Categories
Gaya Hidup Lemak Berlebih

Susah Turun Berat Badan? Mungkin Asupan Serat Ini Belum Terpenuhi!

Serat adalah salah satu zat gizi penting yang menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan Anda. Salah satu manfaat memenuhi asupan serat harian adalah membantu penurunan berat badan yang sehat.

Sayangnya, masih banyak orang yang belum tahu kalau ‘jenis serat’ ini juga penting untuk program diet. Nah, apa sih jenis serat itu? Seberapa efektifkah serat tersebut untuk menurunkan berat badan Anda mencapai ideal? Let’s check it out!

Apa itu serat?

Serat adalah jenis karbohidrat yang tidak dapat dicerna oleh manusia yang ditemukan secara alami dalam makanan nabati [1].

Contoh makanan nabati yang kaya serat, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan polong-polongan.

Selain serat, makanan tersebut juga mengandung vitamin, mineral, dan zat gizi penting lainnya yang diperlukan untuk kesehatan tubuh yang optimal.

Meskipun serat tidak dapat dicerna, tetapi mencukupi asupan serat harian sangat berdampak positif bagi kesehatan Anda.

Jenis serat

Ada dua jenis serat, yaitu serat larut dan tidak larut. Keduanya sama-sama penting untuk kesehatan Anda dengan cara kerjanya yang berbeda di dalam tubuh [2].

1. Serat larut

Serat larut adalah jenis serat yang dapat menarik air dan membentuk gel, seperti beta-glucan dan glukomanan. Gel tersebut menyebabkan proses pencernaan Anda menjadi lebih lambat, yang pada gilirannya bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Contoh makanan tinggi serat larut termasuk gandum, kacang-kacangan, dan kulit tumbuhan yang dapat dimakan.

2. Serat tidak larut

Serat tidak larut adalah jenis serat yang ‘menolak’ air, sehingga bermanfaat untuk menambah kepadatan feses dan membantu pergerakan makanan di saluran pencernaan.

Umumnya, serat ini sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang mengalami sembelit.

Anda dapat menemukan jenis serat ini di dalam sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan biji-bijian, dedak gandum, serta makanan dari gandum utuh seperti pasta gandum dan beras merah.

Rekomendasi asupan serat harian

Sebagian besar ahli kesehatan merekomendasikan asupan serat dalam diet adalah kombinasi antara serat larut dan tidak larut, di mana 75% berasal dari serat tidak larut dan 25% berasal dari serat larut [3].

Sama halnya dengan University of California San Francisco yang merekomendasikan asupan serat total sebesar 25-30 gram per hari, di mana sekitar seperempat (6-8 gram per hari) berasal dari serat larut [4].

Peran serat dalam menurunkan berat badan

Prinsip utama dalam penurunan berat badan yang sehat adalah defisit kalori. Untuk bisa berhasil melewatinya, tentu Anda perlu mengontrol nafsu makan Anda.

Makan makanan yang dapat menekan nafsu makan dan membuat Anda kenyang lebih lama tentunya dapat mengurangi asupan kalori Anda. Alhasil, Anda bisa menurunkan berat badan tanpa merasa kelaparan.

Di sinilah peran serat sangat dibutuhkan, terutama serat larut seperti beta-glucan, psyllium, glukomanan, dan gum [5]. Serat ini dapat mengurangi nafsu makan dan meningkatkan rasa kenyang, sehingga makan Anda tidak kalap.

Serat larut membentuk gel yang kental. Semakin kental seratnya, semakin baik untuk mengurangi nafsu makan dan asupan makanan Anda.

Gel ini akan memperlambat pengosongan lambung, serta meningkatkan waktu pencernaan dan penyerapan makanan. Hasil akhirnya adalah memberikan Anda rasa kenyang yang lama dan nafsu makan Anda pun berkurang secara signifikan [6, 7].

Di sisi lain, makanan tinggi serat juga cenderung memiliki kepadatan energi yang lebih rendah. Artinya, ini dapat membuat Anda lebih kenyang tanpa harus makan secara berlebihan, sehingga defisit kalori Anda dapat berjalan dengan baik.

Beta-glucan, salah satu serat larut yang penting untuk menurunkan berat badan

Kini Anda tahu bahwa serat larut memainkan peranan yang besar dalam proses penurunan berat badan. Salah satu serat larut yang sudah banyak diteliti oleh para ilmuwan khasiatnya untuk mencegah dan mengatasi obesitas adalah beta-glucan.

Beta-glucan (ūĚõĹ-glucan) adalah serat larut yang menjadi populer belakangan ini, karena beberapa sifat fungsional dan bioaktifnya. Perannya bermanfaat dalam resistensi insulin, dislipidemia, hipertensi, dan obesitas.

Kemampuannya berfermentasi dan membentuk larutan yang sangat kental di dalam usus Anda telah menjadi dasar manfaat kesehatannya, terutama menurunkan berat badan [8].

