Categories
Aging Gaya Hidup Imunitas Kanker Kardiovaskuler Kelelahan

Ganoderma Coffee (Campuran Bubuk Reishi dan Kopi), Apa Manfaatnya?

Ganoderma coffee adalah minuman campuran antara bubuk jamur Reishi (Ganoderma lucidum) dan kopi. Beberapa produsen juga ada yang menambahkan bahan-bahan lainnya, seperti stevia, krimer non-susu, dan rempah-rempah (adas manis atau peppermint) yang semakin menambah manfaatnya.

Orang-orang juga sering menyebutnya sebagai kopi jamur Reishi atau Lingzhi. Kopi ini pun sudah dimanfaatkan sejak 2000 tahun silam dalam berbagai pengobatan terapeutik, misalnya untuk meningkatkan energi hingga mendukung fungsi organ dalam tubuh Anda.

Apa saja sih manfaat Ganoderma coffee ini sampai Anda harus mencobanya? Yuk, simak terus artikel berikut ini!

Manfaat Ganoderma coffee untuk kesehatan tubuh

ganoderma-coffee-manfaat-dan-efek-sampingnya-lingzhi-japan-bubuk-reishi

Para pendukung minuman bubuk ini mengklaim bahwa Ganoderma bermanfaat untuk [1]:

  • Meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Membantu melawan kelelahan.
  • Meningkatkan daya ingat.
  • Meningkatkan stamina.
  • Menurunkan kolesterol.
  • Mengurangi peradangan.
  • Menghilangkan stres.
  • Melawan anti-aging.

Sayangnya, meskipun ada beberapa penelitian ilmiah yang mendukung manfaat kesehatan dari jamur Reishi, manfaat Ganoderma coffee sendiri belum pernah dipelajari secara khusus.

Adapun menurut penelitian:

  • Ganoderma lucidum dapat digunakan bersama pengobatan konvensional, karena membantu meningkatkan respons tumor dan merangsang kekebalan sel inang. Selain itu, juga dapat meningkatkan stamina (energi) dan mengurangi kelelahan [2, 3, 4].
  • Minum kopi dalam jumlah sedang dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis, termasuk diabetes, penyakit Parkinson, dan penyakit jantung [5, 6].

Berdasarkan penjelasan di atas, beberapa kemungkinan manfaat Ganoderma coffee yang dapat Anda peroleh di antaranya:

1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Ramuan Ganoderma sudah terbukti khasiatnya sejak ribuan tahun yang lalu, terutama dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Jamur Reishi dapat meningkatkan kadar CD8 di dalam tubuh yang berperan penting dalam membunuh sel kanker [2]. Sementara kopi dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi peradangan dalam tubuh [6].

2. Mengurangi infeksi virus

Ganoderma coffee mengandung antioksidan yang sangat kuat, sehingga dapat menurunkan risiko terkena infeksi virus, seperti flu, herpes, flu babi, dan lainnya [4].

3. Mencegah kanker

Selain menjaga tubuh Anda tetap sehat, kandungan antioksidan di dalam kopi ini juga membantu melawan berbagai jenis kanker dan meningkatkan kesehatan jantung Anda [6].

Minum kopi ini juga telah terbukti mengurangi efek samping dari kemoterapi pada pasien kanker, yang pada gilirannya mempercepat proses pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup pasien [2].

4. Meningkatkan kesehatan jantung

Ada beberapa penelitian tentang bagaimana Ganoderma memengaruhi kesehatan jantung. Studi tersebut mengungkapkan bahwa jamur ini dapat meningkatkan kadar kolesterol-HDL (baik), serta menurunkan trigliserida [2].

Hal ini juga berkaitan dengan besarnya aktivitas antioksidan yang ditemukan dalam jamur dan kopi [6].

5. Mengurangi stres dan melawan depresi

Baik jamur Reishi dan kopi sama-sama dapat membantu mengurangi stres, melawan kecemasan, dan depresi. Tidak heran, jika Anda minum Ganoderma coffee, Anda akan merasakan hal yang sama, bahkan bisa lebih besar efeknya.

6. Meningkatkan tingkat energi

Ramuan Ganoderma juga dapat membantu proses detoksifikasi tubuh, yaitu menghilangkan racun dari tubuh dan meningkatkan suasana hati Anda.

Anda pun merasa jauh lebih segar setelah semua racun dikeluarkan dari tubuh Anda.

Amankah mengonsumsinya?

Karena kandungan kafeinnya yang rendah, Ganoderma coffee jarang menyebabkan insomnia. Bahkan, telah terbukti meningkatkan kualitas tidur dan menghilangkan kecemasan.

Kadar kafein dalam kopi ini diduga sekitar setengah dari kafein dalam secangkir kopi biasa.

Selain itu, kopi jamur Reishi memiliki rasa yang tidak terlalu asam daripada kopi biasa, sehingga cocok untuk Anda yang memiliki masalah pencernaan, seperti maag atau IBS [7].

Potensi efek samping Ganoderma coffee

Meski cenderung aman, Ganoderma mungkin dapat menimbulkan sejumlah efek samping pada beberapa orang, termasuk [2, 8]:

  • Mual.
  • Pusing.
  • Sakit perut.
  • Iritasi kulit.
  • Insomnia.

Inilah mengapa Anda perlu berkonsultasi dulu dengan dokter Anda sebelum mencoba kopi jamur Reishi. Terlebih jika Anda sedang menggunakan obat tekanan darah, antiplatelet, antikoagulan, atau menjalani kemoterapi.

Efek samping Ganoderma coffee juga mungkin berasal dari asupan kafein yang terlalu banyak, sehingga dapat mempercepat detak jantung, mengganggu tidur, menyebabkan masalah pencernaan, dan kecemasan [5].

Di sisi lain, Anda juga perlu teliti sebelum membeli produknya.

Karena suplemen herbal dan diet tidak diatur seperti obat resep, dalam beberapa kasus, produsen tidak mencantumkan bahan-bahan tambahan lain pada label kemasannya. Padahal, bahan tersebut bisa saja menimbulkan efek berbahaya untuk kesehatan Anda.

Jika Anda memilih untuk menggunakan suplemen, pastikan produknya dijamin oleh pihak ketiga yang menyediakan pengujian kualitas, seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Adanya persetujuan dari pihak ketiga ini dapat menjamin bahwa produk diproduksi dengan cara yang benar, mengandung bahan yang sesuai dengan label kemasan, serta tidak mengandung tingkat kontaminan yang berbahaya.

Nah, setelah tahu banyak tentang Ganoderma coffee, tertarikkah Anda mencobanya?

Original featured image by azerbaijan_stockers – www.freepik.com

Categories
Aging Gaya Hidup

11 Rekomendasi Makanan untuk Anti-Aging, Wajib Coba!

You are what you eat. Pepatah ini selalu mengingatkan kita bahwa kondisi tubuh kita saat ini adalah hasil dari apa yang kita makan. Namun, tahukah Anda, ada beberapa jenis makanan untuk anti-aging yang dapat dikonsumsi sehari-hari?

Yaps, saat Anda rajin mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan, lemak sehat, air, vitamin, mineral, dan zat gizi penting lainnya, maka tubuh Anda pun akan menunjukkan penghargaannya melalui organ terbesar tubuh, yaitu kulit.

Apalagi kulit adalah bagian tubuh yang pertama kali menunjukkan tanda-tanda adanya masalah internal sebelum Anda melakukan pemeriksaan lebih lanjut [1].

Para ahli juga sepakat bahwa makan buah dan sayuran adalah cara yang paling sehat dan aman untuk melawan kulit kusam dan garis-garis halus [2].

Sudah tidak sabar apa saja makanan untuk anti-aging yang bisa Anda tambahkan ke dalam menu harian Anda? Ini dia!

11 Rekomendasi makanan untuk anti-aging

Berikut 11 daftar makanan untuk anti-aging yang membuat tubuh Anda lebih sehat dan awet muda:

1. Selada air

11-rekomendasi-makanan-untuk-anti-aging-wajib-coba-lingzhi-japan-selada-air
Sumber: azerbaijan_stockers – www.freepik.com

Selada air adalah salah satu sayuran berdaun hijau yang padat zat gizi dan sangat menghidrasi. Sayuran ini adalah sumber yang bagus untuk:

  • Kalsium.
  • Mangan.
  • Fosfor.
  • Kalium.
  • Vitamin A, C, K, B1, dan B2.

Sebagai makanan untuk anti-aging terbaik, selada air bertindak sebagai antiseptik kulit internal, serta meningkatkan sirkulasi mineral dan oksigenasi ke seluruh sel tubuh, termasuk kulit [3].

Dikemas dengan vitamin A dan C, antioksidan dalam selada air mampu menetralisir radikal bebas berbahaya, serta membantu melindungi kulit dari garis-garis halus dan kerutan [4].

Tips:

Tambahkan segenggam selada air ke dalam salad sayur Anda.

2. Paprika merah

Selain kandungan vitamin C yang tinggi, paprika merah sarat dengan antioksidan kuat yang sangat penting untuk anti-aging. Kandungan antioksidannya ini – karotenoid – mampu meredam radikal bebas yang dapat menyerang sel-sel tubuh.

Karotenoid sendiri merupakan pigmen tumbuhan yang memberikan warna merah, kuning, dan oranye [5, 6].

Sayuran ini juga memiliki sifat anti-inflamasi dan membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari, polusi, dan racun [7, 8].

Tips:

Iris paprika dan tambahkan ke dalam hummus, salad, atau tumis dengan sayuran lainnya.

3. Blueberry

Makanan untuk anti-aging selanjutnya adalah blueberry yang kaya akan vitamin A dan C, serta antosianin – bertindak sebagai antioksidan dan memberi warna biru pada blueberry.

