamur Reishi telah hadir dalam bentuk suplemen kesehatan Nissan Reishi.

Klik di sini untuk tahu informasi lebih banyak tentang Nissan Reishi, ya!

Categories
Aging Gaya Hidup

Menjadi Lansia Sehat dan Bahagia? Ini Rahasianya!

Menjadi tua membuat Anda mengalami perubahan di semua aspek kehidupan, mulai dari fisik, mental, sosial, emosional, seksual, dan masih banyak lagi. Ada yang mungkin bersifat positif bagi Anda, ada pula yang tidak. Inilah tantangannya bagi Anda para lansia, yaitu memaksimalkan bagian “positif” dari bertambahnya usia sembari mengambil langkah proaktif untuk menjaga kesehatan Anda dan meminimalkan aspek “negatif”.

Berbagai perubahan yang dialami lansia

Berbagai perubahan yang mungkin dapat terjadi pada lansia di antaranya:

1. Tulang

Seiring bertambahnya usia, tulang Anda menjadi lebih tipis dan rapuh, karena kehilangan massa atau kepadatannya yang dapat menyebabkan osteoporosis [1]. Ini juga yang menyebabkan Anda menjadi bungkuk dan tinggi badan berkurang.

Umumnya, tanda pertama dari osteoporosis adalah patah tulang. Jadi, sangat penting untuk berbicara dengan dokter tindakan apa yang dapat mencegah kondisi ini.

2. Jantung

Jantung adalah salah satu organ vital tubuh yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Namun, seiring bertambahnya usia, jantung Anda dapat mengalami berbagai masalah, seperti pembuluh darah arteri menjadi lebih kaku (arteriosklerosis), penumpukan timbunan lemak di dinding arteri (aterosklerosis), atau penumpukan plak di arteri (penyakit arteri koroner). Semuanya adalah faktor risiko utama dari serangan jantung.

3. Otak

Hampir semua lansia menjadi sering pikun, menurunnya kemampuan untuk memproses informasi baru, atau lambat dalam melakukan banyak tugas. Kondisi ini bisa saja merupakan tahap awal demensia [2]. Oleh sebab itu, Anda harus memastikannya ke dokter dan melakukan pengobatan untuk melindungi kesehatan otak Anda.

4. Sistem pencernaan

Seiring bertambahnya usia, saluran pencernaan Anda akan melambat dan tidak berkontraksi sesering ketika Anda masih muda. Hal ini pada akhirnya dapat menyebabkan sembelit, sakit perut, dan mual. Mayo Clinic merekomendasikan lansia untuk mengonsumsi makanan kaya serat, minum banyak cairan, sebisa mungkin tetap aktif, dan menghindari stres [3].

5. Indra

Orang lansia mungkin mendapati indra pendengaran, penglihatan, perasa, penciuman, dan sentuhannya tidak setajam dulu [4]. Perubahan pada struktur telinga dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan juga memengaruhi keseimbangan.

Begitu pula dengan indra penciuman yang semakin melemah seiring bertambahnya usia, karena menurunnya produksi lendir dan hilangnya ujung saraf di hidung. Anda pun mungkin membutuhkan kacamata untuk dapat melihat dengan jelas.

6. Gigi dan gusi

Enamel dapat terkikis selama bertahun-tahun, sehingga membuat Anda rentan terhadap gigi berlubang. Menurut American Dental Association (ADA), saraf di gigi bisa mengecil seiring bertambahnya usia dan menyebabkan gigi kurang sensitif terhadap rasa sakit dan berpotensi “menunda” diagnosis gigi berlubang atau retak di permukaan luar gigi [5]. Inilah mengapa kesehatan gigi dan gusi lansia menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan.

7. Kulit

Kulit akan kehilangan keelastisitasannya seiring bertambahnya usia, yang ditunjukkan dengan kulit kendur dan keriput. Sayangnya, kondisi ini bisa terjadi bahkan sebelum Anda menjadi lansia, karena tidak merawat kesehatan kulit sedari dini.