Studi yang diterbitkan di Nutrition tahun 2017 membuktikan bahwa beta-glucan dapat berkontribusi untuk mencegah obesitas lemak visceral. Ini dapat dilihat dari indikator visceral fat, berat badan, IMT, dan lingkar pinggang individu mengalami penurunan secara signifikan dan aman [9].

Ragam makanan kaya beta-glucan

Makanan yang kaya akan beta-glucan termasuk sereal (seperti oat dan barley), beberapa jenis jamur (seperti Reishi, Shiitake, atau Maitake), ragi, rumput laut, dan alga. Gandum dan sorgum juga mengandung beta-glucan dalam jumlah yang lebih sedikit [10].

Sebuah studi yang terbit di Nature Communications tahun 2015 menunjukkan bahwa ekstrak jamur Reishi efektif mengurangi berat badan, peradangan, dan resistensi insulin pada tikus yang diberi diet tinggi lemak.

Ini karena jamur Reishi mengandung senyawa polisakarida (beta-glucan) yang menghasilkan efek anti-obesitas dan memodulasi mikrobiota di usus [11].

Jika Anda tertarik ingin menurunkan berat badan mencapai ideal dengan cara yang sehat, Nissan Reishi bisa menjadi solusi terbaik untuk Anda.

Namun ingat, tingkatkan asupan serat Anda secara bertahap untuk mencegah efek samping dari kelebihan serat, seperti ketidaknyamanan perut, kram, bahkan diare.

Original featured image by rawpixel.com – www.freepik.com

Categories
Gaya Hidup Imunitas Kanker Lemak Berlebih

Ini Bedanya Probiotik dan Prebioktik, Jangan Keliru!

Probiotik dan prebiotik tampaknya telah menjadi topik kesehatan yang ramai diperbincangkan saat ini. Sama halnya dengan zat gizi makro maupun mikro dalam makanan, kehadiran probiotik dan prebiotik juga sangat berarti untuk kesehatan Anda.

Probiotik adalah bakteri yang menguntungkan untuk kesehatan, sedangkan prebiotik adalah makanan untuk si bakteri tersebut. Untuk lebih jelasnya, yuk, simak terus artikel berikut!

Apa itu probiotik?

Probiotik adalah organisme hidup – biasanya jenis bakteri tertentu – yang ada di dalam makanan atau suplemen tertentu. Probiotik menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan, karena secara langsung menambah populasi mikroba sehat di usus Anda.

Manfaat probiotik

Kehadiran bakteri baik di saluran pencernaan Anda dapat membantu melindungi Anda dari serangan bakteri dan jamur berbahaya.

Hal ini dibuktikan oleh sebuah studi tahun 2013 yang mengungkapkan bahwa berbagai jenis bakteri baik di usus dapat membantu fungsi sistem kekebalan tubuh, memperbaiki gejala depresi, membantu mengatasi obesitas, dan beragam manfaat lainnya [1].

Beberapa bakteri baik di usus Anda juga membentuk vitamin K dan asam lemak rantai pendek. Ini merupakan sumber zat gizi utama bagi sel-sel yang melapisi usus besar Anda [1].

Probiotik dapat membuat penghalang usus yang kuat, sehingga membantu Anda terhindar dari zat berbahaya, virus, dan bakteri. Probiotik juga membantu mengurangi peradangan dalam tubuh dan risiko kanker kolon [2].

Ini hanyalah beberapa cara utama bakteri baik di usus berinteraksi dengan sistem tubuh Anda. Masih banyak lagi cara tidak langsung bakteri di usus memengaruhi tubuh dan kesehatan Anda secara keseluruhan [3].

Ragam makanan yang mengandung probiotik

Yogurt adalah makanan yang terkenal dengan kandungan probiotiknya. Ada juga beberapa makanan fermentasi lainnya yang kaya dengan probiotik, seperti:

  • Teh kombucha.
  • Kefir (susu dan non-dairy).
  • Kimchi.
  • Sayuran acar yang tidak dipasteurisasi.

Perlu diingat bahwa jika Anda makan makanan fermentasi untuk mengambil manfaat probiotiknya, maka pastikan makanan tersebut tidak dipasteurisasi. Ini karena proses tersebut dapat membunuh bakteri.

Beberapa dari makanan tersebut juga dapat dianggap sebagai sinbiotik, karena mengandung bakteri menguntungkan sekaligus sumber serat prebiotik untuk dimakan oleh bakteri. Misalnya, keju, kefir, dan asinan kubis [4].

Apa itu prebiotik?

Tidak hanya probiotik saja yang bermanfaat untuk kesehatan, ada prebiotik juga yang tidak kalah hebat untuk mendukung kesehatan Anda secara optimal.

Prebiotik adalah zat yang berasal dari jenis karbohidrat (sebagian besar serat) yang tidak dapat dicerna oleh manusia. Alhasil, bakteri baik di usus Anda yang memakan serat ini.

Prebiotik bertindak seperti pupuk yang merangsang pertumbuhan bakteri baik di usus untuk mendukung pencernaan yang sehat dan kekebalan tubuh yang kuat.