Salah satu antioksidan kuat ini dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet, stres, dan polusi lingkungan dengan memoderasi respons peradangan dan mencegah kehilangan kolagen [9, 10].

Tips:

Olah buah rendah gula yang lezat ini menjadi smoothie untuk sarapan atau langsung dimakan.

4. Brokoli

Brokoli adalah jenis sayuran silang (cruciferous) yang memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-aging yang berasal dari kandungan:

  • Vitamin C dan K.
  • Berbagai senyawa antioksidan.
  • Serat.
  • Asam folat.
  • Lutein.
  • Kalsium.

Selain itu, kemampuan antioksidan brokoli mampu menghambat aktivitas radikal bebas dan mengatasi stres oksidatif [11].

Tips:

Anda bisa mengonsumsi brokoli kukus, rebus, atau tumis dengan saus untuk membantu melepaskan lebih banyak manfaat kesehatan bagi tubuh Anda.

5. Pepaya

11-rekomendasi-makanan-untuk-anti-aging-wajib-coba-lingzhi-japan-pepaya
Sumber: jcomp – www.freepik.com

Buah pepaya kaya akan berbagai antioksidan, vitamin, dan mineral yang dapat membantu meningkatkan elastisitas kulit dan meminimalkan munculnya garis-garis halus dan kerutan [12, 13].

Kandungan gizi buah pepaya termasuk:

  • Kalsium.
  • Kalium.
  • Magnesium.
  • Fosfor.
  • Vitamin A, B, C, E, dan K.

Selain itu, pepaya mengandung enzim papain, yang memberikan manfaat anti-aging tambahan dengan bekerja sebagai anti-inflamasi terbaik dari alam.

Memanfaatkan buah pepaya setiap hari juga dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga kulit Anda terlihat lebih cerah dan bercahaya.

Tips:

Tambahkan sedikit air jeruk nipis segar ke dalam sepiring besar pepaya potong sebagai bagian dari sarapan. Selain itu, bisa juga dibuat masker dan digunakan sebelum tidur.

6. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan, terutama almond, adalah sumber vitamin E yang baik.

Vitamin E sangat penting untuk membantu memperbaiki jaringan kulit, mempertahankan kelembapan kulit, dan melindungi kulit dari kerusakan sinar UV matahari.

Selain itu, kacang kenari juga kaya akan asam lemak omega-3 yang bertindak sebagai anti-inflamasi, sehingga membantu [14]:

  • Memperkuat membran sel kulit.
  • Melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.
  • Membuat kulit lebih glowing dengan menjaga penghalang minyak alami.

Tips:

Tambahkan campuran kacang ke dalam salad, atau langsung dimakan sebagai camilan.

7. Bayam

Makanan untuk anti-aging berikutnya adalah bayam. Sayuran berdaun hijau ini sangat menghidrasi dan dikemas dengan banyak vitamin A, C, E, dan K, magnesium, besi heme nabati, dan lutein.

Bayam sangat tinggi kandungan vitamin C, sehingga dapat meningkatkan produksi kolagen untuk menjaga kulit Anda tetap kencang dan halus.

Tidak hanya itu, vitamin A di dalamnya juga dapat meningkatkan kesehatan rambut Anda, sedangkan vitamin K bayam dapat membantu mengurangi peradangan pada tingkat sel [15].

Tips:

Anda bisa membuat smoothie, salad, tumis, atau bening bayam untuk mengambil manfaatnya secara keseluruhan.

8. Ubi jalar

11-rekomendasi-makanan-untuk-anti-aging-wajib-coba-lingzhi-japan-ubi-jalar
Sumber: Racool_studio – www.freepik.com

Ubi jalar berwarna oranye yang berasal dari antioksidan beta-karoten yang diubah menjadi vitamin A.

Seperti yang telah disebutkan, vitamin A dapat membantu memulihkan keelastisitasan kulit, meningkatkan regenerasi sel kulit, dan membuat kulit lebih lembut, sehat, dan awet muda [16].

Sayuran akar yang lezat ini juga merupakan sumber vitamin C dan E yang keduanya baik untuk melindungi kulit dari ancaman radikal bebas dan menjaga kulit tetap cerah.

Tips:

Olah ubi jalar bersama dengan roti panggang untuk menambah variasi menu sarapan sehat Anda.

9. Alpukat

Alpukat terkenal dengan kandungan asam lemak penangkal peradangan yang membuat kulit Anda halus dan kenyal.

Selain itu, alpukat juga mengandung berbagai zat gizi penting yang dapat mencegah efek negatif dari penuaan, termasuk vitamin A, B, C, E, dan K, serta kalium.

Vitamin A dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga kulit tetap cantik dan bercahaya.

Sementara karotenoidnya juga dapat membantu memblokir racun dan kerusakan akibat sinar matahari, serta membantu melindungi Anda dari kanker kulit [17].

Tips:

Tambahkan potongan alpukat ke dalam salad, smoothie, atau makan langsung daging buahnya dengan sendok.

Anda juga dapat menggunakannya sebagai masker pelembab untuk melawan peradangan, kemerahan, dan membantu mencegah kerutan.

10. Delima

Buah delima dapat melindungi tubuh Anda dari kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi peradangan yang berlebihan.

Ini karena kandungan vitamin C yang tinggi, serta berbagai antioksidan kuat di dalamnya [18].

Biji delima juga mengandung senyawa punicalagins, yang dapat membantu menjaga kolagen di kulit. Seperti yang Anda tahu, menurunnya kolagen dalam tubuh adalah salah satu tanda penuaan dini [19].

Tips:

Tambahkan biji delima yang manis ini ke dalam salad kenari dan bayam bayi untuk perawatan anti-aging secara alami.

11. Reishi (Lingzhi)

11-rekomendasi-makanan-untuk-anti-aging-wajib-coba-lingzhi-japan-reishi

Makanan untuk anti-aging yang terakhir dalam daftar ini adalah Reishi atau Lingzhi. Jamur yang mendapat julukan sebagai jamur keabadian ini juga dikenal sebagai agen anti-aging yang baik.

Dikemas dengan sifat antioksidannya yang besar, Reishi dapat melindungi sel-sel Anda dari kerusakan akibat radikal bebas. Bahkan, salah satu komponen aktifnya – triterpena – berpotensi memberikan efek longevity [20, 21, 22].

Tak hanya itu, jamur Reishi juga berperan penting dalam meningkatkan epitelisasi ulang – salah satu indikator keberhasilan proses penyembuhan luka [24].

Oleh sebab itu, menambah Reishi ke dalam diet harian dapat membantu Anda mendapatkan hidup yang lebih sehat dan awet muda.

Tips:

Jamur Reishi biasanya tersedia dalam bentuk ekstrak dan jarang dikonsumsi secara langsung. Jika Anda ingin membeli secara online, pastikan Anda mendapatkannya di website resmi dan terpercaya.

Inilah sederet makanan untuk anti-aging yang dapat Anda tambahkan ke dalam diet harian. Salah satunya bisa Anda dapatkan di lingzhijapan.id.

Bagaimana? Sudah putuskan mau makan yang mana dulu?

Stay young and stay healthy!

Original featured image by pvproductions – www.freepik.com

Categories
Aging Gaya Hidup

Semakin Tua Semakin Bahagia, Kenapa Tidak? Ini Tipsnya!

Banyak hal yang membuat seseorang tidak mampu menghadapi masa tuanya dengan percaya diri. Salah satu faktornya adalah penyakit kronis yang sering dialami oleh orang dewasa yang lebih tua. Lantas, apakah impian “semakin tua semakin bahagia” hanyalah angan-angan belaka?

Jawabannya adalah tidak. Anda masih bisa memulainya dari sekarang.

Dengan menjalani gaya hidup sehat, Anda bisa menghadapi proses penuaan dengan lebih ‘anggun’ dan bahagia. Inilah mengapa berinvestasi dalam kesehatan penting untuk dilakukan.

Nah, apa saja sih tips sehat untuk menjalani kehidupan yang semakin tua semakin bahagia? Ini dia!

8 Tips sehat hidup semakin tua semakin bahagia

Tips ini akan membantu Anda menua dengan sehat dan bahagia, baik dari dalam maupun dari luar.

1. Berikan perhatian lebih untuk kulit.

Kenapa kulit adalah hal utama yang harus diperhatikan? Yaps, karena kulit Anda adalah organ terbesar dan terluar dari tubuh yang dapat dilihat langsung secara kasat mata.

Jika Anda memberikan perhatian lebih ke kulit, Anda sudah melakukan tindakan untuk meminimalisir tanda-tanda penuaan dini, mengontrol suhu tubuh, dan menjaga kebugaran tubuh dengan lebih baik.

Berikut tips untuk membantu memelihara kesehatan kulit:

  • Menggunakan tabir surya dan pakaian pelindung ketika berada di luar.
  • Cek kesehatan kulit tahunan untuk mendeteksi kanker kulit sejak dini.
  • Gunakan produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit Anda.
  • Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik setiap hari.

2. Olahraga secara rutin dan konsisten.

8-tips-hidup-semakin-tua-semakin-bahagia-lingzhi-japan-jalan-sehat
Sumber: freepik

Berolahraga dapat menurunkan risiko penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker, serta membantu mempertahankan mobilitas Anda lebih lama.

Selain itu, olahraga secara rutin dapat mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur, kesehatan kulit dan tulang, serta suasana hati Anda.

Department of Health and Human Services merekomendasikan agar orang dewasa melakukan:

  • Latihan dengan intensitas sedang sebanyak 2,5-5 jam per minggu, latihan aerobik atau intensitas kuat sebanyak 1,25-2,5 jam per minggu, atau kombinasi keduanya.
  • Latihan kekuatan otot dengan intensitas sedang atau besar 2 hari atau lebih dalam seminggu, misalnya dengan menggunakan beban atau resistence band.