Tabir surya dan pelembab adalah dua produk anti penuaan terpenting yang harus digunakan [6]. Selain itu, mengenakan topi dengan pinggiran lebar dan kacamata hitam juga membantu melindungi kulit kepala dan wajah Anda dari bahaya sinar UV matahari.

8. Seksual

Setelah menopause, perempuan akan mengalami banyak perubahan fisik, termasuk berkurangnya lubrikasi vagina. Perubahan ini juga dapat menurunkan gairah seks Anda [7].

Sementara pada pria, usia lanjut sering kali disertai dengan disfungsi ereksi, meskipun American Sexual Health Association menyatakan bahwa ini bukan bagian normal dari penuaan dan bisa saja menunjukkan masalah medis atau efek samping dari pengobatan tertentu [8].

Tips untuk para lansia sehat dan bahagia

Meskipun penuaan adalah proses alami bagi setiap manusia, perubahan-perubahan yang terjadi tidak harus memperlambat fungsi dan menurunkan kesehatan Anda. Terlebih lagi, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bahagia di masa tua, yaitu [9]:

  1. Tetap aktif secara fisik, seperti berjalan kaki, bersepeda, berenang, yoga, dan lainnya.
  2. Konsumsi makanan sehat, seperti daging tanpa lemak, buah-buahan, serta sayuran yang kaya antioksidan untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
  3. Batasi makan makanan tingi gula dan lemak, serta minuman beralkohol, karena memicu peradangan dan menurunkan sistem kekebalan tubuh.
  4. Sering-sering mencuci tangan dengan sabun dan air bersih setidaknya selama 20 detik.
  5. Kelola stres dengan baik, seperti dengan berolahraga, cukup tidur, menetapkan ekspektasi yang masuk akal untuk diri sendiri, dan melakukan aktivitas yang menenangkan dan menyenangkan.
  6. Istirahat yang cukup.
  7. Mendapatkan vaksinasi tahunan sesuai dengan saran dokter, seperti vaksin flu dosis tinggi.
  8. Melakukan medical check-up secara rutin.
  9. Bila perlu, konsumsi suplemen kesehatan sebagai nutrisi tambahan untuk membantu mendukung sistem kekebalan dan penuaan yang sehat, seperti kalsium, vitamin D, vitamin B6, vitamin B12, atau ekstrak jamur Reishi.

Reishi, si jamur ajaib bantu penuaan menjadi lebih sehat

suplemen-nutrisi-nissan-reishi

Konsumsi suplemen seperti yang diinstruksikan oleh ahli kesehatan Anda dapat mendukung proses penuaan yang lebih sehat. Suplemen Nissan Reishi salah satunya.

Nissan Reishi adalah suplemen kesehatan yang terbuat dari ekstrak jamur Reishi (Ganoderma lucidum). Ini adalah jamur busuk putih yang telah dikenal sebagai tonik tradisional Tiongkok untuk meningkatkan kesehatan dan umur panjang.

Berbagai ekstrak Ganoderma lucidum telah terbukti memiliki sifat anti-penuaan, terutama melalui anti-oksidasi, imunomodulasi, dan anti-neurodegenerasi [10].

Hasil temuan lainnya juga menunjukkan bahwa G. lucidum secara efektif mengurangi stres oksidatif dan berkontribusi pada umur panjang. Ini karena jamur Reishi mampu mengatur proses biofisiologis melalui beberapa jalur pensinyalan di dalam tubuh [11].

Nissan Reishi bisa menjadi solusi yang tepat bagi lansia yang ingin sehat dan bahagia. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen kesehatan dalam bentuk apapun.

Info lebih lanjut tentang Nissan Reishi bisa Anda akses di sini.

Cover photo by pressfoto – www.freepik.com

Categories
Aging Gaya Hidup

10 Cara Memiliki Umur Panjang dan Bahagia

Ketika Anda merasa lesu saat bangun di pagi hari atau harus minum minuman berkafein untuk bisa beraktivitas setiap hari, mungkin sudah saatnya Anda untuk segera melakukan perbaikan pola hidup menjadi lebih sehat. Ya, karena inilah dasar Anda untuk meningkatkan peluang berumur panjang dan bahagia. Semakin cepat Anda berubah, semakin banyak Anda menuai manfaat dari gaya hidup yang lebih bahagia, lebih sehat, dan lebih produktif.