Salah satu hal yang dilakukan oleh bakteri baik di usus Anda terhadap serat prebiotik adalah mengubahnya menjadi asam lemak rantai pendek, atau disebut sebagai butirat.

Sebuah studi menemukan bahwa produksi butirat di usus besar tidak dapat dipertahankan tanpa adanya asupan serat prebiotik yang memadai [5].

Ragam makanan yang mengandung prebiotik

Umumnya, prebiotik banyak ditemukan dalam buah dan sayuran, terutama yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti serat dan pati resisten.

Karbohidrat ini tidak dapat dicerna oleh tubuh, sehingga hanya melewati sistem pencernaan sebagai makanan bagi bakteri dan mikroba lainnya di usus Anda.

Berikut makanan yang kaya akan serat prebiotik:

  • Buncis.
  • Kacang polong.
  • Gandum.
  • Pisang.
  • Buah beri-berian.
  • Asparagus.
  • Bawang putih.
  • Daun bawang.
  • Bawang merah.
  • Jamur Reishi/Lingzhi.

Mengenal prebioktik dari jamur Lingzhi

Belum lama ini, jamur Lingzhi ditemukan dapat berperan sebagai agen prebiotik di usus Anda.

Hal ini merujuk pada hasil temuan Chang dan timnya pada tahun 2015 yang meneliti peranan jamur Lingzhi (Ganoderma lucidum) dalam mengurangi obesitas [6].

Dalam hasil penelitian tersebut, Chan dan tim menemukan bahwa jamur Lingzhi dapat mengurangi berat badan, peradangan, dan memperbaiki resistensi insulin dengan cara mengembalikan keseimbangan mikrobiota di usus, membuat penghalang usus yang kuat, dan mengurangi endotoksemia metabolik.

Meskipun hasil penelitian ini masih terbatas pada hewan dan masih perlu banyak penelitian lagi untuk memperkuat kesimpulannya, tetapi layak untuk dipertimbangkan.

Ini karena Chang dan timnya berhasil mendukung konsep prebiotik pada jamur Lingzhi, terutama dalam mengatasi obesitas dan gangguan metabolisme terkait.

Kesimpulan

Inilah perbedaan probiotik dan prebiotik yang harus Anda ketahui. Selain probiotik, penting juga mengonsumsi makanan kaya prebiotik, yang secara tidak langsung turut mendukung fungsi sistem tubuh Anda secara menyeluruh.

Sudahkah Anda mengonsumsi makanan kaya probiotik dan prebiotik hari ini?

Gambar cover oleh Alicia Harper dari Pixabay

Categories
Diabetes Gaya Hidup Kardiovaskuler Kelelahan Lemak Berlebih

7 Manfaat Olahraga Sepeda Statis untuk Kesehatan

Olahraga sepeda tidak harus ke luar rumah, loh! Anda juga bisa melakukannya di dalam rumah dengan menggunakan sepeda statis. Eits, tenang saja, aktivitas fisik ini tidak akan mengurangi manfaat olahraga sepeda seperti pada umumnya. Justru, memiliki beberapa kelebihan yang mungkin tidak Anda peroleh saat bersepeda di luar rumah. Apa saja ya manfaat olahraga sepeda statis yang bisa Anda dapatkan? Let’s check more here!

7 Manfaat olahraga sepeda statis untuk kesehatan

Mengendarai sepeda statis termasuk cara yang efisien dan efektif untuk membakar kalori dan lemak, sekaligus memperkuat jantung, paru-paru, dan otot tubuh Anda. Menurut Cronkleton yang dilansir dari Healthline, ada 7 manfaat olahraga sepeda statis yang bisa Anda peroleh, antara lain:

1. Menguatkan otot jantung

Bersepeda adalah salah satu cara terbaik untuk memompa jantung Anda, sehingga sering dilakukan sebagai bagian dari olahraga kardio atau aerobik. Olahraga ini dapat meningkatkan aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh, hingga akhirnya bermanfaat untuk kesehatan Anda dengan cara:

  • Meningkatkan fungsi memori dan kesehatan otak.
  • Mengontrol tekanan darah.
  • Meningkatkan kualitas tidur.
  • Mengontrol kadar gula darah.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Meningkatkan mood atau suasana hati.
  • Mengurangi stres.
  • Meningkatkan tingkat energi tubuh.

2. Membantu menurunkan berat badan

Yaps, olahraga sepeda statis juga dapat membantu penurunan berat badan Anda yang sehat. Bergantung pada intensitas latihan dan berat badan Anda, Anda dapat membakar lebih dari 600 Kalori dalam satu jam dengan mengendarai sepeda statis.

Selain itu, Anda tidak perlu persiapan khusus layaknya ketika bersepeda ke luar rumah. Olahraga dengan sepeda statis adalah pilihan yang sangat baik untuk membakar kalori dengan cepat.

3. Membakar lemak tubuh

Selain kalori, manfaat olahraga sepeda statis juga dapat membantu membakar lemak tubuh dan membangun kekuatan otot.