Selain itu, orang dewasa yang lebih tua juga harus fokus pada aktivitas fisik yang mencakup latihan keseimbangan selain dari latihan aerobik dan kekuatan otot.

3. Menerapkan pola makan sehat dan bergizi seimbang.

Makanan sehat dan bergizi seimbang adalah kunci utama untuk mewujudkan kehidupan yang semakin tua semakin bahagia. Anda sangat dianjurkan untuk memperbanyak makan buah dan sayuran, protein tanpa lemak, makanan kaya lemak sehat, serta susu rendah lemak.

Selain itu, Anda juga harus menjaga asupan gula dan garam seminimal mungkin untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Mengingat asupan gula, garam, dan lemak yang berlebihan bisa menjadi akar dari berbagai penyakit kronis yang banyak dialami oleh orang dewasa yang lebih tua.

4. Mengontrol tingkat stres.

8-tips-hidup-semakin-tua-semakin-bahagia-lingzhi-japan-bertemu-keluarga
Sumber: pressfoto

Mengontrol stres juga sangat membantu Anda hidup dan menua dengan baik. Ini karena tingkat stres yang tinggi dapat memicu produksi hormon stres (kortisol) yang berlebih dalam tubuh, sehingga berdampak pada kesehatan Anda dalam jangka panjang.

Untuk mengurangi dan menghilangkan stres, cobalah lakukan beberapa tips di bawah ini:

  • Meluangkan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarga, teman, orang terkasih, atau hewan peliharaan kesayangan Anda.
  • Tetap berpikir positif seiring bertambahnya usia. Seperti yang kita ketahui, penuaan adalah hal yang tidak bisa dihindari, tetapi Anda bisa membuatnya lebih berarti.
  • Lakukan hal-hal yang Anda sukai, seperti liburan di alam terbuka, menjalani hobi baru, menjadi sukarelawan, atau lainnya.
  • Olahraga untuk menghilangkan stres, seperti yoga, meditasi, dan latihan pernapasan.

5. Berhenti merokok dan konsumsi alkohol.

Berbagai studi sudah membuktikan bahwa merokok dan alkohol dapat menyebabkan penuaan dini dan meningkatkan risiko penyakit.

Meski sulit untuk menghilangkan kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol, tetapi ini bukanlah hal yang tidak mungkin untuk dilakukan.

Cobalah konsultasikan dengan dokter Anda tentang cara untuk berhenti merokok dan terlepas dari candu alkohol.

Anda bisa memulainya dengan membatasi asupannya dari hari ke hari, hingga akhirnya Anda bisa terlepas dari kebiasaan buruk ini.

Ingatlah bahwa ini demi masa tua Anda yang tetap sehat dan bahagia.

6. Tidur yang cukup.

Tidur adalah proses penting yang diperlukan tubuh untuk me-reset setelah seharian beraktivitas. Ini sangat baik untuk kesehatan fisik dan mental Anda.

Tidur yang cukup telah terbukti dapat:

  • Menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
  • Mengurangi stres dan depresi.
  • Menurunkan risiko obesitas.
  • Mengurangi peradangan.
  • Meningkatkan fokus dan konsentrasi.

Seberapa banyak waktu tidur Anda bergantung pada usia Anda. Umumnya, orang dewasa yang berusia 18 tahun ke atas harus menargetkan waktu tidurnya 7-8 jam setiap malam.

7. Perbanyak minum air putih.

Tips hidup semakin tua semakin bahagia selanjutnya adalah minum air putih yang cukup setiap hari. Ini dapat membantu Anda tetap terhidrasi, serta meningkatkan tingkat energi dan fungsi otak Anda.

Bahkan, studi juga menemukan bahwa minum air putih yang cukup terbukti membantu menjaga kesehatan kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan.

Nah, seberapa banyak air yang harus Anda minum bergantung pada:

  • Rasa haus.
  • Tingkat aktivitas.
  • Seberapa sering Anda buang air kecil dan buang air besar.
  • Seberapa banyak Anda berkeringat.
  • Jenis kelamin.

Secara umum, orang dewasa disarankan untuk minum:

  • Wanita: 11,5 cangkir (2,7 liter) setiap hari.
  • Pria: 15,5 cangkir (3,7 liter) setiap hari.

Banyak orang mungkin tidak dapat melakukan tips di atas secara konsisten atau tuntutan hidup yang membuatnya tidak mampu melakukannya secara maksimal.

Akibatnya, muncul tanda-tanda penuaan dini dan masalah kesehatan kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, hingga kanker.

Pada situasi ini, Anda mungkin membutuhkan bantuan ekstra untuk memaksimalkan upaya Anda dalam mencapai masa tua yang sehat dan bahagia.

Salah satu cara mengoptimalkan dan menunjang kesehatan tubuh Anda dari dalam adalah dengan mengonsumsi suplemen kesehatan dari jamur obat tradisional, seperti Reishi.

Reishi dan masa tua yang lebih sehat dan bahagia

Reishi (Ganoderma lucidum) sudah menjadi andalan dalam pengobatan tradisional untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup seseorang.

Jamur obat ini juga dapat membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk demam, peradangan, hipertensi, gula darah tinggi, imun tubuh melemah, hingga kanker.

Khasiat Reishi yang paling dicari-cari juga adalah kemampuannya dalam melawan tanda-tanda penuaan dini, di mana sifat antioksidan dari senyawa bioaktifnya mampu menetralisir radikal bebas yang dapat merusak sel DNA Anda.

Studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Aging and Disease menemukan bahwa Ganoderma lucidum mengandung komponen aktif polisakarida, triterpena, peptida, dan peptida polisakarida yang dapat mendukung proses anti-aging.

Selain antioksidan, senyawa bioaktif dalam Reishi juga bersifat imunomodulator dan anti-neurodegenerasi yang mendukung proses penuaan yang lebih sehat.

Inilah mengapa jamur Reishi dapat membantu Anda mencapai hidup yang semakin tua semakin bahagia.

Original featured image by tirachardz – www.freepik.com

Categories
Aging Imunitas Kanker Kardiovaskuler Kelelahan Lemak Berlebih

6 Jamur Obat yang Bertindak Sebagai Imunomodulator

Jamur obat telah digunakan dalam pengobatan Timur selama ribuan tahun dan semakin populer akhir-akhir ini. Salah satu manfaat utamanya adalah sebagai imunomodulator atau merangsang sistem imunitas tubuh.

Jenis jamur ini hampir tidak pernah dimakan mentah atau utuh, tetapi sering kali dikonsumsi sebagai bubuk atau tablet. Anda juga bisa menambahkannya ke dalam menu makanan apa pun, misalnya smoothie atau tumis sayuran.

Banyak manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh jamur obat dengan keunikannya masing-masing. Namun ingat, ini bukanlah obat. Anda bisa menjadikannya lebih seperti sahabat karib untuk sistem kekebalan tubuh Anda atau vaksin mini untuk melawan stres, peradangan, dan kanker.

6 Jamur obat yang bertindak sebagai imunomodulator

1. Reishi

6-jamur-obat-yang-bertindak-sebagai-imunomodulator-lingzhi-japan-reishi
Gambar oleh Katalin Molnár dari Pixabay

Jamur yang disukai ini adalah salah satu jamur obat yang paling populer, karena hampir semuanya bisa dilakukan. Mulai dari membantu penurunan berat badan, menjaga sistem kekebalan tubuh, hingga membantu melawan sel kanker yang ganas [1, 2, 3].

Para ahli sepakat bahwa jamur Reishi unik karena sifat menenangkannya yang berasal dari senyawa triterpen. Senyawa peningkat suasana hati ini mampu mengurangi kecemasan, meredakan stres, dan mendorong tidur yang lebih baik [4, 5].

Efek positif triterpen pada sistem saraf tidak berhenti di sini saja. Reishi juga dapat mempromosikan penyembuhan dan mempertajam fokus Anda [6].

Tips:

Tambahkan sesendok bubuk Reishi ke dalam secangkir teh panas atau tambahkan ke makanan penutup favorit Anda.

2. Surai singa

lingzhi-japan-surai-singa
Gambar oleh simonproulx dari Pixabay

Jamur “pom-pom” berbulu ini dikemas dengan aktivitas antioksidan yang tinggi, sehingga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda seperti kebanyakan jamur obat lainnya.

Tak hanya itu, surai singa dapat membantu menjernihkan mental secara alami.

Ini karena ia dapat mendorong produksi faktor pertumbuhan saraf bioprotein (NFG) dan mielin. Keduanya sangat penting untuk kesehatan otak. Jika tidak seimbang, maka dapat berkontribusi pada penyakit neurologis, seperti Alzheimer dan multiple sclerosis [7, 8].

Maka dari itu, surai singa menjadi makanan otak yang dapat diandalkan.

Jamur ajaib ini juga telah terbukti meningkatkan kognisi dalam beberapa penelitian kecil pada manusia dan hewan percobaan (tikus), meningkatkan konsentrasi, serta mengurangi kecemasan dan cepat marah [9, 10, 11].

Tips:

Tambahkan sesendok bubuk surai singa yang kaya antioksidan ini ke dalam cangkir minuman Anda untuk mendapatkan energi dan kejernihan pikiran, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

3. Chaga

6-jamur-obat-yang-bertindak-sebagai-imunomodulator-lingzhi-japan-chaga
Gambar oleh DEZALB dari Pixabay

Jamur chaga adalah pembangkit energi tubuh yang kaya antioksidan, sehingga menjadikannya pesaing yang sangat baik untuk memerangi radikal bebas dan peradangan.

Jamur hitam gelap ini mampu memerangi stres oksidatif (yang terkait dengan penuaan dini), mencegah atau memperlambat pertumbuhan kanker, dan membantu menurunkan kolesterol-LDL [12, 13].

Sebagian besar penelitian tentang jamur chaga dilakukan pada sel manusia dan tikus percobaan, serta menunjukkan bahwa jamur ini baik untuk dikonsumsi.