10 Tips berumur panjang dan bahagia

Berikut 10 cara sehat yang dapat membantu Anda memiliki umur panjang dan bahagia selalu, yaitu:

1. Makan makanan sehat

Jika Anda teliti lagi, banyak orang yang hidupnya lebih lama, alias berumur panjang, cenderung makan lebih sehat, dan ini adalah cara termudah untuk memiliki umur panjang dan bahagia. Mulailah dengan menerapkan dua tips praktis berikut ini:

  • Pastikan 80 persen atau lebih dari makanan yang Anda makan berasal langsung dari alam, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, daging, susu, produk susu tanpa lemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
  • Batasi bahkan hindari mengonsumsi makanan olahan atau makanan cepat saji, karena ini awal dari banyak penyakit yang memperpendek harapan hidup Anda.

2. Tidur cukup

Tidur sangat amat berperan penting dalam menyehatkan tubuh Anda. Jika Anda ingin sukses dalam hidup, janganlah remehkan pentingnya tidur nyenyak di malam hari. Tidur selama 5 jam atau kurang setiap malamnya dapat menurunkan harapan hidup Anda sebanyak 15 persen [1]. Jadi, cobalah usahakan untuk tidur 7 – 8 jam setiap malam.

3. Berhenti merokok mulai sekarang

Meski merokok mendatangkan banyak bahaya kesehatan, masih banyak orang yang tidak mau berhenti merokok. Faktanya, jika Anda seorang perokok, harapan hidup Anda dapat berkurang 7 tahun lebih cepat dari orang pada umumnya yang tidak merokok [2]. Jadi, semakin cepat Anda berhenti merokok, semakin tinggi peluang Anda untuk memiliki umur panjang dan bahagia.

4. Tetap aktif secara fisik

Jangan berharap bisa memiliki umur panjang dan bahagia jika Anda meninggalkan pola hidup sehat satu ini. Faktanya, olahraga bisa membantu Anda untuk hidup lebih lama dan tetap lebih bahagia. Bahkan, hanya dengan menyisihkan waktu 15 – 20 menit setiap hari untuk berolahraga sudah cukup untuk kesehatan Anda yang optimal.

5. Bersosialisasi

Menjaga hubungan baik dengan orang-orang di sekitar Anda adalah bagian penting dari hidup panjang, sehat, dan bahagia – sekalipun Anda adalah seorang introvert. Jadi, upayakan untuk tetap bersosialisasi meskipun kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk bertatapan secara langsung. Anda bisa bercengkerama melalui voice atau video call. Jaga selalu hubungan Anda agar tidak kehilangan kontak dengan orang-orang tersayang.

6. Batasi asupan alkohol, bila perlu hindari

Orang yang dalam hidupnya tidak merokok, rajin berolahraga, makan 5 porsi buah dan sayuran setiap hari, dan membatasi asupan alkohol dalam jumlah sedang, memiliki harapan hidup rata-rata 14 tahun lebih lama daripada mereka yang tidak melakukannya. Jadi, penting juga untuk aware dengan kebiasaan mengonsumsi alkohol.

Menurut sebagian besar para ahli kesehatan, maksimal mengonsumsi 2 minuman beralkohol saja setiap hari. Minum alkohol secukupnya sudah dapat melindungi Anda dari penyakit kardiovaskular [3], apalagi jika Anda tidak meminumnya sama sekali.

7. Dream big

Pernahkah Anda mendengar motivasi orang yang sukses setidaknya pernah bermimpi besar dalam hidupnya? Ya, seorang pemimpi akan mengarahkan pandangannya tinggi dan tidak takut gagal. Anda akan lebih mampu menerima kegagalan, karena Anda tahu ini adalah bagian penting dari proses pertumbuhan dan peningkatan hidup Anda. Jadi, jangan takut bermimpi besar, ya!

