Categories
Diabetes Hati Imunitas Kardiovaskuler Kelelahan

Dikenal Banyak Khasiatnya, Amankah Jamur Lingzhi Dikonsumsi?

Lingzhi atau Reishi adalah sejenis jamur obat tradisional yang telah dikenal karena khasiatnya yang besar untuk kesehatan. Bahkan, masyarakat Tiongkok menyebutnya sebagai “jamur keajaiban” atau “magical mushroom“. Namun, apakah jamur ini aman dikonsumsi? Let’s check it out!

Kandungan gizi jamur Lingzhi

Sebuah studi review tahun 1999 mengungkapkan bahwa sebagian besar kandungan jamur adalah air – hampir 90 persen – sisanya karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral [1].

Lalu, dalam jurnal Food Research International menyebutkan bahwa jumlah zat gizi makro dari jamur Lingzhi (Ganoderma lucidum) adalah karbohidrat (26-28 persen), lemak (3-5 persen), dan protein (7-8 persen) [2].

Menariknya, banyak manfaat dari jamur Lingzhi telah dikaitkan dengan kandungan senyawa bioaktifnya, di antaranya [3, 4]:

  • Polisakarida
  • Terpenoid
  • Steroid
  • Fenol
  • Nukleotida dan turunannya
  • Glikoprotein

Manfaat jamur Lingzhi untuk kesehatan

Dahulu, kemujaraban jamur Lingzhi dikenal melalui bukti anekdot, adat istiadat, dan penggunaannya secara tradisional [5]. Seiring waktu, penelitian ilmiah pun sudah banyak dilakukan – meski sebagian besar terbatas pada tabung reaksi atau uji coba hewan atau manusia dalam skala kecil.

Dengan komponen aktif yang ada di dalamnya, Ganoderma lucidum diyakini mampu mengatasi kelelahan, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, serta peradangan dengan memperkuat sistem kekebalan tubuh [6].

Tidak hanya itu, jamur ini juga dapat membantu mengontrol gula darah, masalah hati, masalah imun, kanker, dan sebagai antibiotik [7]. Baru-baru ini, studi menemukan manfaat Reishi sebagai agen prebiotik yang layak untuk dipertimbangkan [8].

Apakah ada efek sampingnya?

Konsumsi jamur Lingzhi umumnya dapat ditoleransi dengan baik dengan sedikit efek samping yang signifikan. Namun, Reishi juga mengandung zat yang dapat bertindak seperti pengencer darah, berpotensi memicu tinja berdarah, mimisan, dan mudah memar [9].

Oleh sebab itu, konsumsi jamur ini tidak disarankan jika Anda dalam kondisi [9, 10]:

  • Mengonsumsi antikoagulan seperti warfarin
  • Dijadwalkan akan menjalani operasi
  • Mengonsumsi obat antihipertensi
  • Hamil
  • Menyusui
  • Anak-anak

Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan Anda terlebih dahulu sebelum mengonsumsi suplemen Reishi dalam bentuk apapun. Hal ini untuk memastikan tidak ada efek samping berbahaya yang terjadi setelah mengonsumsinya.

Dosis aman konsumsi jamur Lingzhi

Pada dasarnya, tidak ada pedoman yang mengatur penggunaan Reishi secara tepat. Meski begitu, dalam jurnal Cochrane Database of Systematic Reviews, kebanyakan suplemen jamur Lingzhi/Reishi tersedia dalam bentuk kapsul dan dianggap aman bila dikonsumsi dalam rentang 1,5 – 9 g ekstrak kering per hari [11].

Perlu diketahui bahwa proses penanaman jamur Lingzhi membutuhkan lingkungan yang steril dan rentan terhadap kontaminasi udara. Terlebih lagi, obat herbal tidak harus menjalani pengujian ketat seperti halnya obat farmasi, sehingga tidak menutup kemungkinan beberapa produk “Reishi” mungkin tidak mengandung Ganoderma lucidum sama sekali atau dicampur dengan berbagai bahan tidak aktif [10].

Jadi, pastikan Anda selalu memilih produk jamur Lingzhi yang bersertifikat organik dan keamanannya diakui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), guna mengurangi risiko paparan pestisida dan racun lainnya,serta memastikan kualitas dan keamanan produk, terutama dalam menggunakan pengobatan herbal impor.