Tips:

Tambahkan bubuk jamur chaga ke dalam smoothie pagi Anda atau buat minuman chaga latte hangat.

4. Shiitake

lingzhi-japan-shiitake
Gambar oleh Hans Braxmeier dari Pixabay

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi memasak dengan shiitake di dapur. Namun, tahukah Anda bahwa jamur obat populer ini memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada sekadar membuat tumisan Anda menjadi lebih nikmat?

Yaps, jamur ini sangat baik untuk kesehatan jantung. Shiitake telah terbukti dapat menurunkan kolesterol-LDL pada tikus dan mengandung senyawa yang mampu menghambat penyerapan dan produksi kolesterol di hati [14].

Selain itu, shiitake mengandung fitonutrien yang dapat membantu mencegah penumpukan plak dan menjaga tekanan darah dan sirkulasi Anda tetap sehat [15].

Tips:

Tambahkan sesendok bubuk shiitake ke dalam masakan Anda untuk meningkatkan rasa umami makanan tersebut.

5. Ekor kalkun

6-jamur-obat-yang-bertindak-sebagai-imunomodulator-lingzhi-japan-ekor-kalkun
Gambar oleh Rebecca L dari Pixabay

Sebagian besar jamur obat memang menunjukkan sifat antikanker, karena jumlah antioksidannya yang sangat tinggi. Namun, lain halnya dengan ekor kalkun.

Jamur ekor kalkun mengandung senyawa yang disebut polisakarida-K (PSK) yang bertindak sebagai imunomodulator – merangsang sistem kekebalan tubuh [16].

PSK sangat efektif, bahkan diresepkan sebagai obat antikanker yang disetujui di Jepang [17].

Ekor kalkun telah terbukti meningkatkan tingkat kelangsungan hidup penderita kanker tertentu, melawan sel leukemia, dan meningkatkan sistem kekebalan pada orang yang menjalani kemoterapi [18, 19, 20].

Dengan catatan, Anda tidak menghentikan pengobatan kanker yang sudah diresepkan tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda.

Tips:

Tambahkan sesendok bubuk ekor kalkun ke dalam smoothie sebagai penambah kekebalan tubuh Anda.

6. Cordyceps

lingzhi-japan-cordyceps
Gambar oleh Tú Nguyễn Thanh dari Pixabay

Sering merasa kurang energi atau butuh dorongan sebelum latihan? Cordyceps mungkin bisa menjadi solusi efektif untuk Anda. Jamur ini dikenal sangat merangsang, baik untuk energi maupun libido (gairah seksual).

Jamur cordyceps dapat membantu tubuh Anda memanfaatkan oksigen dengan lebih efisien dan meningkatkan aliran darah Anda. Hal ini tentunya sangat membantu para atlet atau Anda yang rutin berolahraga [21].

Tidak hanya meningkatkan kinerja atletik, jamur ini juga terbukti mempercepat pemulihan otot pasca-latihan [22, 23].

Tips:

Tambahkan sesendok bubuk cordyceps ke dalam makanan favorit Anda sebelum atau sesudah latihan untuk meningkatkan energi atau pemulihan setelah berolahraga.

Kesimpulan

Menambahkan sesendok bubuk jamur obat ke resep favorit Anda adalah cara yang bagus untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang luar biasa.

Pastikan Anda berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum mengonsumsinya untuk memastikan apakah menambahkan jamur obat ke dalam makanan Anda aman, terutama jika Anda memiliki alergi, sedang hamil, atau menggunakan obat tertentu.

Nah, dari semua jamur obat yang luar biasa di atas, manakah yang paling ingin Anda coba terlebih dahulu?

Original featured image by Bluebird Provisions from Pixabay

Categories
Aging Gaya Hidup Imunitas Kanker Kardiovaskuler

5 Manfaat Berjemur di bawah Sinar Matahari dan Waktu Terbaiknya

Berjemur di bawah sinar matahari dapat memberikan dampak besar untuk kesehatan Anda. Namun ingat, Anda perlu memerhatikan kapan waktu berjemur yang disarankan oleh para ahli. Alih-alih menyehatkan, berjemur di waktu yang salah justru berdampak buruk untuk kesehatan, terutama kulit Anda.

Nah, berikut ini 5 manfaat berjemur di bawah sinar matahari dan waktu yang paling ideal untuk melakukannya!

5 Manfaat berjemur di bawah sinar matahari

Manfaat paling utama dari berjemur di bawah sinar matahari adalah membantu tubuh membuat vitamin D secara alami.

“Vitamin D dalam tubuh perlu diaktifkan. Sinar matahari dapat membantu mengubah kadar Vitamin D yang tidak aktif tersebut menjadi aktif,” jelas Dr. Roizen, seorang Chief Wellness Officer di Klinik Cleveland, Ohio [1].

Vitamin larut lemak ini sangat penting untuk tubuh, tetapi sering kali orang-orang tidak cukup mendapatkannya dari makanan.

Terlebih lagi, vitamin D juga telah menjadi salah satu zat gizi yang difokuskan asupannya bagi penderita COVID-19 [2].

Oleh sebab itu, manfaat berjemur di bawah sinar matahari juga melibatkan peranan vitamin D di dalam tubuh, di antaranya:

1. Meningkatkan suasana hati

Menurut para ilmuwan di Brigham Young University (BYU), sinar matahari dapat berdampak besar untuk kesehatan mental dan kesejahteraan Anda secara keseluruhan [3].

Hal ini karena sinar matahari dapat meningkatkan hormon serotonin, yang dapat meningkatkan suasana hati dan perasaan tenang.

Selain itu, mendapatkan sinar matahari juga membantu mencegah Seasonal Affective Disorder (SAD). Ini adalah jenis depresi yang dipengaruhi oleh perubahan musim yang lebih sedikit paparan sinar mataharinya, seperti musim dingin [1].

Sekalipun Anda tidak depresi, berjemur di bawah sinar matahari dapat meningkatkan mood Anda.

2. Memperbaiki kualitas tidur

Tubuh Anda menciptakan hormon melatonin yang sangat penting untuk membantu tidur cepat dan nyenyak di malam hari.

Karena tubuh Anda mulai memproduksi hormon ini ketika hari sudah gelap, Anda pun biasanya mulai merasa mengantuk dua jam setelah matahari terbenam.

Dengan berjemur di bawah sinar matahari, akan membantu Anda mendapatkan tidur yang lebih nyenyak di malam hari [4].

Ini karena sinar matahari dapat mengatur ritme sirkadian Anda dengan memberi tahu tubuh Anda kapan harus meningkatkan dan menurunkan kadar melatonin Anda [5].

Jadi, ketika Anda terpapar oleh sinar matahari, produksi melatonin pun dapat terjadi lebih cepat, sehingga membuat Anda lebih mudah tidur di malam hari.

Tentunya, ini sangat bagus untuk membantu mengatasi insomnia.

3. Membuat tulang lebih kuat

Salah satu manfaat penting vitamin D di dalam tubuh adalah membuat tulang dan gigi Anda jadi lebih kuat.

Vitamin D membantu proses penyerapan kalsium, yang mana mineral ini sangat diperlukan untuk tulang yang lebih kuat dan dapat membantu mencegah osteoporosis dan radang sendi [6].

4. Menurunkan tekanan darah

Ketika sinar matahari mengenai kulit, tubuh pun melepaskan sesuatu yang disebut oksida nitrat ke dalam darah.

Senyawa ini dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung. Tentunya, ini sangat bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke [7].

Di sisi lain, perasaan tenang dan bahagia yang Anda rasakan saat berjemur juga dapat menurunkan tekanan darah secara alami.

Hal ini juga dibuktikan oleh sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Edinburgh, bahwa paparan sinar UV matahari yang moderat dapat menyebabkan penurunan tekanan darah secara signifikan [8].

5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Karena paparan sinar matahari secara teratur adalah salah satu cara paling kuat untuk meningkatkan kadar Vitamin D aktif di dalam tubuh, sehingga ini dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan juga.

Vitamin D membantu tubuh melawan penyakit, termasuk penyakit jantung, flu, sklerosis otot, penyakit autoimun, dan kanker tertentu [9, 10, 11, 12].

Menurut Dr. Roizen, kadar vitamin D yang tidak memadai telah dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi, kanker, dan tingkat kematian setelah operasi [1].

Dalam jurnal Enviromental Health Perspectives juga disebutkan bahwa paparan sinar matahari dapat memiliki efek imunosupresif langsung yang dapat membantu mencegah penyakit autoimun [4].

Kapan waktu terbaik berjemur di bawah sinar matahari?

Kulit menghasilkan lebih banyak vitamin D saat berada di bawah sinar matahari pada tengah hari. Sebab, pada waktu ini, matahari berada pada titik tertingginya, dan sinar UVB-nya paling intens [13].

Pastikan saat Anda menghabiskan waktu lama di bawah terik matahari, Anda menggunakan tabir surya dan tetap terhidrasi [14].

Waktu tengah hari juga dianggap lebih aman daripada berjemur di sore hari. Satu studi menemukan bahwa paparan sinar matahari sore dapat meningkatkan risiko kanker kulit yang berbahaya [15].

Durasi berjemur di bawah sinar matahari yang disarankan

Beberapa ahli kulit meyakini bahwa selama Anda tidak mengalami komplikasi dengan paparan sinar matahari biasa, Anda bisa berjemur tanpa tabir surya hingga 20 menit setiap hari [4].

Namun, untuk mengurangi risiko terbakar sinar matahari, mungkin yang terbaik adalah bertahan selama 5-10 menit.

World Health Organization (WHO) juga menyarankan untuk berjemur di bawah sinar matahari sekitar 5-15 menit, terutama di bagian lengan, tangan, dan wajah Anda, untuk mendapatkan manfaat penambah vitamin D aktif [16].