8. Tetap haus pengetahuan

Orang yang memiliki umur panjang dan bahagia selalu memenuhi kehidupannya dengan belajar sebanyak mungkin yang ia bisa. Pendidikan Anda tidak berakhir di sekolah saja. Banyak hal di luar sana yang bisa Anda jadikan sebagai pembelajaran hidup baru setiap hari. Misalnya, membaca berbagai jenis buku baru, meneliti berbagai topik yang menarik minat Anda, serta berdiskusi dengan teman yang tahu banyak tentang sesuatu yang tidak Anda ketahui.

9. Luangkan waktu untuk keluarga dan teman

Sebagian besar dari Anda tentu setuju bahwa hal terpenting dalam hidup adalah keluarga dan teman. Masalahnya adalah, manusia mudah terjebak dalam momen-momen sepele di kehidupan sehari-hari dan kehilangan jejak atas apa yang penting bagi hidupnya. Jadi, meskipun Anda sangat sibuk, luangkanlah waktu untuk dihabiskan bersama keluarga dan teman. Ini adalah hal yang membuat hidup Anda layak dijalani lebih lama dan lebih bahagia.

10. Bersyukur, bersyukur, dan bersyukur

Tidak bisa dipungkiri bahwa manusia adalah makhluk dengan jutaan keinginan. Sampai-sampai, terlalu banyak dari Anda yang fokus pada apa yang tidak Anda miliki, alih-alih melihat semua hal hebat yang ada pada diri sendiri. Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang secara sadar berfokus pada rasa syukur, jauh hidupnya lebih bahagia, lebih optimis, bahkan tidur lebih nyenyak daripada orang yang tidak bersyukur [4]. Jadi, mari bersyukur atas apa yang telah Anda miliki hingga saat ini.

Inilah 10 tips untuk Anda yang ingin memiliki umur panjang dan bahagia. Selalu praktikkan pola hidup sehat, kebaikan, serta ucapkan “terima kasih” kepada orang-orang yang telah memberikan pengaruh positif pada Anda. Itulah rahasia nyata untuk menjalani hidup yang lebih panjang, bahagia, dan memuaskan.

Cover photo by jcomp – www.freepik.com

Categories
Aging Gaya Hidup

10 Cara Alami Mengatasi Wajah Keriput Sebelum Waktunya

Wajah keriput sebelum waktunya? Hati-hati loh, bisa jadi Anda mengalami penuaan dini. Kulit wajah keriput (rhytides) adalah lipatan-lipatan halus di kulit yang terjadi karena kulit menghasilkan lebih sedikit kolagen dan elastin seiring bertambahnya usia. Akibatnya, kulit jadi lebih tipis, kurang tahan terhadap kerusakan (seperti paparan lingkungan, dehidrasi, dan racun), dan jadi keriput. Lantas, bagaimana cara mengatasi wajah keriput sebelum waktunya?

10 Cara mengatasi wajah keriput sebelum waktunya

Anda jangan khawatir, ada beberapa cara mengatasi wajah keriput sebelum waktunya secara alami dan dijamin efektif, yaitu:

1. Selalu pakai tabir surya

Tampaknya, penggunaan sunscreen sudah menjadi populer belakangan ini dalam dunia kecantikan. Studi tahun 2013 mengungkapkan bahwa orang yang memakai sunscreen dengan sun protection factor (SPF) lebih dari 30 dapat membantu mencegah penuaan dini. Dalam studi lain juga membuktikan kemanjuran tabir surya dalam mencegah kanker kulit akibat paparan sinar UV matahari yang merusak sel-sel kulit. Inilah mengapa mengoleskan tabir surya ke kulit secara rutin setiap hari dapat meminimalisir munculnya kerutan atau keriput di kulit wajah, bahkan melindungi Anda dari penyakit kanker kulit [1, 2].

2. Batasi asupan gula

Hubungan antara asupan gula yang tinggi dengan tanda-tanda premature aging masih terus diteliti oleh para ahli kesehatan. Sejauh ini, ada dugaan bahwa gula di dalam tubuh memicu glikasi, yang menghasilkan advanced glycation end products (AGEs). Dalam sebuah studi, ditemukan bahwa AGEs dapat memecah kolagen di tubuh dan seiring waktu, dapat membuat seseorang terlihat lebih tua dengan cepat. AGEs juga dihasilkan lebih banyak pada makanan yang dipanggang atau digoreng daripada makanan yang dikukus atau direbus. Jadi, membatasi asupan gula dan perbanyak konsumsi makanan yang diolah dengan cara direbus atau dikukus dapat membantu Anda mempertahankan awet muda [3].