Nissan Reishi, suplemen kesehatan yang bersertifikasi

suplemen-nutrisi-nissan-reishi

Dari sekian banyak produk Reishi yang ada di pasaran, Nissan Reishi adalah satu-satunya yang dikembangkan langsung oleh perusahaan Nissan Chemical, salah satu perusahaan tertua di Jepang yang sudah berusia 138 tahun.

Produsen memberikan upaya terbaiknya dalam memformulasikan Lingzhi ke dalam sajian tablet. Hingga diperoleh dalam 1 tablet Nissan Reishi setara dengan 12 kapsul bubuk jamur Lingzhi biasa. Ini menunjukkan potensi manfaatnya 12 kali lipat lebih besar dari produk Lingzhi biasa.

Hal yang lebih menakjubkan lagi, Nissan Reishi dijamin kualitas dan keamanan bahan bakunya oleh Nippon Reishi Association (asosiasi Reishi terbesar di Jepang) dan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Jadi, Anda tidak perlu ragu lagi dengan khasiat, kualitas, dan keamanan dari Nissan Reishi.

Yuk, langsung klik di sini untuk mendapatkan informasi Nissan Reishi lebih lanjut!

Categories
Gaya Hidup Hati Lemak Berlebih

Fatty Liver dan Minuman Beralkohol Hubungannya Apa, Ya?

Fatty liver (perlemakan hati) adalah salah satu penyakit hati yang berkaitan dengan kebiasaan konsumsi minuman beralkohol. Hati sendiri di dalam tubuh memiliki fungsi dan peran yang sangat vital, termasuk dalam memecah makanan menjadi energi, membantu tubuh membuang produk limbah dari sisa metabolisme, serta melawan infeksi, terutama di usus. Ketika seseorang mengalami kerusakan hati, jarang sekali ia menyadarinya sejak awal – sampai muncul keadaan yang lebih serius. Lalu, apa sih kaitannya fatty liver dan minuman beralkohol? Let’s check!

Fatty liver

Sesuai dengan namanya, fatty liver adalah hati yang berlemak, atau biasa disebut dengan perlemakan hati. Lemak yang telah menumpuk banyak di organ hati lama-kelamaan dapat merusak fungsi dan kerja hati di dalam tubuh hingga menyebabkan komplikasi yang cukup serius. Sayangnya, orang yang mengalami perlemakan hati jarang mengetahui bahwa dirinya mengalami ini. Bahkan, sering kali ketahuan setelah menjalani pemeriksaan medis untuk alasan yang lain.

Fatty liver ada dua jenis, yaitu perlemakan hati non-alkoholik (bisa dipicu karena berat badan berlebih, hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi) dan perlemakan hati alkoholik (dipicu oleh kebiasaan minum minuman beralkohol) [1, 2]. Bila penyakit ini dibiarkan, keduanya sama-sama dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti sirosis hati [3].

tahapan-penyakit-hati-akibat-minuman-beralkohol
Created by brgfx – www.freepik.com

Jika Anda sudah mengalami sirosis hati, maka jaringan hati Anda sudah rusak dan mengalami gagal fungsi. Lebih parahnya lagi, ini juga bisa mengancam nyawa Anda. Jadi, penting untuk segera menemui dokter apabila Anda merasakan gejala seperti:

  • Keluar darah dari hidung.
  • Perut sakit dan terasa kembung.
  • Mual dan muntah bahkan berdarah.
  • Kelelahan.
  • Mengalami penyakit kuning, terutama pada kulit dan mata.
  • Gatal pada kulit.
  • Mengalami kebingungan dan fungsi memori terganggu.
  • Pembengkakan di bagian kaki.

Kaitan fatty liver dan minuman beralkohol

Seperti penjelasan sebelumnya, salah satu jenis penyakit fatty liver adalah yang disebabkan oleh kebiasaan konsumsi minuman beralkohol. Secara keseluruhan, ada lebih dari sepertiga (37%) kasus kematian di dunia terjadi akibat penyakit hati dan setidaknya, satu dari 10 kematian orang yang berusia 40-an dengan penyakit hati disebabkan oleh penyakit hati terkait alkohol [4].