Ini akan bervariasi bergantung seberapa dekat Anda tinggal dengan garis khatulistiwa, respons normal kulit terhadap matahari, dan kualitas udara. Kualitas udara yang buruk dapat menghalangi sebagian sinar UV.

Pahami risikonya!

Berjemur terlalu lama dapat menyebabkan ruam matahari (heat rash), yang ditandai dengan kulit merah dan gatal.

Selain itu, juga dapat menyebabkan kulit terbakar (sunburn), terasa menyakitkan, terik, dan bisa mempengaruhi semua bagian tubuh, bahkan bibir Anda.

Adapula kondisi polymorphic light eruption (PMLE), atau dikenal sebagai keracunan matahari, yang juga dapat terjadi akibat terlalu banyak menghabiskan waktu di bawah sinar matahari.

Umumnya, gejala yang muncul adalah benjolan gatal dan merah di dada, kaki, dan lengan Anda [5].

Jadi, selalu perhatikan waktu ideal tubuh Anda untuk bisa berjemur di bawah sinar matahari tanpa menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.

Original featured image by cookie_studio – www.freepik.com

Categories
Aging Gaya Hidup

6 Tips Ampuh Menghilangkan Bekas Jerawat

Habis jerawat terbitlah bekas jerawat! Hayoo, siapa yang sering mengalami kejadian ini? Apakah kamu salah satunya? Memang bikin kesal sih kalau ada bekas jerawat di kulit wajah, karena mengganggu penampilan dan mengurangi kepercayaan diri saat tampil di muka umum.

Sekarang, kamu tidak perlu khawatir lagi, karena ada beberapa tips ampuh yang dapat membantu menghilangkan bekas jerawat secara tuntas. Apa saja itu? Yuk, simak terus artikel ini, ya!

6 Tips bantu hilangkan bekas jerawat secara tuntas

Kabar baiknya, bekas jerawat tidak selalu permanen dan ini bisa dihilangkan dengan perawatan yang tepat. Kamu mungkin sudah memiliki skin care rutin yang sesuai dan cocok dengan kulit wajah kamu.

Nah, beberapa pengobatan alami ini dapat membantu memudarkan bekas jerawat di kulit secara cepat dan tuntas:

1. Madu mentah

Madu adalah pengobatan alami yang tidak perlu diragukan lagi manfaatnya untuk kesehatan, termasuk membantu penyembuhan luka bakar dan herpes. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa madu dapat mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi potensi terbentuknya jaringan parut.

Peneliti juga menemukan bahwa mengoleskan madu secara langsung ke kulit dapat membantu membersihkan luka karena sifat antibakterinya. Selain itu, madu juga mampu melawan infeksi yang menyebabkan banyak jerawat muncul [1].

2. Lidah buaya

gel-lidah-buaya-untuk-menyamarkan-bekas-jerawat
Gambar oleh Marce Garal dari Pixabay

Seperti madu, lidah buaya juga merupakan obat rumahan yang sangat umum digunakan. Cara kerjanya pun sama dalam membantu proses penyembuhan.

Menurut sebuah penelitian dalam Annals of Plastic Surgery, mengoleskan lidah buaya langsung ke luka dapat mengurangi peradangan dan ukuran jaringan parut yang terbentuk [2].

Untungnya lagi, gel lidah buaya tidak sulit didapatkan, karena kamu bisa menanamnya sendiri di rumah. Potong daunnya dan oleskan gel lidah buaya ke wajah untuk membantu menghilangkan bekas jerawat.

3. Jus lemon

Sebenarnya, tidak ada penelitian signifikan yang membuktikan bahwa jus lemon efektif menghilangkan bekas jerawat. Namun, bukti anekdotnya cukup banyak yang sebagian besar memperlihatkan kesuksesan orang dalam menghilangkan bekas jerawatnya menggunakan jus lemon [3].

Para pendukung ini menyatakan bahwa jus lemon dapat membantu mengurangi perubahan warna dan meratakan warna kulit. Namun, karena jus lemon bersifat sangat asam, cukup oleskan beberapa tetes saja langsung ke bekas jerawat.

4. Minyak rosehip

tanaman-rosehip-bantu-hilangkan-bekas-jerawat
Gambar oleh Mabel Amber dari Pixabay

Minyak rosehip – terkenal dengan manfaatnya sebagai anti aging – sudah banyak tersedia secara luas dan aman diaplikasikan langsung ke kulit. Satu studi menemukan bahwa minyak rosehip dapat digunakan untuk mengobati bekas luka.

Meskipun dalam penelitian tersebut khusus untuk bekas luka operasi, tetapi minyak ini juga bisa membantu menghilangkan bekas jerawat. Menurut peneliti, mengaplikasikannya dua kali sehari mampu mengurangi munculnya bekas luka dan perubahan warna di kulit [4].

5. Minyak habbatussauda

Habbatussauda (Nigella sativa) atau dikenal juga dengan minyak jintan hitam adalah salah satu tanaman obat yang relatif umum digunakan. Selain bersifat antibakteri dan anti-virus, minyak ini juga bersifat antiradang.

Namun, mengurangi peradangan bukanlah satu-satunya poin penting saat memperbaiki bekas luka.

Sebuah penelitian berhasil menunjukkan bahwa habbatussauda mampu mempercepat dan meningkatkan penyembuhan luka. Selain itu, tanaman ini juga dapat meratakan pigmentasi kulit bahkan mencegah jerawat muncul kembali [5].

6. Ekstrak jamur Reishi

Terakhir ada pengobatan bekas jerawat alami dari kelompok jamur, yaitu jamur Reishi (Lingzhi). Ini adalah jamur obat tradisional yang banyak bermanfaat untuk tubuh, termasuk sebagai anti aging.

Menurut Barbara Close, seorang ahli kecantikan dan terapi herbalisme yang dilansir dari Dermstore, jamur Reishi dapat membantu memperkuat sistem kekebalan alami tubuh, mengurangi sensitivitas kulit, dan meningkatkan ketahanan kulit terhadap iritasi lingkungan [6].

Satu studi dalam Mycopathologia menunjukkan bahwa jamur Reishi dapat membantu memudarkan bekas jerawat dengan cara menghambat enzim tirosinase. Ini adalah enzim yang memproduksi pigmen melanin, sehingga dapat mengurangi pigmentasi dan perubahan warna kulit [7].

Selain itu, sifat adaptogeniknya juga dapat membantu meredakan kemerahan akibat jerawat dan menenangkan kulit kamu. Hal ini diduga berkaitan dengan tingginya aktivitas antioksidan dan sifat imunomodulator dalam jamur Reishi [8, 9].

Berikan perawatan terbaik untuk kulit sehat dan cantikmu!

suplemen-nutrisi-nissan-reishi

Jika kamu ingin memberikan perawatan terbaik untuk kulit sehat dan cantikmu, ekstrak jamur Reishi bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat. Kamu tidak perlu bingung, karena kini ekstrak jamur Reishi telah hadir dalam bentuk suplemen kesehatan Nissan Reishi.

Klik di sini untuk tahu informasi lebih banyak tentang Nissan Reishi, ya!

Categories
Aging Gaya Hidup

Menjadi Lansia Sehat dan Bahagia? Ini Rahasianya!

Menjadi tua membuat Anda mengalami perubahan di semua aspek kehidupan, mulai dari fisik, mental, sosial, emosional, seksual, dan masih banyak lagi. Ada yang mungkin bersifat positif bagi Anda, ada pula yang tidak. Inilah tantangannya bagi Anda para lansia, yaitu memaksimalkan bagian “positif” dari bertambahnya usia sembari mengambil langkah proaktif untuk menjaga kesehatan Anda dan meminimalkan aspek “negatif”.

Berbagai perubahan yang dialami lansia

Berbagai perubahan yang mungkin dapat terjadi pada lansia di antaranya:

1. Tulang

Seiring bertambahnya usia, tulang Anda menjadi lebih tipis dan rapuh, karena kehilangan massa atau kepadatannya yang dapat menyebabkan osteoporosis [1]. Ini juga yang menyebabkan Anda menjadi bungkuk dan tinggi badan berkurang.

Umumnya, tanda pertama dari osteoporosis adalah patah tulang. Jadi, sangat penting untuk berbicara dengan dokter tindakan apa yang dapat mencegah kondisi ini.

2. Jantung

Jantung adalah salah satu organ vital tubuh yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Namun, seiring bertambahnya usia, jantung Anda dapat mengalami berbagai masalah, seperti pembuluh darah arteri menjadi lebih kaku (arteriosklerosis), penumpukan timbunan lemak di dinding arteri (aterosklerosis), atau penumpukan plak di arteri (penyakit arteri koroner). Semuanya adalah faktor risiko utama dari serangan jantung.

3. Otak

Hampir semua lansia menjadi sering pikun, menurunnya kemampuan untuk memproses informasi baru, atau lambat dalam melakukan banyak tugas. Kondisi ini bisa saja merupakan tahap awal demensia [2]. Oleh sebab itu, Anda harus memastikannya ke dokter dan melakukan pengobatan untuk melindungi kesehatan otak Anda.

4. Sistem pencernaan

Seiring bertambahnya usia, saluran pencernaan Anda akan melambat dan tidak berkontraksi sesering ketika Anda masih muda. Hal ini pada akhirnya dapat menyebabkan sembelit, sakit perut, dan mual. Mayo Clinic merekomendasikan lansia untuk mengonsumsi makanan kaya serat, minum banyak cairan, sebisa mungkin tetap aktif, dan menghindari stres [3].

5. Indra

Orang lansia mungkin mendapati indra pendengaran, penglihatan, perasa, penciuman, dan sentuhannya tidak setajam dulu [4]. Perubahan pada struktur telinga dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan juga memengaruhi keseimbangan.