3. Berhenti merokok

Merokok telah dibuktikan oleh banyak penelitian berdampak buruk bagi kesehatan, tetapi banyak orang masih melakukannya. Padahal, merokok juga telah menjadi sumber penyebab penuaan dini pada wajah. Sebuah studi menarik membandingkan wajah dari 79 pasangan kembar identik, yang satu memiliki kebiasaan merokok dan yang lainnya tidak. Hasilnya, terlihat perbedaan usia subjek yang mencolok. Hal ini semakin memperjelas bahwa merokok memang memengaruhi kondisi kulit wajah seseorang. Bahkan, perokok pasif sekalipun dapat meningkatkan risiko dari bahaya merokok [4].

4. Gunakan minyak kelapa

Melansir dari Healthline, cara mengatasi wajah keriput bisa dengan minyak kelapa, karena minyak ini adalah pelembab alami. Ketika Anda mengoleskannya ke kulit, minyak kelapa akan mengisi celah di bagian epidermis kulit dan membuat kulit terasa halus. Tak hanya itu, minyak kelapa juga terbukti dapat membantu mempertahankan kelembapan kulit, sehingga tidak kering dan tampak lebih berisi [5].

5. Tingkatkan beta-karoten

Beta-karoten dan retinol (vitamin A) sudah banyak dijadikan sebagai bahan dalam pembuatan krim anti-aging yang tersedia di pasaran. Sebenarnya, Anda tidak perlu membeli produk tersebut untuk mendapatkan beta-karoten. Anda cukup mengonsumsi suplemen beta-karoten setidaknya 30 miligram per hari secara oral. Sebuah studi tahun 2010 juga telah membuktikan pemberian beta-karoten dengan dosis tersebut dapat mencegah dan memperbaiki masalah photoaging atau wajah keriput [6].

6. Teh daun lemon balm

Salah satu strategi holistik yang muncul baru-baru ini untuk mengatasi wajah keriput adalah teh daun lemon balm. Sebuah studi membandingkan sampel kecil orang yang minum teh daun lemon balm dengan kelompok yang minum plasebo teh daun barley. Hasilnya sunggu di luar dugaan! Teh daun lemon balm membuat kulit lebih elastis dan efektif memperbaiki kerusakan jaringan kulit. Ini karena daun lemon balm mengandung asam rosmarinic (RA), senyawa polifenol dengan aktivitas penghambatan pembentukan pentosidin (produk akhir glikasi lanjutan yang memicu penuaan dini) lebih kuat daripada agen anti-glikasi, aminoguanidine [7].

7. Ubah posisi tidur

Cara mengatasi wajah keriput selanjutnya adalah dengan mengubah posisi tidur. Dalam beberapa kasus, kerutan di wajah sebenarnya juga bisa disebabkan oleh posisi Anda saat tidur, yang disebut dengan ‘kompresi’. Hal ini disebabkan oleh wajah Anda yang menekan bantal dengan cara yang sama setiap malam. Lama-kelamaan, kompresi ini membuat kulit di bagian tertentu lebih lemah daripada bagian lain dan terbentuklah kerutan. Oleh sebab itu, untuk mencegah atau memperlambat kerutan akibat kompresi, ubah posisi tidur Anda dengan tidur telentang [8].

8. Cuci muka secara teratur

Photo created by jcomp – www.freepik.com

Jangan malas cuci muka kalau Anda ingin awet muda! Yaps, ini betul sekali, karena setiap hari Anda akan terpapar dengan berbagai polusi, kuman, bakteri, dan toksin lainnya yang dapat menyebabkan berbagai masalah kulit. Belum lagi, Anda menggunakan riasan make-up yang sebagian besar mengandung bahan kimia keras dan dapat menyerap ke dalam kulit jika tidak dibersihkan. Pada akhirnya, ini berkontribusi pada penuaan dini dan menyebabkan wajah keriput sebelum waktunya. Inilah mengapa Anda harus rajin mencuci muka setiap hari, minimal pagi dan malam hari.