Sebuah studi tahun 2010 menemukan bahwa bersepeda dalam ruangan yang dikombinasikan dengan diet rendah kalori efektif mengurangi berat badan dan lemak tubuh. Selain itu, juga efektif menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida.

Dalam penelitian tersebut, para peserta melakukan aktivitas bersepeda selama 45 menit 3 kali dalam seminggu, serta mengonsumsi 1.200 Kalori dalam sehari selama 12 minggu. Wah, menarik bukan?

4. Memberikan latihan berdampak rendah

Olahraga sepeda statis adalah bentuk latihan dengan risiko cedera yang rendah, karena menggunakan gerakan halus untuk memperkuat tulang dan sendi tanpa memberi banyak tekanan.

Oleh sebab itu, bersepeda statis adalah pilihan latihan yang baik untuk orang-orang yang punya masalah sendi atau cedera.

Perlu dicatat bahwa olahraga yang tidak tepat dapat membuat pergelangan kaki, lutut, pinggul, dan persendian Anda yang lainnya mengalami cedera. Jadi, pastikan Anda melakukan olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda, ya!

5. Memperkuat kaki dan otot tubuh bagian bawah

Manfaat olahraga sepeda statis juga dapat membantu menguatkan otot kaki dan tubuh bagian bawah. Tindakan mengayuh misalnya, dapat membantu memperkuat betis, paha belakang, dan paha depan Anda. Selain itu, olahraga ini dapat melatih otot-otot inti, punggung, dan glutes Anda.

Menariknya lagi, jika Anda menggunakan sepeda statis dengan pegangan, Anda juga dapat melatih otot tubuh bagian atas sekaligus, termasuk bisep, trisep, dan bahu.

6. Memungkinkan untuk latihan interval

Dengan menggunakan sepeda statis, memungkinkan Anda untuk melakukan latihan interval. Jenis latihan ini dapat membantu Anda membakar kalori lebih banyak dalam waktu yang lebih singkat. Selain itu, juga meningkatkan kebugaran kardio Anda.

Sepeda statis memungkinkan tingkat resistensi yang bervariasi, sehingga Anda bisa berolahraga dengan intensitas rendah, sedang, ataupun tinggi. Inilah yang membuatnya ideal sebagai latihan interval.

7. Lebih aman daripada bersepeda di jalan raya

Terakhir yang juga tidak kalah penting adalah keamanannya. Bersepeda di luar ruangan memang bagus, tetapi cenderung lebih berisiko. Misalnya, permukaan jalan tidak rata atau licin, pengemudi yang lalai, dan jarak pandang yang buruk.

Selain itu, sulit untuk mengumpulkan motivasi untuk berolahraga, karena dipengaruhi oleh cuaca seperti panas atau hujan. Bahkan, berolahraga di saat cuaca sedang tidak kondusif akan terasa tidak aman.

Tips berolahraga sepeda statis dengan aman

Meski bersepeda statis lebih aman daripada bersepeda di jalanan, tetap ada risiko cedera yang perlu Anda pertimbangkan, seperti:

  • Mengalami kelelahan otot atau cedera dari gerakan yang berulang atau bentuk sepeda yang tidak tepat.
  • Terjatuh dari sepeda dan melukai diri sendiri jika keseimbangan Anda terganggu.

Nah, agar Anda tetap aman dan maksimal memperoleh manfaat olahraga sepeda statis, cobalah untuk menerapkan beberapa tips berikut:

  • Selalu posisikan tubuh Anda dengan benar dan gunakan bentuk sepeda yang tepat.
  • Beristirahat agar ada waktu bagi tubuh Anda untuk pulih, terutama jika Anda mengalami sakit atau nyeri otot.
  • Jangan memaksakan diri, apalagi berpacu dengan anggota kelompok yang lain. Hal ini sangat berbahaya, terutama jika Anda adalah seorang pemula.

Inilah 7 manfaat olahraga sepeda statis untuk kesehatan yang dapat Anda peroleh. Dengan bersepeda dalam ruangan, Anda tidak perlu khawatir lagi dengan lalu lintas, kondisi jalan, atau hal buruk lainnya. Anda bisa berolahraga dengan aman pada suhu yang nyaman setiap kali ingin berolahraga.

Cover photo by freepik – www.freepik.com

Categories
Diabetes Gaya Hidup Kardiovaskuler Lemak Berlebih

Yuk, Terapkan 10 Langkah Berikut untuk Cegah Penyakit Jantung!

Ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Faktor risiko ini ada yang bisa dikendalikan seperti gaya hidup, dan ada pula yang tidak seperti genetika, usia, dan jenis kelamin [1, 2]. Center for Disease Control and Prevention (CDC) menerangkan bahwa dengan menjalani gaya hidup sehat, Anda dapat mengontrol tekanan darah, kolesterol, dan gula darah tetap normal [3].

Jika semua ini terkendali dengan baik, maka Anda satu langkah lebih maju dalam mencegah penyakit jantung.