Menurut Dr Sarah Jarvis yang diwawancarai oleh tim Drinkaware, para ilmuwan masih belum dapat memastikan alasan minum terlalu banyak alkohol bisa merusak hati Anda. Meski begitu, ada dugaan seperti berikut:

1. Stres oksidatif

Stres oksidatif adalah kondisi tubuh di mana lebih banyak radikal bebas (senyawa perusak sel) daripada antioksidan untuk menetralisirnya. Hal ini mengakibatkan proses pemecahan alkohol oleh hati menghasilkan senyawa kimia yang dapat merusak sel-sel hati. Lama-kelamaan, kondisi ini dapat menyebabkan peradangan dan terbentuknya jaringan parut ketika hati Anda mencoba memperbaiki dirinya sendiri. Akibatnya, sel-sel normal hati Anda tergantikan dengan jaringan parut ini dan menyebabkan kegagalan fungsi.

2. Racun di dalam bakteri usus

Alkohol yang terlalu banyak diminum dalam jangka waktu lama juga dapat merusak usus Anda, sehingga memungkinkan racun dari bakteri usus Anda masuk ke dalam organ hati. Racun ini akhirnya menyebabkan peradangan dan terbentuknya jaringan parut yang bisa mengakibatkan kegagalan fungsi hati.

Sayangnya, bukti terkait seberapa banyak dan seberapa sering Anda perlu minum alkohol untuk meningkatkan kemungkinan terkena fatty liver masih belum jelas. Namun, menurut Drinkaware, semua penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak alkohol yang Anda minum, semakin besar kemungkinan Anda untuk mengembangkan penyakit hati.

Penting menghilangkan kebiasaan minum minuman beralkohol

Setelah mengetahui hal ini, tentu cara utama untuk mencegah fatty liver adalah dengan menghilangkan kebiasaan konsumsi alkohol. Berlaku sama jika Anda sedang mengalami perlemakan hati alkoholik. Cara terbaik untuk mengurangi kerusakan dan perkembangan penyakit hati ini adalah dengan berhenti minum minuman beralkohol.

Kabar baiknya, jika Anda berhenti minum setidaknya selama dua minggu atau tidak melebihi anjuran minum yang disarankan oleh dokter Anda, maka hati Anda mulai membuang lemak yang berlebih. Sebaliknya, jika Anda tidak mengubah kebiasaan minum Anda, maka perlemakan hati ini adalah tahap pertama Anda menuju penyakit hati yang lebih serius. Jadi, cobalah secara perlahan untuk mengurangi jumlah alkohol yang diminum. Setelah itu, mulailah untuk tidak mengonsumsinya lagi, agar hati Anda terjaga dengan baik.

Bisakah jamur Reishi (Lingzhi) menjadi bagian dari perjuangan Anda dalam mengatasi dan mencegah fatty liver?

jamur-reishi-atau-lingzhi

Tentu bisa. Selain Anda mengubah kebiasaan minum, penting juga untuk mengubah pola makan menjadi lebih sehat, terutama asupan rendah lemak dan rendah garam. Hal ini dapat membantu memperlambat penyerapan alkohol dan mendukung fungsi hati Anda secara keseluruhan.

Selain itu, kandungan gizi dari jamur Reishi (Lingzhi) juga berkhasiat untuk meningkatkan dan menjaga fungsi hati Anda (hepatoprotektif). Jamur ini terkenal dengan kandungan senyawa bioaktifnya berupa Ganoderma lucidum Polysaccharides (GLPS) yang mampu mengurangi peradangan dan menghambat aktivitas radikal bebas di jaringan hati [5].

Dengan adanya aktivitas ini, ekstrak jamur Reishi dapat dijadikan sebagai suplemen nutrisi dalam pencegahan dan terapi pendamping dalam perawatan penyakit fatty liver – sekaligus mencegah komplikasi yang lebih serius, seperti sirosis hati.

Saran dari Lingzhi

Suplemen nutrisi Nissan Reishi bukanlah obat untuk fatty liver, melainkan terapi penunjang untuk membantu meningkatkan dan melindungi sel hati Anda yang masih sehat. Anda tetap perlu melakukan konsultasi dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi suplemen ini, agar sesuai dengan kondisi kesehatan Anda saat ini.

Info pemesanan Nissan Reishi (suplemen nutrisi dari ekstrak jamur Lingzhi) lebih lanjut bisa Anda akses di sini.

Photo by freepic.diller – www.freepik.com