9. Hindari sinar UV matahari

Seperti yang telah Anda ketahui, sinar ultraviolet adalah penyebab utama sebagian besar wajah keriput. Meskipun sinar ultraviolet dari matahari tidak dapat sepenuhnya dihindari, setidaknya Anda bisa mengurangi tingkat keterpaparannya dengan menggunakan tabir surya, serta memakai topi lebar, celana, dan kemeja lengan panjang untuk melindungi wajah dari sinar matahari selama berada di luar ruangan. Langkah-langkah ini mungkin masih akan menyerap sedikit sinar matahari, tetapi tidak cukup berkontribusi pada terjadinya kerutan di kulit wajah Anda.

10. Tingkatkan asupan antioksidan

Kulit adalah bagian tubuh yang terkena lebih banyak stres oksidatif daripada organ tubuh lainnya. Artinya, kulit Anda bisa rusak hanya dengan menjalani rutinitas harian. Oleh sebab itu, Anda perlu meningkatkan suplai antioksidan untuk membantu melawan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas pada sel-sel Anda. Meskipun mungkin Anda sudah menggunakan tabir surya atau krim anti-aging yang diperkaya dengan antioksidan, Anda tetap perlu mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan, seperti blueberry, anggur, kacang merah, kangkung, bayam, dan jamur Reishi. Ini akan membantu Anda mendapatkan kulit yang sehat, baik dari dalam pun dari luar, dan bisa meminimalkan tanda-tanda penuaan dini [9].

Jamur Reishi, dapat membantu mengatasi wajah keriput sebelum waktunya

jamur-reishi-membantu-mengatasi-wajah-keriput-karena-tinggi-antioksidan
Picture by John Naphat from Pixabay

Seperti penjelasan sebelumnya, salah satu cara mengatasi wajah keriput adalah meningkatkan asupan antioksidan. Nah, salah makanan yang kaya antioksidan adalah jamur Reishi. Antioksidannya ini mampu menetralisir radikal bebas (produk sampingan dari beberapa proses metabolisme) yang bisa sangat merusak sel melalui proses oksidasi. Akibatnya, radikal bebas dalam jangka panjang dapat mempercepat penuaan dan berbagai penyakit terkait usia.

Penelitian secara in vitro tahun 2019 menunjukkan nilai effective concentration (EC50) dari jamur Reishi rendah. Menurut para ahli, semakin rendah nilai EC50, semakin tinggi aktivitas antiradikal, alias antioksidan. Inilah alasan jamur Reishi (G. lucidum) merupakan salah satu makanan tinggi antioksidan yang dapat mengatasi wajah keriput dan penuaan dini [10]. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan ekstrak G. lucidum mampu meningkatkan aktivitas enzim superoksida dismutase dan katalase yang terlibat dalam menghilangkan radikal bebas di dalam tubuh [11].

Studi tahun 2017 dalam Aging and Disease menjelaskan bahwa Ganoderma lucidum (jamur Reishi/Lingzhi) memiliki sifat anti-penuaan dengan cara menghambat proses oksidasi dan neurodegenerasi, serta merangsang imunomodulasi. Sifat anti-aging ini berasal dari komponen senyawa aktif di dalam jamur Reishi, berupa polisakarida, triterpene, dan asam ganoderic. Oleh sebab itu, mengonsumsi jamur Reishi sebagai bagian dari diet sehat Anda bisa membantu mengatasi wajah keriput sebelum waktunya [12].

Jika Anda tertarik ingin menua dengan cara yang sehat bersama Nissan Reishi (suplemen makanan dari esktrak jamur Reishi), Anda bisa mendapatkan informasi lebih lanjutnya di sini.

Cover photo by user18526052 – www.freepik.com

Categories
Aging Gaya Hidup

Mau Tips Awet Muda di Usia Kepala Tiga? Jangan Lakukan 11 Hal Ini!