10 Langkah sehat bantu cegah penyakit jantung

Kabar baiknya, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk memelihara kesehatan jantung. Berikut 10 langkah penting yang dapat membantu mencegah berbagai masalah jantung [1, 2, 3, 4, 5]:

1. Kontrol tekanan darah

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tekanan darah tinggi adalah salah satu faktor risiko utama penyakit jantung. Anda perlu memeriksakan tekanan darah Anda secara teratur, terutama jika Anda punya riwayat hipertensi.

Jika dokter meresepkan Anda obat, minumlah sesuai dengan petunjuk dokter. Menerapkan gaya hidup sehat seperti diet, olahraga, kelola stres, dan istirahat yang cukup juga dapat mencegah atau mengontrol tekanan darah tinggi Anda.

2. Jaga kadar kolesterol tetap normal

Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyumbat pembuh darah arteri di jantung. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit arteri koroner dan serangan jantung. Oleh sebab itu, penting sekali melakukan perubahan gaya hidup dan mengonsumsi obat-obatan jika diperlukan untuk menurunkan kadar kolesterol Anda.

3. Pertahankan berat badan sehat

Kelebihan berat badan (overweight) atau obesitas juga dapat membahayakan kesehatan jantung Anda. Ini berkaitan dengan faktor risiko penyakit jantung lainnya, seperti kadar kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan diabetes. Maka dari itu, mempertahankan berat badan normal dan sehat dapat membantu Anda mencegah penyakit jantung.

4. Makan makanan sehat

Makanan sehat yang seperti apa? Cobalah mulai sekarang batasi makanan yang tinggi lemak jenuh, natrium, dan gula tambahan. Perbanyak asupan buah segar, sayuran, dan biji-bijian. Diet DASH adalah contoh pola makan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol, sehingga Anda bisa terhindar dari masalah jantung.

5. Olahraga teratur

Olahraga secara teratur memberikan banyak manfaat untuk tubuh, termasuk memperkuat otot jantung dan meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu, olahraga juga dapat membantu mempertahankan berat badan sehat, serta menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Semua ini tentunya dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

6. Batasi alkohol

Terlalu banyak konsumsi minuman beralkohol dapat meningkatkan tekanan darah dan berat badan. Sementara ini adalah dua hal yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Jadi, sebaiknya batasi bahkan hindari saja minuman yang mengandung alkohol.

7. Jangan merokok

Tidak hanya alkohol, Anda pun juga sangat disarankan untuk tidak merokok, karena dapat meningkatkan tekanan darah dan membuat Anda berisiko lebih tinggi terkena serangan jantung dan stroke.

Beruntunglah jika Anda memang tidak merokok dan jangan pernah memulainya. Namun, jika Anda merokok, mulailah berhenti merokok sekarang juga untuk menurunkan risiko penyakit jantung.

8. Kelola stres

Stres juga telah dikaitkan dengan penyakit jantung. Bahkan, stres yang ekstrim bisa menjadi “pemicu” serangan jantung. Inilah alasan Anda tidak boleh stres berkepanjangan.

Selain itu, banyak orang yang berusaha mengatasi stresnya dengan makan berlebihan, minum-minum, dan merokok. Hal ini justru berdampak buruk bagi jantung Anda.

Cobalah kurangi stres dengan melakukan olahraga, mendengarkan musik, menjalani hobi, pergi berlibur, dan bermeditasi. Langkah ini jauh lebih baik untuk kesehatan jantung Anda.

9. Kelola diabetes

Orang dengan penyakit diabetes berisiko lebih tinggi mengalami masalah jantung. Hal ini karena gula darah yang tinggi akibat diabetes dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang mengontrol sistem kardiovaskuler seiring berjalannya waktu. Jadi, penting sekali bagi Anda melakukan pemeriksaan diabetes dan mengelola penyakit ini sebaik mungkin jika Anda mengidapnya.

10. Cukup tidur

Kurang tidur dapat meningkatkan risiko hipertensi, obesitas, dan diabetes – ketiganya adalah faktor risiko utama penyakit jantung. Inilah pentingnya Anda memiliki kebiasaan tidur yang sehat setiap hari.

Nah, berapa lama tidur dikatakan cukup? Kebanyakan orang dewasa perlu tidur selama 7-9 jam setiap malam. Jika Anda memiliki masalah tidur seperti insomnia atau apnea tidur, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk membantu mengatasi gangguan tidur yang Anda alami.

Ingatlah bahwa dengan menerapkan pola hidup sehat adalah cara terbaik untuk menunda atau menghindari berbagai penyakit jantung. Anda juga dapat melindungi kesehatan jantung dengan mengonsumsi suplemen kesehatan Nissan Reishi.

Suplemen kesehatan dari ekstrak jamur Reishi ini mampu mengontrol kadar kolesterol, tekanan darah, dan gula darah Anda tetap stabil. Hal ini akan membantu Anda mencegah ataupun mengelola kelebihan berat badan, hipertensi, dan diabetes dengan baik.

Yuk, langsung klik di sini untuk mendapatkan informasi Nissan Reishi lebih lanjut!