Begitu pula dengan indra penciuman yang semakin melemah seiring bertambahnya usia, karena menurunnya produksi lendir dan hilangnya ujung saraf di hidung. Anda pun mungkin membutuhkan kacamata untuk dapat melihat dengan jelas.

6. Gigi dan gusi

Enamel dapat terkikis selama bertahun-tahun, sehingga membuat Anda rentan terhadap gigi berlubang. Menurut American Dental Association (ADA), saraf di gigi bisa mengecil seiring bertambahnya usia dan menyebabkan gigi kurang sensitif terhadap rasa sakit dan berpotensi “menunda” diagnosis gigi berlubang atau retak di permukaan luar gigi [5]. Inilah mengapa kesehatan gigi dan gusi lansia menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan.

7. Kulit

Kulit akan kehilangan keelastisitasannya seiring bertambahnya usia, yang ditunjukkan dengan kulit kendur dan keriput. Sayangnya, kondisi ini bisa terjadi bahkan sebelum Anda menjadi lansia, karena tidak merawat kesehatan kulit sedari dini.

Tabir surya dan pelembab adalah dua produk anti penuaan terpenting yang harus digunakan [6]. Selain itu, mengenakan topi dengan pinggiran lebar dan kacamata hitam juga membantu melindungi kulit kepala dan wajah Anda dari bahaya sinar UV matahari.

8. Seksual

Setelah menopause, perempuan akan mengalami banyak perubahan fisik, termasuk berkurangnya lubrikasi vagina. Perubahan ini juga dapat menurunkan gairah seks Anda [7].

Sementara pada pria, usia lanjut sering kali disertai dengan disfungsi ereksi, meskipun American Sexual Health Association menyatakan bahwa ini bukan bagian normal dari penuaan dan bisa saja menunjukkan masalah medis atau efek samping dari pengobatan tertentu [8].

Tips untuk para lansia sehat dan bahagia

Meskipun penuaan adalah proses alami bagi setiap manusia, perubahan-perubahan yang terjadi tidak harus memperlambat fungsi dan menurunkan kesehatan Anda. Terlebih lagi, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bahagia di masa tua, yaitu [9]:

  1. Tetap aktif secara fisik, seperti berjalan kaki, bersepeda, berenang, yoga, dan lainnya.
  2. Konsumsi makanan sehat, seperti daging tanpa lemak, buah-buahan, serta sayuran yang kaya antioksidan untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
  3. Batasi makan makanan tingi gula dan lemak, serta minuman beralkohol, karena memicu peradangan dan menurunkan sistem kekebalan tubuh.
  4. Sering-sering mencuci tangan dengan sabun dan air bersih setidaknya selama 20 detik.
  5. Kelola stres dengan baik, seperti dengan berolahraga, cukup tidur, menetapkan ekspektasi yang masuk akal untuk diri sendiri, dan melakukan aktivitas yang menenangkan dan menyenangkan.
  6. Istirahat yang cukup.
  7. Mendapatkan vaksinasi tahunan sesuai dengan saran dokter, seperti vaksin flu dosis tinggi.
  8. Melakukan medical check-up secara rutin.
  9. Bila perlu, konsumsi suplemen kesehatan sebagai nutrisi tambahan untuk membantu mendukung sistem kekebalan dan penuaan yang sehat, seperti kalsium, vitamin D, vitamin B6, vitamin B12, atau ekstrak jamur Reishi.

Reishi, si jamur ajaib bantu penuaan menjadi lebih sehat

suplemen-nutrisi-nissan-reishi

Konsumsi suplemen seperti yang diinstruksikan oleh ahli kesehatan Anda dapat mendukung proses penuaan yang lebih sehat. Suplemen Nissan Reishi salah satunya.

Nissan Reishi adalah suplemen kesehatan yang terbuat dari ekstrak jamur Reishi (Ganoderma lucidum). Ini adalah jamur busuk putih yang telah dikenal sebagai tonik tradisional Tiongkok untuk meningkatkan kesehatan dan umur panjang.

Berbagai ekstrak Ganoderma lucidum telah terbukti memiliki sifat anti-penuaan, terutama melalui anti-oksidasi, imunomodulasi, dan anti-neurodegenerasi [10].

Hasil temuan lainnya juga menunjukkan bahwa G. lucidum secara efektif mengurangi stres oksidatif dan berkontribusi pada umur panjang. Ini karena jamur Reishi mampu mengatur proses biofisiologis melalui beberapa jalur pensinyalan di dalam tubuh [11].

Nissan Reishi bisa menjadi solusi yang tepat bagi lansia yang ingin sehat dan bahagia. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen kesehatan dalam bentuk apapun.

Info lebih lanjut tentang Nissan Reishi bisa Anda akses di sini.

Cover photo by pressfoto – www.freepik.com

Categories
Aging Gaya Hidup

10 Cara Memiliki Umur Panjang dan Bahagia

Ketika Anda merasa lesu saat bangun di pagi hari atau harus minum minuman berkafein untuk bisa beraktivitas setiap hari, mungkin sudah saatnya Anda untuk segera melakukan perbaikan pola hidup menjadi lebih sehat. Ya, karena inilah dasar Anda untuk meningkatkan peluang berumur panjang dan bahagia. Semakin cepat Anda berubah, semakin banyak Anda menuai manfaat dari gaya hidup yang lebih bahagia, lebih sehat, dan lebih produktif.

10 Tips berumur panjang dan bahagia

Berikut 10 cara sehat yang dapat membantu Anda memiliki umur panjang dan bahagia selalu, yaitu:

1. Makan makanan sehat

Jika Anda teliti lagi, banyak orang yang hidupnya lebih lama, alias berumur panjang, cenderung makan lebih sehat, dan ini adalah cara termudah untuk memiliki umur panjang dan bahagia. Mulailah dengan menerapkan dua tips praktis berikut ini:

  • Pastikan 80 persen atau lebih dari makanan yang Anda makan berasal langsung dari alam, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, daging, susu, produk susu tanpa lemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
  • Batasi bahkan hindari mengonsumsi makanan olahan atau makanan cepat saji, karena ini awal dari banyak penyakit yang memperpendek harapan hidup Anda.

2. Tidur cukup

Tidur sangat amat berperan penting dalam menyehatkan tubuh Anda. Jika Anda ingin sukses dalam hidup, janganlah remehkan pentingnya tidur nyenyak di malam hari. Tidur selama 5 jam atau kurang setiap malamnya dapat menurunkan harapan hidup Anda sebanyak 15 persen [1]. Jadi, cobalah usahakan untuk tidur 7 – 8 jam setiap malam.

3. Berhenti merokok mulai sekarang

Meski merokok mendatangkan banyak bahaya kesehatan, masih banyak orang yang tidak mau berhenti merokok. Faktanya, jika Anda seorang perokok, harapan hidup Anda dapat berkurang 7 tahun lebih cepat dari orang pada umumnya yang tidak merokok [2]. Jadi, semakin cepat Anda berhenti merokok, semakin tinggi peluang Anda untuk memiliki umur panjang dan bahagia.

4. Tetap aktif secara fisik

Jangan berharap bisa memiliki umur panjang dan bahagia jika Anda meninggalkan pola hidup sehat satu ini. Faktanya, olahraga bisa membantu Anda untuk hidup lebih lama dan tetap lebih bahagia. Bahkan, hanya dengan menyisihkan waktu 15 – 20 menit setiap hari untuk berolahraga sudah cukup untuk kesehatan Anda yang optimal.

5. Bersosialisasi

Menjaga hubungan baik dengan orang-orang di sekitar Anda adalah bagian penting dari hidup panjang, sehat, dan bahagia – sekalipun Anda adalah seorang introvert. Jadi, upayakan untuk tetap bersosialisasi meskipun kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk bertatapan secara langsung. Anda bisa bercengkerama melalui voice atau video call. Jaga selalu hubungan Anda agar tidak kehilangan kontak dengan orang-orang tersayang.

6. Batasi asupan alkohol, bila perlu hindari

Orang yang dalam hidupnya tidak merokok, rajin berolahraga, makan 5 porsi buah dan sayuran setiap hari, dan membatasi asupan alkohol dalam jumlah sedang, memiliki harapan hidup rata-rata 14 tahun lebih lama daripada mereka yang tidak melakukannya. Jadi, penting juga untuk aware dengan kebiasaan mengonsumsi alkohol.

Menurut sebagian besar para ahli kesehatan, maksimal mengonsumsi 2 minuman beralkohol saja setiap hari. Minum alkohol secukupnya sudah dapat melindungi Anda dari penyakit kardiovaskular [3], apalagi jika Anda tidak meminumnya sama sekali.

7. Dream big

Pernahkah Anda mendengar motivasi orang yang sukses setidaknya pernah bermimpi besar dalam hidupnya? Ya, seorang pemimpi akan mengarahkan pandangannya tinggi dan tidak takut gagal. Anda akan lebih mampu menerima kegagalan, karena Anda tahu ini adalah bagian penting dari proses pertumbuhan dan peningkatan hidup Anda. Jadi, jangan takut bermimpi besar, ya!

8. Tetap haus pengetahuan

Orang yang memiliki umur panjang dan bahagia selalu memenuhi kehidupannya dengan belajar sebanyak mungkin yang ia bisa. Pendidikan Anda tidak berakhir di sekolah saja. Banyak hal di luar sana yang bisa Anda jadikan sebagai pembelajaran hidup baru setiap hari. Misalnya, membaca berbagai jenis buku baru, meneliti berbagai topik yang menarik minat Anda, serta berdiskusi dengan teman yang tahu banyak tentang sesuatu yang tidak Anda ketahui.