Awet muda meski usia sudah kepala tiga tentu menjadi harapan bagi semua orang. Pasalnya, tidak sedikit pula orang yang berhasil, meskipun banyak yang “masih” berusaha mencapainya. Agar usaha Anda tidak sia-sia, cobalah untuk menghindari hal-hal yang justru mempercepat penuaan Anda atau membuat penuaan Anda menjadi tidak sehat. Penasaran? Yuk, langsung cek di sini!

Hal-hal yang tidak boleh dilakukan agar tetap awet muda

Menurut WebMD, ada 11 hal yang harus Anda hindari agar tetap awet muda meski sudah memasuki usia kepala tiga, alias 30 tahunan [1]. Berikut hal-hal yang tidak boleh dilakukan untuk mencegah terjadinya penuaan dini:

1. Tidak cukup tidur

Kurang tidur dapat membuat kulit Anda cepat keriput dan kendur, karena tubuh Anda melepaskan lebih banyak kortisol – hormon stres – yang dapat memecah kolagen – protein yang membuat kulit halus dan kenyal. Jadi, mulai dari sekarang cobalah untuk mengatur jam tidur Anda sebaik mungkin. Hindari minum minuman beralkohol, kafein, dan bermain gadget sebelum tidur, karena ini membuat Anda semakin susah tidur.

2. Merokok

kebiasaan-merokok-mempercepat-penuaan
Photo by nensuria – www.freepik.com

Kebiasaan merokok memang telah dikaitkan dengan banyak kondisi kesehatan. Selain dapat meningkatkan risiko terkena kanker, merokok juga dapat mempercepat proses penuaan Anda dengan membuat kulit keriput dan kendur di usia muda. Ini terjadi karena asap rokok mengurangi aliran darah yang membawa nutrisi penting – seperti oksigen – ke permukaan kulit dan memperlambat produksi kolagen di tubuh Anda. Jadi, mulai dari sekarang, upayakanlah untuk berhenti merokok. Konsultasikan dengan dokter jika Anda kesulitan untuk melakukannya sendiri.

3. Terlalu banyak terpapar sinar matahari

Pada pagi hari, sinar matahari memang menyehatkan untuk tubuh. Namun, paparan sinar matahari di atas jam 10 pagi dapat merusak kolagen di kulit dan menyebabkan tubuh Anda memproduksi protein elastin terlalu banyak. Inilah mengapa Anda mungkin merasakan kulit mulai menebal, terasa kasar, serta muncul kerutan dan bintik-bintik penuaan atau disebut sun spots. Jadi, usahakan agar Anda tidak berada di bawah sinar matahari pada siang hari. Jika pun terpaksa, gunakan pelindung seperti tabir surya minimal SPF 30, topi, baju lengan panjang, dan kacamata hitam.

4. Tidak melembabkan kulit

gunakan-pelembab-kulit-agar-awet-muda
Photo by jcomp – www.freepik.com

Tidak sedikit orang yang membiarkan kulitnya tidak terhidrasi dengan baik. Akibatnya, kulit jadi kering, kasar, dan bersisik seperti orang tua. Cara agar kulit tetap lembab adalah:

  • Bersihkan kulit 1 – 2 kali dalam sehari. Jangan menggosok dengan keras karena dapat membuatnya iritasi.
  • Gunakan pembersih yang bersifat ringan tanpa alkohol atau bahan kimia lain yang dapat mengiritasi, membuat kasar, atau mengeringkan kulit Anda.
  • Gunakan pelembab minimal 2 kali sehari untuk membantu mengunci kelembapan kulit Anda.

5. Tidak makan sehat

Makan makanan yang tepat dapat membuat hidup Anda jauh lebih sehat dan berpeluang rendah mengalami penyakit, seperti diabetes, jantung, stroke, dan penyakit lainnya yang menguras energi masa muda Anda. Jadi, mulai dari sekarang, cobalah untuk mempertimbangkan menjalani pola makan sehat, seperti diet Mediterania yang terbukti secara ilmiah menyehatkan jantung. Kurangi asupan daging merah berlemak dan perbanyak asupan lemak sehat dari makanan seperti ikan, alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran.