Cover photo by drobotdean – www.freepik.com

Categories
Gaya Hidup Hati Lemak Berlebih

Fatty Liver dan Minuman Beralkohol Hubungannya Apa, Ya?

Fatty liver (perlemakan hati) adalah salah satu penyakit hati yang berkaitan dengan kebiasaan konsumsi minuman beralkohol. Hati sendiri di dalam tubuh memiliki fungsi dan peran yang sangat vital, termasuk dalam memecah makanan menjadi energi, membantu tubuh membuang produk limbah dari sisa metabolisme, serta melawan infeksi, terutama di usus. Ketika seseorang mengalami kerusakan hati, jarang sekali ia menyadarinya sejak awal – sampai muncul keadaan yang lebih serius. Lalu, apa sih kaitannya fatty liver dan minuman beralkohol? Let’s check!

Fatty liver

Sesuai dengan namanya, fatty liver adalah hati yang berlemak, atau biasa disebut dengan perlemakan hati. Lemak yang telah menumpuk banyak di organ hati lama-kelamaan dapat merusak fungsi dan kerja hati di dalam tubuh hingga menyebabkan komplikasi yang cukup serius. Sayangnya, orang yang mengalami perlemakan hati jarang mengetahui bahwa dirinya mengalami ini. Bahkan, sering kali ketahuan setelah menjalani pemeriksaan medis untuk alasan yang lain.

Fatty liver ada dua jenis, yaitu perlemakan hati non-alkoholik (bisa dipicu karena berat badan berlebih, hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi) dan perlemakan hati alkoholik (dipicu oleh kebiasaan minum minuman beralkohol) [1, 2]. Bila penyakit ini dibiarkan, keduanya sama-sama dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti sirosis hati [3].

tahapan-penyakit-hati-akibat-minuman-beralkohol
Created by brgfx – www.freepik.com

Jika Anda sudah mengalami sirosis hati, maka jaringan hati Anda sudah rusak dan mengalami gagal fungsi. Lebih parahnya lagi, ini juga bisa mengancam nyawa Anda. Jadi, penting untuk segera menemui dokter apabila Anda merasakan gejala seperti:

  • Keluar darah dari hidung.
  • Perut sakit dan terasa kembung.
  • Mual dan muntah bahkan berdarah.
  • Kelelahan.
  • Mengalami penyakit kuning, terutama pada kulit dan mata.
  • Gatal pada kulit.
  • Mengalami kebingungan dan fungsi memori terganggu.
  • Pembengkakan di bagian kaki.

Kaitan fatty liver dan minuman beralkohol

Seperti penjelasan sebelumnya, salah satu jenis penyakit fatty liver adalah yang disebabkan oleh kebiasaan konsumsi minuman beralkohol. Secara keseluruhan, ada lebih dari sepertiga (37%) kasus kematian di dunia terjadi akibat penyakit hati dan setidaknya, satu dari 10 kematian orang yang berusia 40-an dengan penyakit hati disebabkan oleh penyakit hati terkait alkohol [4].

Menurut Dr Sarah Jarvis yang diwawancarai oleh tim Drinkaware, para ilmuwan masih belum dapat memastikan alasan minum terlalu banyak alkohol bisa merusak hati Anda. Meski begitu, ada dugaan seperti berikut:

1. Stres oksidatif

Stres oksidatif adalah kondisi tubuh di mana lebih banyak radikal bebas (senyawa perusak sel) daripada antioksidan untuk menetralisirnya. Hal ini mengakibatkan proses pemecahan alkohol oleh hati menghasilkan senyawa kimia yang dapat merusak sel-sel hati. Lama-kelamaan, kondisi ini dapat menyebabkan peradangan dan terbentuknya jaringan parut ketika hati Anda mencoba memperbaiki dirinya sendiri. Akibatnya, sel-sel normal hati Anda tergantikan dengan jaringan parut ini dan menyebabkan kegagalan fungsi.

2. Racun di dalam bakteri usus

Alkohol yang terlalu banyak diminum dalam jangka waktu lama juga dapat merusak usus Anda, sehingga memungkinkan racun dari bakteri usus Anda masuk ke dalam organ hati. Racun ini akhirnya menyebabkan peradangan dan terbentuknya jaringan parut yang bisa mengakibatkan kegagalan fungsi hati.

Sayangnya, bukti terkait seberapa banyak dan seberapa sering Anda perlu minum alkohol untuk meningkatkan kemungkinan terkena fatty liver masih belum jelas. Namun, menurut Drinkaware, semua penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak alkohol yang Anda minum, semakin besar kemungkinan Anda untuk mengembangkan penyakit hati.

Penting menghilangkan kebiasaan minum minuman beralkohol

Setelah mengetahui hal ini, tentu cara utama untuk mencegah fatty liver adalah dengan menghilangkan kebiasaan konsumsi alkohol. Berlaku sama jika Anda sedang mengalami perlemakan hati alkoholik. Cara terbaik untuk mengurangi kerusakan dan perkembangan penyakit hati ini adalah dengan berhenti minum minuman beralkohol.