9. Luangkan waktu untuk keluarga dan teman

Sebagian besar dari Anda tentu setuju bahwa hal terpenting dalam hidup adalah keluarga dan teman. Masalahnya adalah, manusia mudah terjebak dalam momen-momen sepele di kehidupan sehari-hari dan kehilangan jejak atas apa yang penting bagi hidupnya. Jadi, meskipun Anda sangat sibuk, luangkanlah waktu untuk dihabiskan bersama keluarga dan teman. Ini adalah hal yang membuat hidup Anda layak dijalani lebih lama dan lebih bahagia.

10. Bersyukur, bersyukur, dan bersyukur

Tidak bisa dipungkiri bahwa manusia adalah makhluk dengan jutaan keinginan. Sampai-sampai, terlalu banyak dari Anda yang fokus pada apa yang tidak Anda miliki, alih-alih melihat semua hal hebat yang ada pada diri sendiri. Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang secara sadar berfokus pada rasa syukur, jauh hidupnya lebih bahagia, lebih optimis, bahkan tidur lebih nyenyak daripada orang yang tidak bersyukur [4]. Jadi, mari bersyukur atas apa yang telah Anda miliki hingga saat ini.

Inilah 10 tips untuk Anda yang ingin memiliki umur panjang dan bahagia. Selalu praktikkan pola hidup sehat, kebaikan, serta ucapkan “terima kasih” kepada orang-orang yang telah memberikan pengaruh positif pada Anda. Itulah rahasia nyata untuk menjalani hidup yang lebih panjang, bahagia, dan memuaskan.

Cover photo by jcomp – www.freepik.com

Categories
Aging Gaya Hidup

10 Cara Alami Mengatasi Wajah Keriput Sebelum Waktunya

Wajah keriput sebelum waktunya? Hati-hati loh, bisa jadi Anda mengalami penuaan dini. Kulit wajah keriput (rhytides) adalah lipatan-lipatan halus di kulit yang terjadi karena kulit menghasilkan lebih sedikit kolagen dan elastin seiring bertambahnya usia. Akibatnya, kulit jadi lebih tipis, kurang tahan terhadap kerusakan (seperti paparan lingkungan, dehidrasi, dan racun), dan jadi keriput. Lantas, bagaimana cara mengatasi wajah keriput sebelum waktunya?

10 Cara mengatasi wajah keriput sebelum waktunya

Anda jangan khawatir, ada beberapa cara mengatasi wajah keriput sebelum waktunya secara alami dan dijamin efektif, yaitu:

1. Selalu pakai tabir surya

Tampaknya, penggunaan sunscreen sudah menjadi populer belakangan ini dalam dunia kecantikan. Studi tahun 2013 mengungkapkan bahwa orang yang memakai sunscreen dengan sun protection factor (SPF) lebih dari 30 dapat membantu mencegah penuaan dini. Dalam studi lain juga membuktikan kemanjuran tabir surya dalam mencegah kanker kulit akibat paparan sinar UV matahari yang merusak sel-sel kulit. Inilah mengapa mengoleskan tabir surya ke kulit secara rutin setiap hari dapat meminimalisir munculnya kerutan atau keriput di kulit wajah, bahkan melindungi Anda dari penyakit kanker kulit [1, 2].

2. Batasi asupan gula

Hubungan antara asupan gula yang tinggi dengan tanda-tanda premature aging masih terus diteliti oleh para ahli kesehatan. Sejauh ini, ada dugaan bahwa gula di dalam tubuh memicu glikasi, yang menghasilkan advanced glycation end products (AGEs). Dalam sebuah studi, ditemukan bahwa AGEs dapat memecah kolagen di tubuh dan seiring waktu, dapat membuat seseorang terlihat lebih tua dengan cepat. AGEs juga dihasilkan lebih banyak pada makanan yang dipanggang atau digoreng daripada makanan yang dikukus atau direbus. Jadi, membatasi asupan gula dan perbanyak konsumsi makanan yang diolah dengan cara direbus atau dikukus dapat membantu Anda mempertahankan awet muda [3].

3. Berhenti merokok

Merokok telah dibuktikan oleh banyak penelitian berdampak buruk bagi kesehatan, tetapi banyak orang masih melakukannya. Padahal, merokok juga telah menjadi sumber penyebab penuaan dini pada wajah. Sebuah studi menarik membandingkan wajah dari 79 pasangan kembar identik, yang satu memiliki kebiasaan merokok dan yang lainnya tidak. Hasilnya, terlihat perbedaan usia subjek yang mencolok. Hal ini semakin memperjelas bahwa merokok memang memengaruhi kondisi kulit wajah seseorang. Bahkan, perokok pasif sekalipun dapat meningkatkan risiko dari bahaya merokok [4].

4. Gunakan minyak kelapa

Melansir dari Healthline, cara mengatasi wajah keriput bisa dengan minyak kelapa, karena minyak ini adalah pelembab alami. Ketika Anda mengoleskannya ke kulit, minyak kelapa akan mengisi celah di bagian epidermis kulit dan membuat kulit terasa halus. Tak hanya itu, minyak kelapa juga terbukti dapat membantu mempertahankan kelembapan kulit, sehingga tidak kering dan tampak lebih berisi [5].

5. Tingkatkan beta-karoten

Beta-karoten dan retinol (vitamin A) sudah banyak dijadikan sebagai bahan dalam pembuatan krim anti-aging yang tersedia di pasaran. Sebenarnya, Anda tidak perlu membeli produk tersebut untuk mendapatkan beta-karoten. Anda cukup mengonsumsi suplemen beta-karoten setidaknya 30 miligram per hari secara oral. Sebuah studi tahun 2010 juga telah membuktikan pemberian beta-karoten dengan dosis tersebut dapat mencegah dan memperbaiki masalah photoaging atau wajah keriput [6].

6. Teh daun lemon balm

Salah satu strategi holistik yang muncul baru-baru ini untuk mengatasi wajah keriput adalah teh daun lemon balm. Sebuah studi membandingkan sampel kecil orang yang minum teh daun lemon balm dengan kelompok yang minum plasebo teh daun barley. Hasilnya sunggu di luar dugaan! Teh daun lemon balm membuat kulit lebih elastis dan efektif memperbaiki kerusakan jaringan kulit. Ini karena daun lemon balm mengandung asam rosmarinic (RA), senyawa polifenol dengan aktivitas penghambatan pembentukan pentosidin (produk akhir glikasi lanjutan yang memicu penuaan dini) lebih kuat daripada agen anti-glikasi, aminoguanidine [7].

7. Ubah posisi tidur

Cara mengatasi wajah keriput selanjutnya adalah dengan mengubah posisi tidur. Dalam beberapa kasus, kerutan di wajah sebenarnya juga bisa disebabkan oleh posisi Anda saat tidur, yang disebut dengan ‘kompresi’. Hal ini disebabkan oleh wajah Anda yang menekan bantal dengan cara yang sama setiap malam. Lama-kelamaan, kompresi ini membuat kulit di bagian tertentu lebih lemah daripada bagian lain dan terbentuklah kerutan. Oleh sebab itu, untuk mencegah atau memperlambat kerutan akibat kompresi, ubah posisi tidur Anda dengan tidur telentang [8].

8. Cuci muka secara teratur

Photo created by jcomp – www.freepik.com

Jangan malas cuci muka kalau Anda ingin awet muda! Yaps, ini betul sekali, karena setiap hari Anda akan terpapar dengan berbagai polusi, kuman, bakteri, dan toksin lainnya yang dapat menyebabkan berbagai masalah kulit. Belum lagi, Anda menggunakan riasan make-up yang sebagian besar mengandung bahan kimia keras dan dapat menyerap ke dalam kulit jika tidak dibersihkan. Pada akhirnya, ini berkontribusi pada penuaan dini dan menyebabkan wajah keriput sebelum waktunya. Inilah mengapa Anda harus rajin mencuci muka setiap hari, minimal pagi dan malam hari.

9. Hindari sinar UV matahari

Seperti yang telah Anda ketahui, sinar ultraviolet adalah penyebab utama sebagian besar wajah keriput. Meskipun sinar ultraviolet dari matahari tidak dapat sepenuhnya dihindari, setidaknya Anda bisa mengurangi tingkat keterpaparannya dengan menggunakan tabir surya, serta memakai topi lebar, celana, dan kemeja lengan panjang untuk melindungi wajah dari sinar matahari selama berada di luar ruangan. Langkah-langkah ini mungkin masih akan menyerap sedikit sinar matahari, tetapi tidak cukup berkontribusi pada terjadinya kerutan di kulit wajah Anda.

10. Tingkatkan asupan antioksidan

Kulit adalah bagian tubuh yang terkena lebih banyak stres oksidatif daripada organ tubuh lainnya. Artinya, kulit Anda bisa rusak hanya dengan menjalani rutinitas harian. Oleh sebab itu, Anda perlu meningkatkan suplai antioksidan untuk membantu melawan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas pada sel-sel Anda. Meskipun mungkin Anda sudah menggunakan tabir surya atau krim anti-aging yang diperkaya dengan antioksidan, Anda tetap perlu mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan, seperti blueberry, anggur, kacang merah, kangkung, bayam, dan jamur Reishi. Ini akan membantu Anda mendapatkan kulit yang sehat, baik dari dalam pun dari luar, dan bisa meminimalkan tanda-tanda penuaan dini [9].

Jamur Reishi, dapat membantu mengatasi wajah keriput sebelum waktunya

jamur-reishi-membantu-mengatasi-wajah-keriput-karena-tinggi-antioksidan
Picture by John Naphat from Pixabay

Seperti penjelasan sebelumnya, salah satu cara mengatasi wajah keriput adalah meningkatkan asupan antioksidan. Nah, salah makanan yang kaya antioksidan adalah jamur Reishi. Antioksidannya ini mampu menetralisir radikal bebas (produk sampingan dari beberapa proses metabolisme) yang bisa sangat merusak sel melalui proses oksidasi. Akibatnya, radikal bebas dalam jangka panjang dapat mempercepat penuaan dan berbagai penyakit terkait usia.