6. Jarang berolahraga

Olahraga secara teratur adalah cara utama untuk membuat diri Anda tetap muda. Dengan menjaga tubuh tetap aktif, dapat memperkuat otot, meningkatkan energi dan suasana hati, mempertajam kinerja otak, dan mengurangi risiko penyakit terkait usia, seperti penyakit jantung. Kabar baiknya, olahraga yang Anda lakukan tidak perlu berat atau harus pergi ke gym. Cukup dengan melakukan olahraga ringan, seperti jalan cepat, berkebun, atau sekedar menari – setidaknya 30 menit pada sebagian besar hari dalam seminggu – sudah cukup membantu Anda awet muda.

7. Sering menyipitkan mata

sering-menyipitkan-mata-mempercepat-munculnya-kerutan
Photo by karlyukav – www.freepik.com

Ketika Anda menyipitkan mata,maka akan terlihat kerutan kulit di wajah Anda. Jika kebiasaan Anda seperti ini, lama-kelamaan dapat menyebabkan garis dan kerutan. Sebenarnya, ekspresi apa pun yang Anda lakukan berulang kali bisa menjadi masalah. Jadi, kalau misalnya Anda sering berada di luar ruangan, pakailah kacamata hitam dan topi bertepi lebar untuk mencegah Anda menyipitkan mata dan munculnya kerutan halus di sudut luar mata Anda.

8. Tidak memiliki social network

Menjaga hubungan dengan teman dan keluarga bisa membantu Anda tetap berjiwa muda. Selain itu, juga dapat meningkatkan kesehatan emosional dan fisik Anda, seperti membantu mencegah kecemasan, depresi, dan gangguan demensia terkait dengan usia, termasuk penyakit Alzheimer. Namun, perlu dicatat, bahwa yang terpenting adalah kualitas hubungan sosial Anda, bukan kuantitasnya.

9. Tidak mengontrol tekanan darah dengan baik

Tekanan darah tinggi atau disebut hipertensi adalah salah satu penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk jantung dan stroke. Penyakit ini juga meningkatkan risiko masalah kesehatan terkait usia, seperti demensia vaskular dan penyakit Alzheimer, karena merusak pembuluh darah kecil di otak Anda. Jadi, penting sekali mengontrol tekanan darah dengan menjalani pola makan sehat, olahraga, dan pengobatan sesuai dengan arahan dari dokter.

10. Jarang mengulurkan bantuan

awet-muda-dengan-cara-saling-berbagi
Photo by rawpixel.com – www.freepik.com

Percayalah, bahwa orang yang suka memberi jauh hidupnya lebih bahagia daripada orang yang jarang mengulurkan bantuan. Mengapa? Karena tubuh Anda akan melepaskan lebih banyak “hormon kesenangan”, atau disebut endorfin, saat melihat kebahagiaan pada orang yang Anda bantu kehidupannya. Ini dapat menurunkan stres dan bahkan, membantu meningkatkan kesehatan jantung dan sistem kekebalan Anda. Perlu diingat, bahwa bantuan tidak harus selalu berupa uang.

11. Melewati medical check-up

Jangan menunggu usia tua baru Anda rutin melakukan pemeriksaan ke dokter. Melakukannya sejak Anda muda akan lebih baik untuk mendeteksi adanya kemungkinan sesuatu yang tidak beres. Semakin cepat diketahui, semakin cepat untuk ditangani, dan semakin rendah risiko terserang penyakit di kemudian hari.

suplemen-nutrisi-nissan-reishi

Anda juga bisa mengonsumsi suplemen nutrisi Nissan Reishi yang terbuat dari ekstrak jamur Reishi (Lingzhi) untuk membantu mencegah penuaan dini dan awet muda. Kandungan senyawa bioaktif polisakarida, triterpen, dan Ganoderma lucidum polisakarida peptida (GLPP)-nya terbukti memiliki efek antioksidan dan imunomodulator yang dapat berperan sebagai anti-penuaan (anti-aging) [2, 3, 4].

Info pemesanan Nissan Reishi lebih lanjut bisa Anda akses di sini.

Photo by freepik – www.freepik.com