Kabar baiknya, jika Anda berhenti minum setidaknya selama dua minggu atau tidak melebihi anjuran minum yang disarankan oleh dokter Anda, maka hati Anda mulai membuang lemak yang berlebih. Sebaliknya, jika Anda tidak mengubah kebiasaan minum Anda, maka perlemakan hati ini adalah tahap pertama Anda menuju penyakit hati yang lebih serius. Jadi, cobalah secara perlahan untuk mengurangi jumlah alkohol yang diminum. Setelah itu, mulailah untuk tidak mengonsumsinya lagi, agar hati Anda terjaga dengan baik.

Bisakah jamur Reishi (Lingzhi) menjadi bagian dari perjuangan Anda dalam mengatasi dan mencegah fatty liver?

jamur-reishi-atau-lingzhi

Tentu bisa. Selain Anda mengubah kebiasaan minum, penting juga untuk mengubah pola makan menjadi lebih sehat, terutama asupan rendah lemak dan rendah garam. Hal ini dapat membantu memperlambat penyerapan alkohol dan mendukung fungsi hati Anda secara keseluruhan.

Selain itu, kandungan gizi dari jamur Reishi (Lingzhi) juga berkhasiat untuk meningkatkan dan menjaga fungsi hati Anda (hepatoprotektif). Jamur ini terkenal dengan kandungan senyawa bioaktifnya berupa Ganoderma lucidum Polysaccharides (GLPS) yang mampu mengurangi peradangan dan menghambat aktivitas radikal bebas di jaringan hati [5].

Dengan adanya aktivitas ini, ekstrak jamur Reishi dapat dijadikan sebagai suplemen nutrisi dalam pencegahan dan terapi pendamping dalam perawatan penyakit fatty liver Рsekaligus mencegah komplikasi yang lebih serius, seperti sirosis hati.

Saran dari Lingzhi

Suplemen nutrisi Nissan Reishi bukanlah obat untuk fatty liver, melainkan terapi penunjang untuk membantu meningkatkan dan melindungi sel hati Anda yang masih sehat. Anda tetap perlu melakukan konsultasi dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi suplemen ini, agar sesuai dengan kondisi kesehatan Anda saat ini.

Info pemesanan Nissan Reishi (suplemen nutrisi dari ekstrak jamur Lingzhi) lebih lanjut bisa Anda akses di sini.

Photo by freepic.diller – www.freepik.com


Categories
Kardiovaskuler Lemak Berlebih

10 Jenis Makanan yang Bisa Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi telah dikaitkan dengan berbagai penyakit, terutama penyakit kardiovaskuler seperti jantung koroner, serangan jantung, hingga stroke. Sebelum kondisi ini menyerang kesehatan Anda lebih jauh, Anda harus mengubah pola makan dan gaya hidup menjadi lebih sehat. Diet Anda pun sebaiknya disesuaikan kembali untuk menurunkan kolesterol dan mencegah kenaikannya yang sangat berbahaya untuk kesehatan Anda jangka panjang.

Secara umum, makanan yang dianjurkan untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi adalah makanan yang mengandung lemak tak jenuh, serta rendah lemak jenuh dan lemak trans. Lemak tak jenuh dari makanan mampu meningkatkan kadar kolesterol-HDL (“kolesterol baik”), serta menurunkan kadar kolesterol-LDL (“kolesterol jahat”) dan total kolesterol Anda secara keseluruhan.

Ragam makanan untuk menurunkan kolesterol tinggi

Selain lemak tak jenuh, ada juga peranan serat dan senyawa fitokimia (seperti sterol dan stanol) dari makanan dalam menurunkan kadar kolesterol Anda. Serat, terutama serat larut, mampu mengikat kolesterol dan mengeluarkannya dari tubuh sebelum sempat diserap oleh tubuh. Sementara itu, beberapa kandungan fitokimia tertentu dapat menghalangi penyerapan kolesterol.

Berikut ini disajikan berbagai jenis makanan yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol Anda secara alami dan efektif[1].

1. Oat

Photo by azerbaijan_stockers – www.freepik.com

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan makanan yang satu ini. Yaps, oat adalah salah satu makanan yang mampu mengatasi kolesterol tinggi. Rajin mengonsumsi semangkuk oatmeal atau sereal berbahan dasar oat setiap hari, misalnya sebagai sarapan, dapat menurunkan kadar kolesterol Anda secara alami dan efektif. Hal ini karena semangkuk oatmeal dapat memberikan Anda 1 – 2 gram serat larut. Anda juga bisa menambahkan pisang atau stroberi sebagai topping sekaligus memperkaya asupan serat larut.

2. Barley dan biji-bijian lainnya

Sama halnya dengan oat dan dedak gandum, barley dan biji-bijian lainnya juga mampu membantu menurunkan risiko penyakit jantung akibat kolesterol tinggi. Lagi-lagi, ini karena kandungan serat larutnya yang bermanfaat untuk mengikat kelebihan kolesterol, sehingga tubuh tidak akan menyerap dan membawanya ke aliran darah Anda.

3. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan kaya dengan lemak tak jenuh, sehingga mampu meningkatkan kadar kolesterol-HDL dan sedikit menurunkan kadar kolesterol-LDL. Jenis makanan ini juga mengandung serat larut dan mungkin perlu waktu untuk dicerna oleh tubuh, sehingga membuat Anda kenyang lebih lama setelah makan. Ini juga yang membuat kacang sehat dikonsumsi oleh orang yang sedang diet penurunan berat badan. Beberapa contoh kacang-kacangan yang bisa Anda pilih adalah kacang merah, kacang tanah, kacang polong, kacang almond, kacang kenari, dan kacang-kacangan lainnya.

4. Terong dan okra

Siapa yang suka dengan terong dan okra? Kabar baik bagi Anda! Kedua sayuran rendah kalori ini juga merupakan sumber serat larut yang baik untuk kesehatan tubuh. Menambahkannya ke dalam menu makanan harian Anda mampu membantu menurunkan kolesterol berlebih di dalam darah.

5. Kedelai dan olahannya

Photo by jcomp – www.freepik.com

Kedelai dan makanan yang terbuat dari bahan ini, seperti tahu dan susu kedelai, disebut-sebut juga sebagai makanan penurun kolesterol yang ampuh dan efektif. Sebuah analisis menunjukkan bahwa mengonsumsi 25 gram protein kedelai setiap hari (sekitar 10 ons tahu atau 2 1/2 cangkir susu kedelai) dapat menurunkan kolesterol-LDL Anda sebesar 5 – 6 persen.

6. Apel, anggur, stroberi, dan jeruk

Mengapa harus buah-buahan ini, ya? Usut punya usut, buah apel, anggur, jeruk, dan stroberi kaya akan serat pektin, di mana ini merupakan jenis serat larut yang efektif menurunkan kolesterol-LDL Anda.

7. Minyak sayur

Membatasi asupan minyak, terutama yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans, sangat disarankan bagi penderita kolesterol tinggi. Alih-alih menggunakan minyak ini, Anda bisa menggunakan minyak nabati cair, seperti kanola, bunga matahari, safflower, dan lainnya, untuk membantu menurunkan kolesterol jahat.

8. Ikan berlemak

Beberapa contoh ikan berlemak, seperti tuna, salmon, cod, makerel, sarden, dan sejenisnya juga merupakan makanan penurun kolesterol secara alami. Cobalah makan ikan ini dua sampai tiga kali seminggu, Anda akan menemui kadar kolesterol-LDL Anda menurun. Hal ini karena ikan berlemak mengandung lemak tak jenuh, terutama asam lemak omega-3, yang mampu mengurangi kadar trigliserida dalam darah dan melindungi jantung dengan cara mencegah terjadinya aritmia (irama jantung yang tidak normal).

9. Makanan yang diperkaya dengan sterol dan stanol

Seperti penjelasan sebelumnya, sterol dan stanol yang diekstrak dari tumbuhan dapat membantu mengurangi atau menghambat penyerapan kolesterol. Alhasil, ini dapat membantu menurunkan kolesterol berlebih di dalam tubuh. Bahkan, mengonsumsi 2 gram sterol atau stanol dalam sehari dapat menurunkan kolesterol-LDL Anda sekitar 10%. Beberapa contoh makanan yang ditambahkan sterol dan stanol, seperti margarin, granola bar, jus jeruk, dan coklat.

10. Jamur Lingzhi

jamur-lingzhi-dapat-menurunkan-kolesterol
Jamur Lingzhi dapat membantu menurunkan kolesterol

Tahukah Anda? Jamur Lingzhi merupakan salah satu makanan yang tinggi akan kandungan zat gizinya, terutama komponen bioaktif yang menyehatkan tubuh. Jamur obat khas dari China dan Jepang ini – di Jepang disebut sebagai Reishi mushroom – mengandung senyawa glucans[2] yang dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol. Bahkan, senyawa bioaktifnya juga membantu meningkatkan sensitivitas hormon insulin, menghambat peradangan, dan menurunkan berat badan.

Lebih lanjut, jamur ini juga mengandung 32-metil- dan 26-okso sterol, ganoderols-A dan B, asam Y ganoderic, dan ganoderals-A dan B, yang mampu menghambat pembentukan kolesterol dari asetat[3]. Alhasil, jamur Lingzhi (Ganoderma lucidum) dapat meningkatkan kolesterol-HDL (kolesterol baik), meskipun tidak signifikan dalam menurunkan kolesterol-LDL (kolesterol jahat).

Saran dari Lingzhi

Inilah beberapa jenis makanan yang dapat menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh secara alami dan juga efektif. Perlu dicatat bahwa sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter dan ahli gizi Anda, agar setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh benar-benar sesuai dengan kondisi kesehatan Anda saat ini.

Info pemesanan Nissan Reishi (suplemen nutrisi dari ekstrak jamur Lingzhi) lebih lanjut bisa Anda akses di sini.

Photo by jcomp – www.freepik.com