Penelitian secara in vitro tahun 2019 menunjukkan nilai effective concentration (EC50) dari jamur Reishi rendah. Menurut para ahli, semakin rendah nilai EC50, semakin tinggi aktivitas antiradikal, alias antioksidan. Inilah alasan jamur Reishi (G. lucidum) merupakan salah satu makanan tinggi antioksidan yang dapat mengatasi wajah keriput dan penuaan dini [10]. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan ekstrak G. lucidum mampu meningkatkan aktivitas enzim superoksida dismutase dan katalase yang terlibat dalam menghilangkan radikal bebas di dalam tubuh [11].

Studi tahun 2017 dalam Aging and Disease menjelaskan bahwa Ganoderma lucidum (jamur Reishi/Lingzhi) memiliki sifat anti-penuaan dengan cara menghambat proses oksidasi dan neurodegenerasi, serta merangsang imunomodulasi. Sifat anti-aging ini berasal dari komponen senyawa aktif di dalam jamur Reishi, berupa polisakarida, triterpene, dan asam ganoderic. Oleh sebab itu, mengonsumsi jamur Reishi sebagai bagian dari diet sehat Anda bisa membantu mengatasi wajah keriput sebelum waktunya [12].

Jika Anda tertarik ingin menua dengan cara yang sehat bersama Nissan Reishi (suplemen makanan dari esktrak jamur Reishi), Anda bisa mendapatkan informasi lebih lanjutnya di sini.

Cover photo by user18526052 – www.freepik.com

Categories
Aging Gaya Hidup

Mau Tips Awet Muda di Usia Kepala Tiga? Jangan Lakukan 11 Hal Ini!

Awet muda meski usia sudah kepala tiga tentu menjadi harapan bagi semua orang. Pasalnya, tidak sedikit pula orang yang berhasil, meskipun banyak yang “masih” berusaha mencapainya. Agar usaha Anda tidak sia-sia, cobalah untuk menghindari hal-hal yang justru mempercepat penuaan Anda atau membuat penuaan Anda menjadi tidak sehat. Penasaran? Yuk, langsung cek di sini!

Hal-hal yang tidak boleh dilakukan agar tetap awet muda

Menurut WebMD, ada 11 hal yang harus Anda hindari agar tetap awet muda meski sudah memasuki usia kepala tiga, alias 30 tahunan [1]. Berikut hal-hal yang tidak boleh dilakukan untuk mencegah terjadinya penuaan dini:

1. Tidak cukup tidur

Kurang tidur dapat membuat kulit Anda cepat keriput dan kendur, karena tubuh Anda melepaskan lebih banyak kortisol – hormon stres – yang dapat memecah kolagen – protein yang membuat kulit halus dan kenyal. Jadi, mulai dari sekarang cobalah untuk mengatur jam tidur Anda sebaik mungkin. Hindari minum minuman beralkohol, kafein, dan bermain gadget sebelum tidur, karena ini membuat Anda semakin susah tidur.

2. Merokok

kebiasaan-merokok-mempercepat-penuaan
Photo by nensuria – www.freepik.com

Kebiasaan merokok memang telah dikaitkan dengan banyak kondisi kesehatan. Selain dapat meningkatkan risiko terkena kanker, merokok juga dapat mempercepat proses penuaan Anda dengan membuat kulit keriput dan kendur di usia muda. Ini terjadi karena asap rokok mengurangi aliran darah yang membawa nutrisi penting – seperti oksigen – ke permukaan kulit dan memperlambat produksi kolagen di tubuh Anda. Jadi, mulai dari sekarang, upayakanlah untuk berhenti merokok. Konsultasikan dengan dokter jika Anda kesulitan untuk melakukannya sendiri.

3. Terlalu banyak terpapar sinar matahari

Pada pagi hari, sinar matahari memang menyehatkan untuk tubuh. Namun, paparan sinar matahari di atas jam 10 pagi dapat merusak kolagen di kulit dan menyebabkan tubuh Anda memproduksi protein elastin terlalu banyak. Inilah mengapa Anda mungkin merasakan kulit mulai menebal, terasa kasar, serta muncul kerutan dan bintik-bintik penuaan atau disebut sun spots. Jadi, usahakan agar Anda tidak berada di bawah sinar matahari pada siang hari. Jika pun terpaksa, gunakan pelindung seperti tabir surya minimal SPF 30, topi, baju lengan panjang, dan kacamata hitam.

4. Tidak melembabkan kulit

gunakan-pelembab-kulit-agar-awet-muda
Photo by jcomp – www.freepik.com

Tidak sedikit orang yang membiarkan kulitnya tidak terhidrasi dengan baik. Akibatnya, kulit jadi kering, kasar, dan bersisik seperti orang tua. Cara agar kulit tetap lembab adalah:

  • Bersihkan kulit 1 – 2 kali dalam sehari. Jangan menggosok dengan keras karena dapat membuatnya iritasi.
  • Gunakan pembersih yang bersifat ringan tanpa alkohol atau bahan kimia lain yang dapat mengiritasi, membuat kasar, atau mengeringkan kulit Anda.
  • Gunakan pelembab minimal 2 kali sehari untuk membantu mengunci kelembapan kulit Anda.

5. Tidak makan sehat

Makan makanan yang tepat dapat membuat hidup Anda jauh lebih sehat dan berpeluang rendah mengalami penyakit, seperti diabetes, jantung, stroke, dan penyakit lainnya yang menguras energi masa muda Anda. Jadi, mulai dari sekarang, cobalah untuk mempertimbangkan menjalani pola makan sehat, seperti diet Mediterania yang terbukti secara ilmiah menyehatkan jantung. Kurangi asupan daging merah berlemak dan perbanyak asupan lemak sehat dari makanan seperti ikan, alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran.

6. Jarang berolahraga

Olahraga secara teratur adalah cara utama untuk membuat diri Anda tetap muda. Dengan menjaga tubuh tetap aktif, dapat memperkuat otot, meningkatkan energi dan suasana hati, mempertajam kinerja otak, dan mengurangi risiko penyakit terkait usia, seperti penyakit jantung. Kabar baiknya, olahraga yang Anda lakukan tidak perlu berat atau harus pergi ke gym. Cukup dengan melakukan olahraga ringan, seperti jalan cepat, berkebun, atau sekedar menari – setidaknya 30 menit pada sebagian besar hari dalam seminggu – sudah cukup membantu Anda awet muda.

7. Sering menyipitkan mata

sering-menyipitkan-mata-mempercepat-munculnya-kerutan
Photo by karlyukav – www.freepik.com

Ketika Anda menyipitkan mata,maka akan terlihat kerutan kulit di wajah Anda. Jika kebiasaan Anda seperti ini, lama-kelamaan dapat menyebabkan garis dan kerutan. Sebenarnya, ekspresi apa pun yang Anda lakukan berulang kali bisa menjadi masalah. Jadi, kalau misalnya Anda sering berada di luar ruangan, pakailah kacamata hitam dan topi bertepi lebar untuk mencegah Anda menyipitkan mata dan munculnya kerutan halus di sudut luar mata Anda.

8. Tidak memiliki social network

Menjaga hubungan dengan teman dan keluarga bisa membantu Anda tetap berjiwa muda. Selain itu, juga dapat meningkatkan kesehatan emosional dan fisik Anda, seperti membantu mencegah kecemasan, depresi, dan gangguan demensia terkait dengan usia, termasuk penyakit Alzheimer. Namun, perlu dicatat, bahwa yang terpenting adalah kualitas hubungan sosial Anda, bukan kuantitasnya.

9. Tidak mengontrol tekanan darah dengan baik

Tekanan darah tinggi atau disebut hipertensi adalah salah satu penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk jantung dan stroke. Penyakit ini juga meningkatkan risiko masalah kesehatan terkait usia, seperti demensia vaskular dan penyakit Alzheimer, karena merusak pembuluh darah kecil di otak Anda. Jadi, penting sekali mengontrol tekanan darah dengan menjalani pola makan sehat, olahraga, dan pengobatan sesuai dengan arahan dari dokter.

10. Jarang mengulurkan bantuan

awet-muda-dengan-cara-saling-berbagi
Photo by rawpixel.com – www.freepik.com

Percayalah, bahwa orang yang suka memberi jauh hidupnya lebih bahagia daripada orang yang jarang mengulurkan bantuan. Mengapa? Karena tubuh Anda akan melepaskan lebih banyak “hormon kesenangan”, atau disebut endorfin, saat melihat kebahagiaan pada orang yang Anda bantu kehidupannya. Ini dapat menurunkan stres dan bahkan, membantu meningkatkan kesehatan jantung dan sistem kekebalan Anda. Perlu diingat, bahwa bantuan tidak harus selalu berupa uang.

11. Melewati medical check-up

Jangan menunggu usia tua baru Anda rutin melakukan pemeriksaan ke dokter. Melakukannya sejak Anda muda akan lebih baik untuk mendeteksi adanya kemungkinan sesuatu yang tidak beres. Semakin cepat diketahui, semakin cepat untuk ditangani, dan semakin rendah risiko terserang penyakit di kemudian hari.

suplemen-nutrisi-nissan-reishi

Anda juga bisa mengonsumsi suplemen nutrisi Nissan Reishi yang terbuat dari ekstrak jamur Reishi (Lingzhi) untuk membantu mencegah penuaan dini dan awet muda. Kandungan senyawa bioaktif polisakarida, triterpen, dan Ganoderma lucidum polisakarida peptida (GLPP)-nya terbukti memiliki efek antioksidan dan imunomodulator yang dapat berperan sebagai anti-penuaan (anti-aging) [2, 3, 4].

Info pemesanan Nissan Reishi lebih lanjut bisa Anda akses di sini.

Photo by freepik – www.freepik.com